Lintas-Khatulistiwa.com | Mengabarkan, Makassar- Dengan segala kerendahan hati, saya, Taslim, menyampaikan peringatan serius kepada seluruh sahabat dan kerabat tercinta. Akhir akhir ini, marak beredar modus penipuan yang sangat meresahkan dengan menggunakan foto dan identitas orang lain, termasuk diri saya.
Peringatan Keras:
Jangan Terkecoh dengan Pihak yang Mengatasnamakan Saya (Taslim)
Saya tegaskan sekali lagi, apabila ada pihak yang mengatasnamakan saya (Taslim) dengan berbagai modus penipuan, mohon untuk tidak dilayani. Sangat disayangkan, foto pribadi saya telah dicuri dan digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menipu para korban.
Modus ini sangat lihai, bisa menimpa siapa saja, baik keluarga dekat maupun kerabat lainnya.
Pengalaman Tak Terduga:
Modus Penipuan yang Kian Canggih
Baru baru ini, sebuah kejadian serupa menimpa seorang Kapolsek di Luwu. Foto beliau digunakan untuk menelepon saya, berpura pura menanyakan kabar. Namun, saat percakapan berlangsung, saya menyadari ada kejanggalan. Ketika saya berhasil merekam wajah penelpon yang tertera pada gambar profilnya, seketika ia mematikan sambungan. Sang penipu ini menggunakan nomor telepon dan foto keluarga saya, yang kebetulan adalah seorang pejabat Polri di Sulawesi Barat.
Kejadian ini menjadi bukti nyata betapa liciknya para pelaku kejahatan digital.
Waspadai Jebakan Video Call dan Ancaman AI
Salah satu cara utama penipu untuk mendapatkan materi mereka adalah melalui video call. Oleh karena itu, saya sangat mengimbau kepada seluruh sahabat dan kerabat: hindari melakukan video call dengan siapapun yang tidak Anda kenal baik atau yang terasa mencurigakan.
Lebih jauh lagi, ada teknik penipuan yang lebih canggih menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Penipu dapat merekam wajah kita saat video call, kemudian menggunakan AI untuk mengedit rekaman tersebut.
AI ini mampu mengubah gerakan dan cara bicara, bahkan meniru bahasa apapun seolah olah orang yang sebenarnya yang berbicara. Ini adalah ancaman serius yang harus kita waspadai.
Untuk meminimalisir risiko, usahakan saat melakukan video call, posisi kamera menghadap ke depan, bukan langsung ke wajah Anda. Ini untuk mencegah penipu merekam wajah Anda secara langsung untuk tujuan jahat.
Saran Penting untuk Keamanan Digital:
Jangan memasang foto profil di ponsel Anda. Ini adalah salah satu langkah pencegahan agar foto Anda tidak mudah disalahgunakan.
Jangan layani nomor telepon yang tidak Anda kenal. Apabila ragu, lebih baik abaikan atau blokir nomor tersebut.
Salah satu nomor telepon yang diketahui digunakan oleh pelaku penipuan ini adalah 0812 2632 8481, yang mengaku sebagai pejabat Polri. Kejadian ini dilaporkan terjadi pada tanggal 7 Januari 2026, tepatnya pukul 21.00 WITA di Makassar, Sulawesi Selatan.
Harapan untuk Tindakan Tegas
Saya sangat berharap pihak Siber (Cyber) Mabes Polri dapat segera melacak keberadaan para pelaku penipuan ini. Penindakan tegas terhadap mereka yang menggunakan foto orang lain untuk menipu sangatlah penting demi melindungi masyarakat dari kerugian materiil maupun imateriil.
Mari kita tingkatkan kewaspadaan bersama dan saling mengingatkan agar tidak ada lagi korban berjatuhan akibat kejahatan digital yang semakin canggih ini.
Terima kasih atas perhatiannya.
Hormat saya,
Taslim

