Makassar – Lapangan Karebosi, saksi bisu sejarah panjang Kota Anging Mammiri, pada hari Minggu, 9 November 2025, menjelma menjadi panggung kebersamaan yang sarat makna. Dalam balutan peringatan Hari Jadi ke-418 Kota Makassar, suasana khidmat namun penuh semangat terasa kental, mencerminkan tema besar yang diusung: “Merajut Harmoni, Membangun Kebersamaan.”
Di antara jajaran utama yang hadir, sosok Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XIV/Hsn Ny. Renny Bangun Nawoko, menjadi magnet simbolis. Kehadiran beliau bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah penegasan strategis: bahwa Kodam XIV/Hasanuddin adalah pilar utama dalam mendukung visi pembangunan Pemerintah Kota Makassar.
Di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, peringatan hari jadi ini memperlihatkan eratnya ikatan antara Eksekutif, Legislatif, dan komponen keamanan. Mayjen Bangun Nawoko berada di tengah-tengah Forkopimda, mencerminkan filosofi TNI Manunggal dengan Rakyat dan Pemerintah Daerah.
Kehadiran Pangdam menjadi representasi langsung dari komitmen Kodam XIV/Hasanuddin untuk: Memperkuat Stabilitas Keamanan: Stabilitas adalah prasyarat mutlak bagi pertumbuhan ekonomi. Kodam XIV/Hsn memastikan bahwa kondisi keamanan di wilayah Makassar tetap terjaga kondusif, memberikan ruang yang aman bagi investasi dan aktivitas sosial masyarakat.
Mayjen Bangun Nawoko menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan pemerintah daerah adalah kunci. Dukungan ini diwujudkan melalui berbagai program kemanusiaan, penanggulangan bencana, dan pemberdayaan masyarakat, yang semuanya bermuara pada terwujudnya Kota Makassar yang maju, aman, dan berdaya saing.
Tema “Merajut Harmoni” menjadi ruh utama. Pangdam Bangun Nawoko melihat perayaan ini sebagai momentum penting untuk menyatukan perbedaan, menjalin keakraban, dan memperkuat soliditas antara seluruh elemen masyarakat—mulai dari tokoh agama, tokoh adat, hingga pemuda.
Acara di Lapangan Karebosi tersebut tidak hanya menjadi parade peringatan, namun juga sebuah deklarasi publik tentang kesiapan para pemimpin Makassar untuk berjalan seiring. Suasana penuh keakraban yang terjalin antara Pangdam, Wali Kota, dan jajaran Forkopimda lainnya menunjukkan bahwa Makassar memiliki kepemimpinan yang solid dan terkoordinasi.
Mayjen TNI Bangun Nawoko, dalam pandangannya, meyakini bahwa kekuatan sejati suatu kota terletak pada kemampuan para pemimpinnya untuk mengesampingkan kepentingan sektoral demi kemaslahatan umum.
“Makassar adalah jantung kawasan timur Indonesia. Untuk menjadikannya kota yang berdaya saing global, kita perlu harmoni internal yang kuat. Kodam XIV/Hasanuddin siap menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya Merajut Harmoni ini, memastikan pembangunan yang kita cita-citakan dapat terlaksana tanpa hambatan berarti,” ucap beliau.
Peringatan Hari Jadi ke-418 ini resmi ditutup, namun semangat yang dibawa oleh Pangdam XIV/Hsn—semangat sinergi dan komitmen keamanan—akan terus menjadi landasan bagi Kota Makassar untuk melangkah maju, mewujudkan impian menjadi kota metropolitan yang sejahtera, aman, dan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Sulawesi Selatan. Komitmen Pangdam Bangun Nawoko di Karebosi adalah janji keamanan bagi masa depan Makassar yang harmonis.

