Lintas-khatulistiwa.com JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah resmi mengucapkan sumpah di sidang paripurna MPR RI. Ini foto keduanya sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029.
Prabowo dan Gibran mengucapkan sumpah jabatan saat sidang paripurna MPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2024). Keduanya diambil sumpah jabatan untuk lima tahun ke depan
Negara Kita memghadapi Tantanagn Rintangan dan Hambatan tidak ringan
Saudara-saudara sekalian kita paham kita mengerti bahwa karunia yang diberikan oleh yang maha kuasa kepada kita sungguh sangat besar dan sungguh sangat beragam kita memiliki luas wilayah daratan dan lautan yang sangat besar kita memiliki kekayaan alam yang sangat besar kita mengerti bahwa sumber alam ini terdiri dari sumber-sumber alam yang sangat penting untuk kehidupan manusia di abad ke-21
Tantangan
Dari segala karunia tersebut di tengah segala kelebihan yang kita miliki yang memang membuat kita harus menghadapi masa depan dengan optimis tetapi kita pun harus berani untuk melihat hambatan tantangan-rintangan ancaman dan kesulitan yang ada di hadapan kita saya selalu mengajak saudara-saudaraku sebangsa dan tanah air bangsa yang tidak takut tantangan bangsa yang tidak takut rintangan bangsa yang tidak takut ancaman.
Saudara-saudara sekalian sesungguhnya sejarah kita adalah sejarah dengan penuh pengorbanan penuh keberanian tidak hanya pemimpin-pemimpin tapi keberanian rakyat kita menghadapi segala tantangan invasi dari bangsa lain saudara-saudara sekalian kita paham dan kita mengerti bahwa kemerdekaan kita bukan hadiah, kemerdekaan dapat raih dengan pengorbanan yang sangat besar
Saudara-saudara sekalian dan kita harus paham dan ingat selalu pengorbanan yang paling besar adalah pengorbanan dari rakyat kita yang paling miskin wong cilik yang berjuang yang memberi makan kepada pejuang-pejuang janganlah kita lupa waktu kita perang kemerdekaan kita tidak punya anggaran kita tidak punya APBN pasukan kita tidak digaji Siapa yang memberi makan kepada kita yang memberi makan adalah para petani di desa-desa para nelayan memberi makan terus-menerus kepada pendiri .
Republik Indonesia sekarang
Saya mengajak saudara-saudara terutama unsur pimpinan dari semua kalangan dari kalangan cendekiawan dari kalangan ulama dari kalangan pengusaha dari kalangan pemimpin politik dari kalangan Pemuda dan mahasiswa Mari kita berani menghadapi tantangan-tantangan tersebut.
Rintangan
Saudara-saudara sekalian tantangan yang besar yang kita hadapi ada yang berasal dari luar, tapi harus kita akui
Mawas diri marilah kita berani menatap wajah kita sendiri dan Mari kita berani memperbaiki diri kita sendiri
Saudara-saudara sekalian kita harus menghadapi kenyataan bahwa masih terlalu banyak kebocoran penyelewengan korupsi di negara kita ini adalah yang membahayakan masa depan kita dan masa depan anak-anak Dan cucu-cucu Kita harus Berani mengakui terlalu banyak kebocoran dari anggaran kita penyimpangan-penyimpangan kolusi di antara para pejabat politik pejabat pemerintah di semua tingkat-tingkatan dengan pengusaha-pengusaha pengusaha yang tidak patriotik janganlah kita takut untuk melihat realita ini kita masih melihat sebagian.
Saudara-saudara kita yang belum menikmati hasil kemerdekaan terlalu banyak saudara-saudara kita yang berada di bawah garis kemiskinan terlalu banyak anak-anak kita yang berangkat sekolah tidak makan pagi terlalu banyak anak-anak kita yang tidak punya pakaian untuk berangkat sekolah.
