Lintas-Khatulistiwa.com | Pangkep, 15 Februari 2026 – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, semangat kebersamaan dan kepedulian terpancar kuat di Jl. Poros Makassar Pare Pare, tepatnya di “HOUSE OF TALA”, Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep.
Acara silaturahmi yang menggabungkan tradisi keakraban dengan aksi sosial pengobatan gratis ini digagas oleh dr. Andi Nusawarta (yang akrab disapa dr. CUA), seorang figur yang dikenal memiliki kepedulian mendalam terhadap kemajuan masyarakat Pangkep.
Dalam sambutannya, dr. Andi Nusawarta menegaskan bahwa membangun Pangkep tidak selalu harus melalui jabatan struktural. “Apa yang bisa kita perbuat yang terbaik untuk Kabupaten Pangkep,” ujarnya,
dr CUA Keberadaannya yang kini menjabat sebagai Komisaris di PT.Semen Tonasa pun ia maknai sebagai upaya untuk mendorong kemajuan masyarakat Pangkep, khususnya di sektor ekonomi dan pendidikan.
Salah satu keprihatinan mendalam dr. Andi adalah fenomena anak anak yang enggan bersekolah karena alasan ekonomi. “Bayangkan Pak, kalau anak anak sudah menjawab seperti itu, sudah hancur di kampung karena mereka sudah menganggap sekolah itu menghabiskan uang,” ungkapnya
Ia mengingatkan bahwa pendidikan adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemajuan suatu daerah.
Pengalaman dr. CUA bertemu langsung dengan masyarakat yang masih mengalami kendala literasi, di era digital seperti sekarang, semakin menguatkan tekadnya.
Ia menceritakan bagaimana ia menerima telepon dari masyarakat yang kesulitan berkomunikasi via pesan teks karena belum mahir membaca. “Hadir seperti ini kita masih menemui orang orang yang buta huruf, dan itu merupakan suatu kemunduran bagi kemajuan kita,” tegasnya.
Ia berharap acara semacam ini dapat menjadi momentum untuk perbaikan bersama melalui semangat gotong royong.
Dr. Andi juga menyinggung tentang polarisasi dan ketakutan yang terkadang menyelimuti interaksi sosial, terutama terkait isu politik.
“Banyak masyarakat yang tidak mau ketemu dokter juga saya tahu, karena pihak sebelah selalu menganggap lawan lawan politiknya itu musuh, selalu mengkriminalisasi,” katanya.
Ia mengimbau agar perbedaan pandangan politik tidak lagi menjadi penghalang untuk bersatu membangun kampung.
“Tujuan kita baik, kita mau mendukung beliau (Pemerintah). Saya selalu ketemu beliau setiap acara, selalu saya undang beliau, tidak pernah tidak, dan sangat akrab, sangat bersahabat,” lanjutnya,
Ia menekankan pentingnya dukungan penuh terhadap program program yang ada agar Pangkep tidak tertinggal.
Sebagai bukti nyata dukungannya, dr. Andi menceritakan berbagai upaya yang telah dilakukannya, mulai dari persetujuannya terhadap pengajuan koperasi hingga pemberian lahan puluhan hektar untuk kepentingan masyarakat.
“Itu ada puluhan hektar Tanak Tonasa untuk Bataliyon Teritorial Pembangunan yang berlokasi di Tonasa 1 kita tanda tangani dari dulu masih Dandim Pak Fajar komunikasi terus.
Saya sampaikan, saya yang berdiri di belakang bapak, yang pertama tanda tangan,” ungkapnya,
Lebih lanjut, dr. CUA mendorong agar di Pangkep dapat dibangun sebuah kampus besar untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi generasi muda, sehingga mereka tidak perlu jauh jauh mencari ilmu ke luar daerah.
Ia juga berharap dapat mengubah pola pikir masyarakat yang masih ragu akan manfaat pendidikan, dengan terus mengedukasi bahwa sekolah adalah investasi jangka panjang.
Menjelang bulan suci Ramadan, dr. Andi mengajak seluruh hadirin untuk saling memaafkan. “Mari kita saling memaafkan, lupakan semua perbedaan. Dulu kita pernah lawan politik, pernah bersinggungan.
Lupakan semua, mari kita menyambut Ramadan,” Ia menekankan esensi Ramadan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai momentum untuk meleburkan dosa dosa melalui keikhlasan dan berbagi.
“Terutama yang punya kelebihan, membantu yang kekurangan. Memberikan sedekah, memberikan makanan buka puasa. Ini harus kita tumbuhkan di bulan suci Ramadan,” serunya. Ia berharap tidak ada lagi kedengkian dan kecemburuan, melainkan persatuan demi Pangkep yang dicintai.
Acara yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Dr.Andi Samsu Alam,SH,.MH dan Ir. Andi Nirawati.ST. Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pangkep H. Lutfi Hanafi, SE, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pangkep H. Muh. Tauhid, serta anggota DPRD lainnya, bersama Forkopimcam Ma’rang dan jajaran Babinsa serta Babinkamtibmas, berjalan dengan antusias. Masyarakat tampak ramai melakukan cek kesehatan gratis yang telah disiapkan oleh dr. Andi Nusawarta.
Melalui pantun penutupnya yang ceria, dr. Andi Nusawarta menyampaikan harapan besar akan adanya perubahan positif di Pangkep. “Berjalan jalan ke Pangkep, makan banjar, tiba di pasar bertemu dokter Cua. Perubahan telah datang, sambutlah dengan hati gembira,” terangnya,
dt Cua juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama sama mewujudkan Pangkep yang lebih baik melalui kerja keras dan saling mendukung. Semoga Allah SWT meridhai segala usaha kita.”Pungkasnya.

