Pangkep, 21 Desember 2025 – Lintas-Khatulistiwa.com | Di tengah hembusan angin musim penghujan yang menyapu pesisir Sulawesi Selatan, Kapolres Pangkep, AKBP Muhammad Husni Ramli, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, tampil dengan semangat yang tak kalah hangat. Senin pagi, 21 Desember 2025, dia turun langsung ke dua pos pengamanan utama Operasi Lilin 2025: Pos Pam Bambu Runcing dan Pos Pam Segeri, memastikan bahwa setiap roda pengamanan berjalan optimal menjelang perayaan Natal 2025 dan sambutan Tahun Baru 2026.
Dengan seragam dinas lengkap dan senyum tulus mengiringi setiap tatap muka, Kapolres memantau kesiapsiagaan personel, mengecek logistik, ketersediaan peralatan komunikasi, hingga kesiapan kendaraan patroli. “Kehadiran Polri harus dirasakan oleh masyarakat, bukan hanya secara fisik, tapi juga dalam bentuk rasa aman dan nyaman,” ujar AKBP Husni dengan nada penuh keyakinan.
Operasi Lilin 2025, yang secara nasional digelar sebagai bentuk antisipasi arus mudik, keramaian ibadah, dan potensi gangguan keamanan selama periode libur panjang, di Pangkep mendapat perhatian khusus. Wilayah yang dikenal dengan pesona alamnya ini juga menjadi tujuan banyak warga dari luar daerah saat libur Natal dan Tahun Baru.
“Kita tidak hanya menjaga ketertiban, tapi juga menjadi garda terdepan dalam memberi rasa tenang kepada masyarakat. Momen kebersamaan ini sakral. Kita harus pastikan tidak ada gangguan yang mengusik kebahagiaan mereka,” tambah Kapolres.
Yang menjadi sorotan dalam kunjungan tersebut bukan hanya aspek teknis operasional, tapi juga nilai kemanusiaan. Di tengah cuaca yang tidak menentu dan jam dinas yang panjang, Kapolres menyempatkan diri menyerahkan bingkisan sehat dan suplemen vitamin kepada para personel yang bertugas. Dengan tangan sendiri, ia membagikan paket kecil penuh makna: buah segar, masker, multivitamin, hingga camilan energi.
“Jaga kesehatan. Kalian adalah ujung tombak. Kalau kalian prima, pelayanan juga akan maksimal. Ini bukan hanya tugas, tapi juga pengabdian,” pesannya kepada para anggota yang bersiap siaga 24 jam.
Antusiasme terpancar dari wajah-wajah para petugas. Bripda Rizki, salah satu anggota di Pos Pam Bambu Runcing, mengungkapkan kebanggaannya. “Beliau datang langsung, mengecek semua, bahkan memberi dorongan moral. Kami merasa dihargai. Ini memacu semangat kami untuk tetap disiplin dan penuh rasa tanggung jawab.”
Di Pos Pam Segeri, yang berada di jalur lintas utama antarkecamatan, pengaturan lalu lintas dan skema evakuasi darurat juga dites ulang secara mendadak. Kapolres memuji koordinasi antara Polri, TNI, Dinas Kesehatan, dan Satpol PP yang terjalin solid dalam pos terpadu tersebut.
“Keamanan bukan tanggung jawab Polri sendiri, tapi milik kita bersama. Komunikasi dan sinergi adalah kuncinya,” tandasnya.
Polres Pangkep juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, tidak panik, dan aktif melaporkan jika menemukan hal mencurigakan melalui layanan call center 110. Pihaknya menjamin respons cepat dan profesional.
Dengan semangat Torai Ada’ — semboyan khas Pangkep yang berarti “Kita Bisa” — Kapolres Husni menegaskan tekad: Tidak ada kompromi untuk keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Mari kita sambut Natal dengan damai, lewati pergantian tahun dengan suka cita, dan jadikan Pangkep sebagai contoh daerah yang aman, tertib, dan penuh kasih,” tutupnya, disambut tepuk tangan hangat dari seluruh personel yang hadir.
Operasi Lilin 2025 bukan sekadar rutinitas tahunan. Di tangan Kapolres Pangkep, ia menjadi wujud nyata dari pengabdian: hadir, peduli, dan siap menjaga senyum masyarakat dari balik pos keamanan di ujung tanah.

