Close Menu
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sinergitas Tiga Pilar Kelurahan Attang Salo, Sampaikan Imbauan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

September 4, 2026

Sambangi Warga Binaan, Bhabinkamtibmas desa Satanger Berikan Imbauan Kamtibmas

September 4, 2026

Personil Polsek Segeri Laksanakan Pengamanan Pasar Malam Guna Menjaga Situasi Kamtibmas

September 4, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Sinergitas Tiga Pilar Kelurahan Attang Salo, Sampaikan Imbauan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Sambangi Warga Binaan, Bhabinkamtibmas desa Satanger Berikan Imbauan Kamtibmas
  • Personil Polsek Segeri Laksanakan Pengamanan Pasar Malam Guna Menjaga Situasi Kamtibmas
  • Polsek Segeri Hadir di Tengah Masyarakat, Patroli Malam Antisipasi Kejahatan
  • Polsek Mandalle Gelar Patroli Sore Hari Untuk Jaga Kamtibmas, Serta Menghimbau Warga Antisipasi Bahaya Kebakaran
  • Wujudkan Situasi Kondusif, Bhabinkamtibmas Desa Pitusunggu Sambang Dialogis Warga Binaan
  • Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Imbau Warga Binaan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Polres Pangkep Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Kapolres Ajak Personel Teladani Akhlak Rasulullah
Facebook X (Twitter) Instagram
Lintas KhatulistiwaLintas Khatulistiwa
Demo
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Beranda » Kejati Geledah Kantor BKAD  Gubernur SulSel, Dugaan Korupsi 60 Milliar Bibit Nanas
Berita

Kejati Geledah Kantor BKAD  Gubernur SulSel, Dugaan Korupsi 60 Milliar Bibit Nanas

Muhammad Taslim.SHBy Muhammad Taslim.SHNovember 20, 2025Updated:November 21, 2025Tidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Makassar, 20 November 2025 – Kamis sore yang seharusnya tenang di kompleks kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) berubah menjadi arena investigasi yang tegang. Di tengah pengamanan ketat aparat Pomdam XIV/Hasanuddin, penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sulsel merangsek masuk, bukan untuk urusan seremonial, melainkan untuk menggali bukti busuknya dugaan korupsi senilai Rp 60 miliar dalam proyek pengadaan bibit nanas.

Penggeledahan yang dipimpin langsung oleh Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sulsel, Rachmat Supriady, ini merupakan puncak gunung es dari penyelidikan yang telah berjalan. Target utama di kantor Gubernur, Jalan Urip Sumoharjo, adalah ruangan-ruangan vital di lingkup Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemprov Sulsel, termasuk ruang Kepala BKAD, Reza Faisal Saleh.

Mengejutkan publik dengan memilih komoditas buah tropis sebagai objek korupsi, besaran kerugian yang diduga mencapai Rp 60 miliar pada anggaran 2024 membuat kasus ini menjadi salah satu skandal hortikultura terbesar yang pernah terungkap di Pemprov Su-Sel..

Baca Juga:  Pengamanan Ketat, Personel Polsek Ma’rang Sukses Amankan Shohwatul Is’ad Competition 2026

Kasus korupsi yang menjerat pengadaan bibit nanas ini berpusat pada proyek ambisius yang didanai APBD Sulsel Tahun Anggaran 2024, yang rencananya akan direalisasikan di Kabupaten Barru.

Kejaksaan meyakini bahwa keterlibatan BKAD sebagai gerbang utama keuangan daerah sangat krusial dalam pusaran kasus ini. Penggeledahan di jantung administrasi keuangan tersebut mengindikasikan bahwa penyidik tidak hanya mencari data teknis di dinas pelaksana proyek, tetapi juga melacak jejak persetujuan anggaran, proses pencairan dana, dan potensi pengaturan tender yang dikendalikan dari level tertinggi keuangan provinsi.

“Penggeledahan ini adalah bagian integral untuk menyinkronkan data di lapangan dengan bukti administrasi keuangan,” ujar salah satu petugas Kejaksaan di lokasi.

Aura keseriusan investigasi tampak jelas, mengingat penggeledahan di kantor Gubernur merupakan lokasi ketiga yang disasar Kejaksaan.

Sebelum mendatangi BKAD, tim penyidik telah melakukan serangkaian operasi senyap di dua lokasi penting lainnya. Lokasi pertama adalah sebuah rumah pribadi di Kabupaten Gowa, yang diduga menjadi tempat penyimpanan dokumen atau terkait dengan salah satu pihak terlapor.

