Pangkep– Pemilihan pimpinan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Minggu, 1 Juni 2025 mendatang di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, menimbulkan kegaduhan yang signifikan. Dua jurnalis perempuan berprestasi, Sukmaparamita dan Sakina, muncul sebagai pesaing kuat, keduanya menunjukkan komitmen mendalam untuk menegakkan integritas jurnalistik dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Pencalonan mereka menyoroti pengaruh perempuan yang semakin besar dalam jurnalisme Indonesia dan dedikasi mereka untuk membentuk narasi Pangkep melalui pelaporan yang bertanggung jawab. .29/5/2025
Sukmaparamita: Pilar PWI Pangkep yang Berdedikasi pada Profesionalisme dan Integritas

Bagi Sukmaparamita, dedikasinya terhadap jurnalisme di Pangkep lebih dari sekadar jalur karier; ini adalah komitmen yang mendalam. Berbekal sertifikasi Madya UKW sejak 2019 dan keanggotaan formal PWI, ia melihat media sebagai ladang pengabdian dan organisasi sebagai wadah untuk bertindak.
Perjalanan jurnalistiknya dimulai pada tahun 2007, dan sejak saat itu, ia telah menjadi sosok yang dikenal di dunia media lokal, khususnya melalui kontribusinya di Simpulrakyat.co.id. Namun, di luar sekadar menulis dan meliput berita, Sukmaparamita menganggap jurnalisme sebagai sarana untuk menjaga integritas daerahnya – melindungi Pangkep dari balik pena.
Keterlibatannya di PWI Pangkep menunjukkan konsistensi dan dedikasi yang luar biasa. Tidak hanya sebagai anggota, ia juga aktif menjalankan peran kepemimpinan. Sejak 2015, ia menjabat sebagai Kepala Divisi Organisasi selama dua periode, dan saat ini berkontribusi sebagai Kepala Divisi Pendidikan.
Visi Sukmaparamita jelas: “Mewujudkan PWI Pangkep sebagai lembaga yang profesional, independen, dan bereputasi tinggi dalam membangun jurnalisme berkualitas dan menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah.”
Visi ini diterjemahkan ke dalam serangkaian misi konkret:
Meningkatkan jurnalisme profesional melalui pelatihan dan kolaborasi.
Menjunjung tinggi kode etik jurnalistik sebagai landasan integritas.
Mempromosikan kebebasan pers yang bertanggung jawab.
Memperkuat solidaritas internal dalam PWI.
Memposisikan pers sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.
Menciptakan ruang kreatif bagi jurnalis muda untuk tumbuh dan berkembang.
Dengan pengalaman lebih dari satu dekade dan komitmen yang kuat untuk memperkuat organisasi, Sukmaparamita bukan hanya saksi pertumbuhan PWI Pangkep; ia adalah salah satu arsitek utamanya. Ia memahami bahwa kekuatan informasi tidak hanya terletak pada siapa yang melapor paling cepat, tetapi pada siapa yang tetap teguh dalam menegakkan kebenaran dan nilai-nilai profesional.
Kini, Sukmaparamita menatap masa depan PWI Pangkep dengan keyakinan baru: bahwa pers bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga penjaga hati nurani daerah. Dan bahwa wartawan bukan sekadar perekam peristiwa, tetapi penjaga arah, dari balik pena.
Sakina: Calon Berkualifikasi Tinggi yang Membawa Perspektif Baru

Semangat menjaga Pangkep melalui pena juga digagas Sakina yang telah resmi terdaftar sebagai Calon Ketua PWI Pangkep di Kantor PWI Sulawesi Selatan.
Sakina, yang diakui sebagai salah satu jurnalis Madya terbaik tahun 2022, memiliki rekam jejak yang mengesankan dalam bidang jurnalisme. Pengalamannya meliputi:
Penerima beasiswa pelaporan investigasi dari beberapa beasiswa nasional.
Terpilih menjadi Jurnalis Media Center Kementerian Agama RI Tahun 2023.
Terpilih menjadi dosen praktisi wartawan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia pada tahun 2023.
Dengan latar belakang yang kuat dan pengalaman yang luas, Sakina siap mengemban tanggung jawab dan meneruskan warisan kepemimpinan PWI Pangkep, membawa semangat baru untuk menegakkan integritas dan profesionalisme jurnalisme di daerah. Kehadiran Sakina menambah dimensi baru dalam kontes kepemimpinan PWI Pangkep, menjanjikan angin segar bagi pengembangan jurnalisme yang berkualitas dan bertanggung jawab di Pangkep.
Terpilihnya Sukmaparamita atau Sakina menjanjikan masa depan cerah bagi PWI Pangkep, memperkuat peran penting jurnalisme dalam membentuk masyarakat yang lebih baik.

