LINTAS-KHATULISTIWA.COM Pangkep, – Misteri penemuan mayat pria di perairan Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan pada Selasa, 20 Mei 2025, perlahan terungkap.
Setelah dilakukan identifikasi, korban tewas dipastikan bernama Eriks E. Dillak (40), warga Jalan Gualarde, Rt.017/005, Kec. Oebobo, dan merupakan penumpang KM Tidar. Korban dilaporkan telah terjun ke laut beberapa hari sebelumnya di dekat Selat Makassar. Polres Pangkep memastikan identitas korban setelah mencocokkan ciri-ciri fisik dan laporan orang hilang terkait manifes kapal.
Menurut Kasat Polairud AKP Nompo, kejadian tersebut terjadi pada Senin, 19 Mei 2025 sekitar pukul 01.37 WITA saat KM Tidar tengah menaikkan jangkar di area pelabuhan Makassar, persiapan sandar di Pelabuhan Makassar.
“Tak lama kemudian, tepatnya pada pukul 01.49 WITA, ada dua orang yang melaporkan melihat ada orang melompat dari dek 7 sisi kiri kapal,” terang AKP Nompo.
Setelah menerima laporan tersebut, kapten kapal langsung melakukan pencarian dengan bantuan perahu pandu dan berkoordinasi dengan VTS Makassar, KPLP (Kepala Penjaga Laut dan Pantai), serta otoritas pelabuhan. “Namun, setelah satu jam pencarian, korban tidak ditemukan,” kata AKP Nompo kepada wartawan.
Beberapa hari kemudian, tepatnya Selasa sore, warga sekitar menemukan jasad korban mengapung dan dalam kondisi membusuk di perairan Pangkep.
“Jenazah yang ditemukan sudah dipastikan sebagai penumpang KM Tidar yang dilaporkan terjun ke laut. Proses identifikasi dilakukan oleh tim Polres Pangkep dan hasilnya sesuai dengan data penumpang yang hilang,” ungkapnya.
Jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diautopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya. Keluarganya telah diberitahu dan sedang dalam perjalanan ke rumah sakit.
AKP Nompo menyampaikan apresiasinya atas kerja cepat gabungan antara Polres Pangkep, Basarnas Makassar, BPBD Pangkep, dan otoritas pelabuhan dalam proses pencarian dan identifikasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam evakuasi ini. Kami juga menghimbau kepada seluruh penumpang kapal untuk lebih waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri di atas kapal,” pungkasnya.

