Husnia Talenrang Angkat Bicara Soal SK Pemberhentian: Belum Terima Fisik, Hanya Tahu dari Berita, Ada Keanehan*
GOWA, Lintas-Khatulistiwa.com – Mantan Bupati Gowa, Husniah Talenrang, akhirnya angkat bicara terkait Surat Keputusan (SK) pemberhentiannya sebagai Bupati Kabupaten Gowa yang telah beredar luas di media.
Dalam wawancara eksklusif, Husniah mengaku hingga saat ini belum menerima fisik SK pemberhentian tersebut.
“Per tanggal 14 kemarin saya lihat di dalam SK sudah keluar pemberhentian saya sebagai Bupati Kabupaten Gowa dan melanjutkannya adalah Bapak Darmawansyah sebagai PLT. Sampai saat ini saya belum terima fisiknya di tangan saya, saya hanya tahu melalui berita saja,” ujarnya.
Minta SK Diserahkan Secara Resmi
Husniah meminta agar SK tersebut diserahkan secara resmi kepadanya sebagai bentuk legalitas.
“Tentu ini yang menjadi langkah saya selanjutnya, kasih dong SK saya. Supaya saya bisa tahu. Itu bentuk legalitas bahwa memang SK saya sudah terima. Jadi tidak sepihak, tidak sebelah saja,” tegasnya.
Ia mengaku sudah beberapa kali menghubungi Ketua DPRD Gowa namun tidak ada respons.
“Saya sudah meminta berapa kali saya telepon Ketua DPRD tapi no respons. Saya beranggapan sepertinya ada yang aneh. Saya tidak mau terjadi keanehan yang kedua kali,” ungkapnya.
Husniah juga mengungkapkan keanehan pertama terkait surat dari Mahkamah Agung (MA). Surat yang seharusnya diterima bulan September, baru ia terima pada tanggal 6 Oktober.
“Surat dari MA, saya terima tanggal 6 Oktober. Semestinya saya terima di bulan September. Makanya saya bilang keanehan pertama. Saya tidak mau ada lagi keanehan kedua,” jelasnya.
Soal Pembelaan dan Hak
Terkait upaya hukum, Husniah menyebut sudah melakukan pembelaan dan memberikan tanggapan on process.
“Apapun hasilnya itu kita harus hargai karena keputusan MA itu bersifat mengikat. Saya ini hanya ingin agar hak saya jangan diambil, jangan dirampas. Kalau memang rezeki saya, pasti akan saya terima. Bukan rezeki kita juga tidak terima. Jadi bukan persoalan siapa jabatannya, bukan tapi haknya,” tegasnya.
Fokus Keluarga dan Pesan untuk PLT dan Masyarakat Gowa
Saat ini, Husniah mengaku fokus menghabiskan waktu bersama keluarga, terutama anaknya yang akan memasuki masa tugas.
Untuk pemerintahan, ia menitipkan pesan kepada PLT Bupati Gowa, Darmawansyah Muin, agar tetap menjalankan pemerintahan dengan baik.
“Siapapun itu pemimpinnya, harus menjalankan pemerintahan dengan baik. Satu detik pun pelayanan kepada masyarakat itu jangan pernah tertinggal karena mereka yang punya duit. Mereka yang wajib mendapatkannya, wajib dilayani. Pemerintahan tidak boleh putus, semua ASN bekerja,” pesannya.
“Kalau Pak Darmawansyah itu orang yang tahu apa yang harus dilakukan dan sudah siap menjadi pemimpin,” tambahnya saat ditanya soal komunikasi dengan Darmawansyah. Ia mengaku belum ada komunikasi sampai saat ini.
Untuk masyarakat Gowa yang masih mendukungnya, ia berpesan untuk menjaga silaturahmi dan kekompakan.
“Masyarakat Gowa yang saya cintai, saya banggakan, berpesan untuk menjaga silaturahmi, khususnya orang Gowa. Apapun yang terjadi itu menjadi konsumsi politik kalau itu memang politik, kalau ekonomi ya menjadi konsumsi ekonomi. Tidak usah mengganggu kerja-kerja kita sebagai masyarakat. Jaga kekompakan, jaga silaturahmi kita,” tutupnya.