Baca Juga:  Audit Kinerja Tahap II, Polres Pangkep Siap Tingkatkan Profesionalisme dan Transparansi

Lokasi kedua, dan yang paling kaya data teknis, adalah kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHBun) Sulsel. Di sana, penyidik menyisir seluruh lini, mulai dari ruang Kepala Dinas, Sekretaris Dinas, hingga Subbagian Keuangan.

Dari kantor TPHBun inilah penyidik membawa pulang ‘hasil panen’ yang paling dinanti: satu koper berwarna hitam yang diduga kuat berisi tumpukan laporan keuangan, dokumen kontrak, hingga bukti-bukti teknis pengadaan yang menjadi kunci pembongkaran skandal nanas ini. Koper hitam itu menjadi simbol nyata bahwa bukti fisik telah diamankan, menghubungkan rantai dari perencanaan teknis hingga eksekusi anggaran.

Kasus ini sendiri mencuat ke permukaan melalui keberanian masyarakat sipil. Pada Oktober 2025, salah satu organisasi mahasiswa melaporkan dugaan penyimpangan proyek penanaman bibit nanas tersebut. Dalam laporannya yang terperinci, mahasiswa menyoroti tiga indikasi penyimpangan utama:

Indikasi Mark-Up Anggaran: Total nilai proyek Rp 60 miliar dianggap jauh melebihi harga pasar bibit nanas.

Ketidaksesuaian Jumlah Bibit: Adanya perbedaan signifikan antara jumlah bibit yang dibayarkan dan yang didistribusikan.

Baca Juga:  Pengamanan Safari Ramadhan Bupati Pangkep di Masjid Darul Falah Attangsalo Berlangsung Aman dan Kondusif

Distribusi Non-Transparan: Proses penyaluran bibit ke petani disebut sarat KKN dan tidak berdasarkan asas keadilan.

Penggeledahan di kantor Gubernur Sulsel mengirimkan sinyal kuat bahwa Kejaksaan tidak akan ragu menyentuh institusi tertinggi pemerintahan daerah, bahkan untuk kasus yang melibatkan proyek di sektor pertanian dan hortikultura.

Skandal Bibit Nanas ini tidak hanya merugikan keuangan negara sebesar Rp 60 miliar yang seharusnya bisa menggerakkan ekonomi petani kecil, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap upaya pemerintah daerah dalam memajukan sektor unggulan.

Publik kini menanti dengan harap-harap cemas langkah Kejaksaan selanjutnya: siapa dalang di balik proyek fiktif ini, dan apakah bibit nanas yang seharusnya menjadi simbol kemakmuran pertanian Sulsel akan berakhir menjadi simbol kegagalan tata kelola pemerintahan yang bersih. Seiring koper hitam berisi bukti itu bergulir ke meja penyidikan, masa depan beberapa pejabat tinggi di Pemprov Sulsel kini berada di ujung tanduk.

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Muhammad Taslim.SH
  • Website

Related Posts

Sinergitas Tiga Pilar Kelurahan Attang Salo, Sampaikan Imbauan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

September 4, 2026

Sambangi Warga Binaan, Bhabinkamtibmas desa Satanger Berikan Imbauan Kamtibmas

September 4, 2026

Personil Polsek Segeri Laksanakan Pengamanan Pasar Malam Guna Menjaga Situasi Kamtibmas

September 4, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Mahfud MD: Berdemokrasi dan Menegakkan Hukum Perlu Kesabaran

Maret 14, 2023
Don't Miss
Berita

Sinergitas Tiga Pilar Kelurahan Attang Salo, Sampaikan Imbauan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

By Muhammad Taslim.SHSeptember 4, 2026

Ma’rang, Pangkep — Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)…

Sambangi Warga Binaan, Bhabinkamtibmas desa Satanger Berikan Imbauan Kamtibmas

September 4, 2026

Personil Polsek Segeri Laksanakan Pengamanan Pasar Malam Guna Menjaga Situasi Kamtibmas

September 4, 2026

Polsek Segeri Hadir di Tengah Masyarakat, Patroli Malam Antisipasi Kejahatan

September 3, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

Sinergitas Tiga Pilar Kelurahan Attang Salo, Sampaikan Imbauan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

September 4, 2026

Sambangi Warga Binaan, Bhabinkamtibmas desa Satanger Berikan Imbauan Kamtibmas

September 4, 2026

Personil Polsek Segeri Laksanakan Pengamanan Pasar Malam Guna Menjaga Situasi Kamtibmas

September 4, 2026
Most Popular

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024
© 2026 LINTAS KHATULISTIWA by WEBPro.
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.