Saudara-saudara sekalian sebagai pemimpin politik jangan kita terlalu senang melihat angka-angka statistik yang membuat kita terlalu cepat gembira terlalu cepat puas Padahal kita belum melihat gambaran sepenuhnya Kita merasa bangga bahwa kita diterima di kalangan G-20 .Kita merasa bangga bahwa kita disebut ekonomi ke-16 terbesar di dunia tapi apakah kita apa kita sungguh-sungguh melihat gambarannya utuh dari keadaan kita. Apakah kita sadar bahwa kemiskinan di Indonesia masih terlalu besar Apakah kita sadar bahwa rakyat kita dan anak-anak kita banyak yang kurang gizi banyak yang kita yang tidak dapat pekerjaan yang baik banyak sekolah tidak terurus
Hambatan
Saudara-saudara sekalian kita harus berani melihat ini semua dan kita harus berani menyelesaikan masalah ini.Kita tidak boleh memiliki sikap seperti burung unta yang kalau melihat sesuatu yang tidak enak yang memasukkan kepalanya dalam tanah.Mari kita menatap ancaman dan bahaya dengan gagah marilah kita menghadapi.
Saudara-saudara sekalian marilah kita berhimpun Marilah kita bersatu untuk mencari solusi-solusi dan bahaya tersebut.
Saudara-saudara sekalian saya telah mencanangkan bahwa Indonesia harus segera Swasembada pangan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kita tidak boleh tergantung sumber makanan dari luar dalam krisis dalam keadaan Genting tidak ada yang akan mengizinkan barang-barang mereka untuk kita beli karena itu tidak ada jalan lain dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kita mencapai ketahanan pangan kita harus mampu memproduksi dan memenuhi kebutuhan pangan seluruh rakyat Indonesia.
Saya sudah mempelajari bersama pakar-pakar yang membantu saya dan saya yakin paling lambat 4 sampai 5 tahun kita akan Swasembada pangan, kita siap menjadi lumbung pangan dunia Kita juga harus sudah ada energi dalam Keadaan ketegangan dalam keadaan kemungkinan terjadi perang di mana-mana.
Kita harus siap dengan kemungkinan yang paling jelek negara-negara lain harus memikirkan kepentingan mereka sendiri kalau terjadi hal yang tidak kita inginkan sulit akan kita dapat sumber energi dari negara lain Karena itu kita harus swasta pada energi dan kita mampu untuk Swasembada energi kita diberi karunia oleh Tuhan Maha Besar tanaman-tanaman yang membuat kita bisa tidak tergantung bangsa lain tanaman-tanaman tanaman tanaman-tanaman jagung dan lain-lain yang sangat besar.
Saudara-saudara sekalian pemerintah yang saya Pimpin nanti akan fokus untuk mencapai suatu energi sesuai dengan baik, Alhamdulillah kita punya sumber air yang cukup dan kita sudah punya teknologi menghasilkan air yang murah dan yang bisa memenuhi kebutuhan kita.
Saudara-saudara sekalian, juga semua subsidi bantuan kepada rakyat kita yang masih dalam keadaan susah harus kita Yakin subsidi subsidi itu sampai kepada mereka yang membutuhkan Kita harus berani meneliti dan kalau perlu kita rubah subsidi itu harus kepada langsung ke keluarga yang membutuhkan itu dengan teknologi kita akan mampu subsidi itu sampai ke Setiap keluarga yang membutuhkan tidak boleh dan aliran bantuan itu tidak sampai ke mereka yang butuh itu .
Saudara-saudara sekalian, anak-anak kita semua harus bisa Makan bergizi minimal satu kali sehari dan itu akan kita lakukan dan itu bisa kita lakukan setelah itu menjamin melindungi mereka yang paling lemah untuk mencapai kesejahteraan sejati kemakmuran yang sebenarnya kita harus melakukan Hirilisasi kepada semua komunitas yang kita miliki nilai tambah dari semua komunitas itu harus menambah kekuatan ekonomi. seluruh komunitas kita harus bisa katakan Kita harus berani dan memberantas korupsi dengan perbaikan sistem dengan vitalisasi kita akan kurangi korupsi secara signifikan harus kita lakukan seluruh unsur pimpinan harus memberi contoh.
Saudara-saudara sekalian ada pepatah yang mengatakan kalau ikan menjadi busuk, busuknya mulai dari kepala Semua pejabat dari semua eselon dan semua tingkatan harus memberi contoh untuk menjalankan kepemimpinan mulai dengan contoh dari atas dan sesudah itu penegakan hukum yang tegas dan keras.
