Lintas-Khatulistiwa.com | Pangkep, Lintas Khatulistiwa.com – Suasana haru dan duka menyelimuti kediaman Serka Zulfikar, anggota Kodim 1421/Pangkep, di Lingkungan Kampung Ma’rang, Kelurahan Ma’rang, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, pada Jumat, 13 Februari 2026. Keluarga besar Kodim 1421/Pangkep berduka atas berpulangnya putri bungsu Serka Zulfikar, Nabila Dzakira, seorang siswi berprestasi dari SMA 11 Pangkep.
Di tengah kesedihan mendalam yang dirasakan keluarga, Komandan Kodim (Dandim) 1421/Pangkep, Letkol CZI. Bhakti, menunjukkan kepedulian dan dukungan moril yang tulus dengan hadir secara langsung di rumah duka. Kunjungan Dandim bukan hanya sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhumah Nabila, tetapi juga sebagai wujud solidaritas dan penguatan bagi Serka Zulfikar Anggota Kod 1421/Pangkep dan seluruh anggota keluarga yang ditinggalkan.
“Tragisnya, kepergian Nabila meninggalkan duka yang lebih dalam mengingat cita cita mulianya untuk menjadi abdi negara. Belum lama ini, Nabila bahkan telah dijanjikan oleh Kementerian Pertahanan, melalui Menteri Pertahanan Jenderal (Purn.) Safrie Samsoeddin, untuk melanjutkan jejak pengabdian kakaknya. Kakaknya, almarhum Letda Ahmad Fauzi, gugur dalam tugas di medan juang Papua pada tahun 2025 lalu dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Manghilu, Bungoro, Kabupaten Pangkep.
Mimpi Nabila untuk meneruskan estafet pengabdian kakaknya, yang telah gugur demi bangsa dan negara, kini harus terhenti selamanya. Cita cita luhur untuk mengabdi pada negeri, yang terinspirasi oleh pengorbanan sang kakak, pupus bersama kepergiannya.
“Dalam kunjungannya, Letkol CZI. Bhakti menyampaikan belasungkawa yang sedalam dalamnya atas musibah yang menimpa keluarga Serka Zulfikar (Anggota Kod 1421/Pangkep) . Beliau memanjatkan doa, agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, serta ketabahan dalam menghadapi cobaan berat ini.
“Kehilangan ini tentu sangat berat, namun kami berharap dukungan dari pimpinan dan seluruh keluarga besar Kodim dapat sedikit meringankan beban duka yang tengah dirasakan oleh keluarga almarhumah,” ujar Dandim.
“Kehadiran Dandim di rumah duka disambut hangat oleh tokoh masyarakat Pangkep H. Amri, seorang tokoh masyarakat yang juga Owner Toko Naya Ma’rang, yang turut memberikan semangat kepada keluarga yang berduka.
Kehadiran para tokoh ini menunjukkan betapa besar perhatian masyarakat terhadap keluarga yang sedang berduka, terlebih dengan latar belakang pengabdian almarhum kakak Nabila.
“Kisah Nabila Dzakira menjadi pengingat akan pengorbanan dan cita cita luhur para pemuda Indonesia, serta betapa rentannya sebuah kehidupan di hadapan takdir.
Semoga almarhumah Nabila Dzakira mendapatkan tempat terbaik di sisi Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan untuk terus melanjutkan hidup.

