Lintas-Khatulistiwa.com | Pangkep– Kasus penemuan jenazah pria tanpa identitas di teras Masjid Raodahtul Jannah Laikang,, Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Selasa (6/2/2024) dini hari,
“Mulai menemui titik terang.
Pihak kepolisian akhirnya berhasil mengungkap bahwa korban, yang diperkirakan berusia 65 tahun, diantar ke lokasi tersebut oleh sekelompok remaja dari Kota Makassar menggunakan mobil angkutan kota (pete-pete).
“Kronologi Penemuan dan Tindak Cepat Kepolisian
Kejadian mengejutkan ini pertama kali diketahui oleh salah seorang jamaah yang hendak melaksanakan salat Subuh. Ia dikejutkan dengan keberadaan seorang pria lanjut usia tergeletak di bibir teras masjid. Mengetahui situasi tersebut, warga segera melaporkan penemuan ini kepada pihak Polsek Ma’rang dan Komandan Koramil-05 Kodim 1421/Pangkep, Kapten Inf. Hamzah.
Tindak cepat dilakukan oleh AIPTU Muh. Yusri dari Polsek Ma’rang bersama BABINSA Kelurahan Talaka, Sertu Beny Joko, yang merupakan anggota Kodim1421/ Pangkep Mereka segera mendatangi dan mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemudian menghubungi Tim Identifikasi dan Evakuasi (Inavis) Polres Pangkep. Tim Inavis tiba di TKP pada pukul 06.01 untuk melakukan identifikasi awal.
Rekaman CCTV Ungkap Kehadiran Pengantar
Analisis rekaman CCTV masjid menjadi kunci penting dalam pengungkapan kasus ini. Korban, yang identitasnya belum diketahui saat petugas tiba, terekam CCTV datang pada Rabu (7/2/2024) pukul 00:43 WITA. Video menunjukkan korban diturunkan dari sebuah angkot (pete peti) berwarna biru langit dengan pelek merah. Korban terlihat diantar oleh beberapa pria dan satu orang perempuan sebelum akhirnya ditinggalkan di teras masjid.
Selama beberapa jam, korban terlihat tertidur di teras masjid. Pukul 01:19 WITA, korban terbangun. Tidak lama kemudian, pada pukul 01:20 WITA, korban terlihat oleng saat dalam posisi duduk dan kemudian jatuh di bibir teras masjid.
Ciri Ciri Korban yang Menonjol
Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diperkirakan berusia 65 tahun dengan ciri ciri:
Berbadan gemuk
Tinggi sekitar 160 cm
Rambut hitam lebat
Ciri fisik yang paling menonjol adalah adanya tulisan tato di lengan kanan dengan kalimat “SENYUMMU ADALAH TANGISKU”.
“Terungkapnya Identitas Pengantar dan Kendaraan
Setelah penyelidikan lebih lanjut, misteri mengenai identitas para pengantar dan kendaraan yang digunakan mulai terkuak. Kanit Tipidum Satreskrim Polres Pangkep, Ipda Dipo Alam, membenarkan bahwa mobil peti peti yang digunakan untuk mengantar korban telah berhasil diamankan di wilayah Kota Makassar pada Rabu (7/2/2024) malam.
Kendaraan tersebut ditemukan di Kecamatan Tallo, Makassar. Berdasarkan hasil interogasi, sopir peti peti berinisial MY (20) mengakui bahwa kendaraannya disewa oleh warga dari Jalan Regge, Kelurahan Rappokalling, Makassar, dengan biaya sewa sebesar Rp 200.000.
Fakta yang mengejutkan adalah bahwa rombongan pengantar korban berjumlah sekitar 10 orang remaja. Mereka mengaku berniat membantu korban untuk pulang ke kampung halamannya di Pangkep.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus mendalami motif dan kronologi lengkap kejadian sebelum para remaja tersebut menitipkan korban di teras masjid. Pemeriksaan terhadap sejumlah pengantar terus dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh terkait peristiwa tragis ini.

