Lintas-Khatulistiwa.com | BOGOR – Tim gabungan dari Kortastipidkor Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan besar besaran di sebuah rumah mewah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (9/7/2026). Dalam operasi tersebut, aparat menemukan sebuah brankas rahasia yang menyimpan harta kekayaan fantastis.
Penemuan Brankas di Balik Dinding

Brankas tersebut ditemukan tersembunyi di balik dinding kayu yang didesain menyerupai pintu biasa. Saat dibongkar, penyidik menemukan tumpukan emas batangan seberat 74 kilogram serta uang tunai dalam pecahan Dolar Amerika Serikat (USD) dan Dolar Singapura (SGD).
“Iya betul, ditemukan emas dan uang. Perkiraan nilai keseluruhan mencapai ratusan miliar rupiah,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.
Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan petugas tengah memasukkan puluhan batang emas dan tumpukan uang ke dalam sejumlah koper. Salah satu koper terlihat memuat dustbag bermerek Louis Vuitton yang dipenuhi tumpukan mata uang asing.
Terkait Kasus Korupsi Besar
Kepala Kortastipidkor Polri, Irjen Pol Totok Suharyanto, mengonfirmasi temuan tersebut. Ia menyebut bahwa saat ini tim penyidik masih melakukan inventarisasi mendalam terhadap seluruh barang bukti.
Penggeledahan ini merupakan pengembangan dari penyidikan kasus korupsi, suap, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan sejumlah perusahaan besar, termasuk PT PLN (pengadaan batu bara), kasus PT Asabri, Jiwasraya, hingga penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI. Hingga Rabu malam, penyidik telah menyasar 12 lokasi di wilayah Jabodetabek, mulai dari kantor perusahaan hingga hunian pribadi.
Penjagaan Ketat di Rumah Jampidsus
Di tengah panasnya proses penggeledahan ini, perhatian publik tertuju pada kediaman Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pada Rabu malam, rumah tersebut terpantau dijaga ketat oleh sejumlah personel TNI bersenjata lengkap.
Spekulasi di media sosial mulai mengaitkan temuan di Kafe de’CLAN Signature yang sebelumnya digeledah—di mana polisi menyita uang bernilai hampir Rp60 miliar—dengan posisi Jampidsus. Namun, hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI maupun Kejaksaan Agung terkait keberadaan personel tersebut maupun dugaan keterlibatan Febrie Adriansyah dalam perkara yang sedang disidik.
Sejauh ini, polisi belum mengungkap identitas pemilik rumah mewah di Sentul yang menjadi lokasi penemuan 74 kg emas tersebut. Kepolisian menegaskan bahwa perluasan penggeledahan dilakukan untuk mengungkap aliran dana ilegal dan melengkapi alat bukti guna menjerat para pelaku.

