Pangkep, LintasKhatulistiwa.com –Kabar duka menyelimuti Keluarga Korban di Tanete Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Sultan (37), seorang pedagang pisang yang dikenal luas di kalangan warga, meninggal dunia secara tragis akibat tersengat aliran listrik di rumahnya sendiri pada Minggu, 11 Januari 2026.
Peristiwa nahas ini terjadi saat korban tengah berusaha memperbaiki mesin air di kediamannya. Menurut keterangan sejumlah sumber yang enggan disebutkan namanya, sebelum insiden memilukan tersebut, almarhum Sultan masih sempat menjalani rutinitas hariannya berjualan pisang di Pasar Bonto Bonto. “Saya masih sempat menyapa beliau di pasar tadi pagi, sebelum kejadian di rumahnya,” ungkap salah seorang sumber kepada LintasKhatulistiwa.com.
Kronologi Kejadian Penuh Haru
Kejadian yang merenggut nyawa Sultan berawal ketika ia beserta istrinya berencana menggunakan kamar mandi. Namun, air tidak mengalir karena mesin air tidak berfungsi. Sang istri sempat memeriksa mesin tersebut dengan mencoba mengetuk bagian dinamo, namun tidak menemukan adanya kerusakan yang kentara.
Selanjutnya, istri korban memilih untuk menggunakan air tumpahan hujan untuk keperluan kamar mandi sebelum kembali melayani pembeli di warung yang berlokasi di depan rumah mereka. Di saat yang bersamaan, Sultan diduga masih melanjutkan upayanya memperbaiki mesin air, yang sayangnya saat itu kondisi kabel listriknya masih terhubung ke sumber arus.
Tak berselang lama, beberapa anak yang kebetulan melintas di belakang rumah korban menemukan Sultan dalam kondisi tergeletak tak sadarkan diri di tanah, tak jauh dari mesin air yang biasa digunakan untuk memompa air bersih. Penemuan mengejutkan ini segera dilaporkan kepada istri korban dan warga sekitar untuk meminta pertolongan.
Upaya Penyelamatan Gagal, Duka Mendalam Menyertai Kepergian Sultan
Pihak keluarga korban segera bertindak cepat dengan membawa Sultan ke Puskesmas Ma’rang dengan harapan dapat menyelamatkan nyawanya. Namun, sayang seribu sayang, upaya tersebut menemui kegagalan. Nyawa Sultan tidak dapat tertolong lagi. Diduga kuat, sengatan listrik yang luar biasa kuat membuat korban terpental ke tanah saat kejadian tersebut.
Sultan, yang diketahui berusia 37 tahun dan berdomisili di Tanete, Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, meninggalkan duka yang begitu mendalam bagi keluarga, kerabat, serta seluruh masyarakat yang mengenalnya. Kepergiannya yang mendadak menjadi pukulan berat bagi banyak pihak.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Ma’rang, melalui Kanit Reskrim AIPTU Sulaiman, SH. tengah melakukan konfirmasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Pihak kepolisian berencana untuk segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di rumah korban guna mendalami dan memastikan penyebab pasti dari musibah yang merenggut nyawa pedagang pisang yang ramah ini.