Saudara-saudara sekalian semua kita percaya dan kita Yakin, Kita akan punya kekuatan untuk bisa menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia bahkan banyak yang mengatakan bahwa ini sesuatu yang tidak mungkin.
Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,k pemimpin yang berani pemimpin yang baik akan terpanggil untuk menghadapi yang tidak mungkin dan mencari jalan agar yang tidak mungkin kita atasi
Saudara-saudara, di tengah itu cita-cita yang begitu besar yang begitu kita idam-idamkan kita perlu suasana kebersamaan kita perlu suasana persatuan, kita perlu kolaborasi kerjasama, kita perlu pemimpin-pemimpin yang tidak caci maki. pemimpin-pemimpin yang Arif yang bijaksana yang mengerti dan cinta budaya dan sejarah bangsa sendiri yang bangga dengan adat tradisi dan adat bangsa kita sendiri kita dari sejak dahulu kita ingin menjadi bangsa yang berdemokrasi
Kita menempatkan kedaulatan rakyat dalam dasar negara kita Pancasila kerakyatan yang dioimpin oleh Hikmat dalam permusyawaratan Perwakilan merupakan sendi utama dalam perwakilan marilah kita sadar bahwa demokrasi kita harus demokrasi yang khas untuk Indonesia demokrasi di mana berbeda pendapat harus tanpa permusuhan bertanding yang menghindari adu domba yang menghindari hasut menghasut demokrasi kita harus demokrasi yang sejuk demokrasi yang damai demokrasi yang menghindari kemunafikan hanya dengan persatuan dan kerjasama Kita akan mencapai cita-cita para leluhur bangsa kita cintai.
Kita harus ingat bahwa kekuasaan itu adalah milik kedaulatan yaitu adalah kedaulatan rakyat
Kita Berkuasa se izin Rakyat menjalankan kekuasaan untuk kepentingan rakyat setiap pemimpin bukan bukan kita bekerja untuk diri kita sendiri bukan kita bekerja untuk kerabat kita bekerja untuk pemimpin-pemimpin kita pemimpin bebas dari kemiskinan, bebas dari kelaparan , bebas dari penderitaan
Saudara sekalian masih ada saudara bukan ciri-ciri Patriot bangsa, sebelum marilah kita kerja keras, marilah kita berjuang tanpa menyerah mari kita menghimpun dan menjaga semua kekayaan kita jangan mau kekayaan kita diambil murah oleh pihak-pihak lain.
Saudara-saudara sekalian semua kekayaan kita harus sebesar-besarnya untuk kepentingan dan kemakmuran rakyat kita saudara-saudara dalam sejarah politik hal ini mudah diucapkan tidak mudah untuk kita capai tapi kita bisa capai kalau kita bersatu dan bekerja sama rekan-rekan kita walaupun berbeda suku, berbeda agama, berbeda Golongan kita adalah sama-sama anak Indonesia semangat sesudah bertanding Mari kita berhimpun kembali
Presiden Prabowo sempat memberikam contoh ,Presiden Joko Widodo mengalahkan saya berapa kali ya saya lupa tapi begitu beliau menang ya beliau mengajak saya bersatu dan saya sekarang saya yang menang dan saya mengajak semua pihak, Ayo bersatu saudara-saudara sekalian dalam menghadapi dunia internasional, Indonesia memilih jalan bebas aktif Indonesia akan menjalankan politik luar negeri sebagai negara yang ingin menjadi tetangga yang baik.
