LINTAS – KHATULISTIWA.COM PANGKE – Penyaluran bantuan sosial (Bansos) menjelang Pilkada sangat rawan disalahgunakan untuk kepentingan politik.
“Bakal Calon Bupati Pangkep 2024-2029 Paslon AMKA -AMIR Sapaan (GONRONG E KOE) Salah satu Paslon yang berkontestasi dipilkada nanti dengan Nama lengkap, Andi Muhammad Khairul Akbar -Amiruddin Tahir yang akrab di sapa “GONRONG E KOE”. Yang setiap sosialisasinya Masyarakat selalu tumpah ruah dan mendapat respon positif.
“Saat sosialisasi di kelurahan Pabundukang Kec.Pangkajene kab.Pangkep, Sabtu 14/09/2024, dihadapan ratusan masyarakat pabundukang Bacalon Bupati AMKA-AMIR, dalam sambutannya, momen menjelang pilkada biasanya banyak tekanan ke masyarakat utamanya penerima Bantuan Sosial (bansos) seperti PKH.
“Kami AMKA -AMIR disapa (GONRONG E KOE) Menitipkam pesan khususnya masyarakat pabundukang yang hadir Pada hari ini, sampaikan kepada masyarakat yang penerima bansos untuk jangan pernah takut untuk menentukan siapa yang akan jadi pilihan ta”,ucapnya.
“Tidak ada yang bisa mengintimidasi atau intervensi apa yang akan jadi pilihan ta. Karena Bansos PKH itu program dari pemerintah pusat, dan siapa pun terpilih akan tetap melanjutkan program tersebut”, lanjutnya.
“Dan apabila ada yang mengancam memghapus daftat nama sebagai PKH karena Pilihan/ intervensi dan memaksakan memilih salah satu calon pilkada, apakah pendamping PKH, aparat kelurahan atau aparat kecamatan atau siapa pun. “Video kan Ki siapa yang intervensi, dan bawa bukti video itu ke tim AMKA-AMIR, dan akan kami berikan uang senilai 20 Juta rupiah” Imbuhnya
“Lanjut GONRONG E KOE ,Tidak boleh ada yang merusak demokrasi khususnya di Kab. Pangkep. Mari kita jaga dan ciptakan pilkada damai tanpa intervensi dari siapa pun”, “GONRONG E KOE.” Pangkasnya(*)

