“Antrian Panjang disebuah SPBU terlihat Mobil Truk baik roda 6 dan roda 10 di SPBU Ma’rang 74.906.0 Yang beralamat di Kampung Laikang,Kel. Talaka, Kec.Ma’rang, Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan, Sulawesi Selatan 90653,, Jl. Poros Pangkep – Makassar, 7GHW+G50.
“Berdasarkan penelusuran Wartawan, Media Lintas-Khatulistiwa.com . Minggu,12 November 2023,Jam.07.30. para sopir banyak mengeluhkan antrian ini,sambil kami ajak berbincang salah satu Sopir Truk yang sedang santai Menikmati Kopi disalah satu Warung Makan yang sedianya para sopir juga memanfaatkan untuk beristirahat ketika mereka lelah atau Mengantuk mereka juga menikmati makanan dan kue Khas Bugis Pangkep,seperti SOKKO, DOKO-DOKO UTTI,PANADA,ROTI PAWA,TARA’JONG,KAMBENG,JALAN KOTE dan Nasi Kuning,Mereka sambil merokok yang jauh dari SPBU untuk menghilangkan kejenuhan sambil menunggu antrian. Salah satu dari mereka berpendapat bahwa, Antrian ini cukup menghambat perjalanan kami karena Bahan Bakar Jenis “SOLAR” sangat terbatas dan agak susah dan hampir semua SPBU seperti ini Pak” katanya.

Lintas-Khatulistiwa.com belum merasa sempurna suatu berita /Pulbaket (pengumpulan bahan keterangan) jika kami tidak mengkomfirmasi ke Pihak SPBU atau pihak terkait, dan kami berhasil temui salah satu Petugas SPBU yang tidak mau di sebutkan namanya, dan mengklarifikasi perihal antrian panjang sampai Bibir Jalan yang dapat membahayakan pengendara lain ,ironisnya lebih mengeluhan dengan Sistem digital ini karena “Jaringan Tidak Stabil yang Bikin Internet Lemot karena tanpa Jaringan internet ini kami tidak bisa melakukan Pengisian sehingga kami merasa tidak Nyaman kepada Konsumen karena sejak hari Sabtu kemarin sekita pukul.15.30 bahan bakar jenis “SOLAR ” sudah ada di SPBU sejumlah 16.000. Liter.

Hal senada di sampaikan oleh petugas SPBU bahwa,sejak hari Sabtu kemarin kami belum bisa menjual Jenis BBM Solar tersebut dikarenakan sistem Jaringan yang tidak stabil.Mereka/berharaf semoga hari ini tepatnya Jam.08.30 jaringan sudah Normal kembali agar kita bisa melayani konsumen sesuai aturan yang ada di Pertamina.
“Para petugas dan Konsumen berpendapat lebih bagus dengan sistem manual karena semua bisa terlayani dengan baik sesuai stok BBM yang ada seperti halnya jenis BBM lainnya yakni PERTALITE” (Taslim)