Dalam menganut filosofi kuno, 1000 kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak. tapi kita punya prinsip-prinsip adalah prinsip anti penjajahan karena kita pernah mengalami penjajahan kita anti penindasan karena kita pernah ditindas, kita anti rasialisme dan kita pernah mengalami apartheid bahkan kita digolongkan lebih rendah dari anjing banyak. prasasti-prasasti dan marmer di mana disebut Onden and inlander turboden saya masih lihat saya masih lihat prasasti di kolam renang Manggarai tahun 78 karena itu kita punya prinsip kita harus Solider kita harus membela rakyat-rakyat yang tertindas di dunia ini termasuk Palestina.Petugas kesehatan banyak kita kirim yang bekerja di Gaza di Rafa dan dari Uni Emirat Arab dan kita pun siap untuk mengirim bantuan yang lebih banyak dan kita siap dan anak-anak yang trauma dan korban kita siapkan semua rumah sakit tentara kita untuk membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban perang yang tidak adil
Saudara-Saudara sekalian,kita menjadi bangsa yang harus berterima kasih kepada generasi pembebas kepada Bung Karno, Bung Hatta, pahlawan-pahlawan yang lain I Gusti Ngurah Rai Kapitan Pattimura, Sultan Hasanuddin dan semua pahlawan yang tidak bisa kita sebut suatu persatu tapi mereka yang membayar saham Kemerdekaan dengan darah dan air mata mereka.
Kita bersyukur kepada Presiden dan proklamator pertama Bung Karno yang telah memberi kepada kita ideologi negara Pancasila Soekarno Hatta Syahrir semua pemberi pendiri bangsa ini berkorban dan telah memimpin kita dengan baik.
Kita juga bersyukur kepada Presiden Soeharto yang banyak jasanya dalam menyelamatkan dan mengamankan ideologi Pancasila itu sendiri yang telah meletakkan dasar bagi Indonesia yang modern
Kita berterima kasih kepada Presiden Habibie yang telah membuat dasar untuk kita meraih dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi
Kita berterima kasih kepada presiden Abdurrahman Wahid yang telah yang telah memberi contoh antar agama antar suku yang menjunjung tinggi Indonesia yang inklusif dan toleran
Kita berterima kasih kepada Presiden Megawati yang menyelesaikan masalah-masalah ekonomi akibat tahun 98 harus diakui di bawah pemerintah Megawati masalah perusahaan-perusahaan yang banyak hancur dapat diperbaiki
Kita berterima kasih kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang memimpin Indonesia yang sangat berat menghadapi tsunami menyelesaikan bersama wakil presiden Jusuf Kalla menyelesaikan di Aceh yang sudah berjalan begitu lama ini prestasi yang harus kita akui saudara-saudara sekalian mereka semua dengan cara masing-masing memiliki sumbangsih terhadap apa Yang sekarang kita nikmati negara kesatuan yang utuh yang berdaulat yang merdeka yang terus menjaga dan berjuang untuk kemerdekaan dan keadilan
Kita ucapkan terima kasih juga kepada Presiden Republik Indonesia yang ketujuh dan beliau adalah Negatawan, Joko Widodo dengan wakil presiden terima kasih bangsa ini melalui krisis krisis yang sungguh sangat berat jangan kita merasakan hari ini, ingat dalam dan luar negeri telepon terus menekan beliau terus minta lockdown beliau berpikir kalau kita Lockdown Bagaimana wong cilik Bagaimana warung tegal Bagaimana ojol bagaimana rakyat-rakyat yang makannya dari upah harian. Jagan kita lupa prestasi pemimpin-pemimpin kita. terima kasih Pak Jokowi terima kasih sebagai Putra Indonesia yang termasuk terbaik .
Kami sebagai Presiden terpilih Melanjutkan estafet kepemimpinan, kita siap bekerja keras menuju Indonesia Mas menjadi bangsa yang kuat Merdeka berdaulat adil dan makmur kita tidak mau mengganggu siapapun kita tidak mau mengganggu bangsa lain tapi kita juga tidak akan mengizinkan bangsa manapun untuk mengganggu kita Semoga Tuhan yang maha besar Allah Subhanahu Wa Ta’ala semoga melindungi kita semua semoga menyertai kita semua dalam perjalanan bangsa, negara Indonesia.
Hadir Puluhan delegasi dari negara-negara sahabat menghadiri upacara pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai presiden dan wakil presiden di Kompleks Parlemen RI, Senayan, Jakarta, Minggu, 20 Oktober 2024. Terdapat sekitar 35 perwakilan negara-negara sahabat hadir di acara pelantikan Prabowo-Gibran tersebut

