Close Menu
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tiga Pengguna Sabu di Kalukalukuang Ditangkap, Laskar Merah Putih  (LMP)  Pangkep Desak Penindakan Tanpa Toleransi

April 18, 2026

Geger Pesisir Pantai Pangkep: Warga Temukan ‘Harta Karun’ 1 Kg Sabu Tak Bertuan

April 17, 2026

Peduli Sesama, Aksi Solidaritas Gabungan Universitas Alauddin Makassar Bersama Masyarakat Padang Lampe Galang Bantuan Korban Kebakaran

April 17, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Pengguna Sabu di Kalukalukuang Ditangkap, Laskar Merah Putih  (LMP)  Pangkep Desak Penindakan Tanpa Toleransi
  • Geger Pesisir Pantai Pangkep: Warga Temukan ‘Harta Karun’ 1 Kg Sabu Tak Bertuan
  • Peduli Sesama, Aksi Solidaritas Gabungan Universitas Alauddin Makassar Bersama Masyarakat Padang Lampe Galang Bantuan Korban Kebakaran
  • Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Sambang di Resepsi Pernikahan Warga Binaan
  • Polisi Hadir di Tengah Masyarakat, SPKT I Polsek Ma’rang Sambangi Hajatan Pernikahan di Laikang
  • Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Pantau Harga Beras di Pasar Tradisional, Pastikan Situasi Aman dan Stabil
  • Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Hadiri Hajatan Warga di Punranga, Wujudkan Kedekatan dengan Masyarakat
  • Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Sambangi Pos Kamling, Ajak Warga Aktif Jaga Keamanan Lingkungan
Facebook X (Twitter) Instagram
Lintas KhatulistiwaLintas Khatulistiwa
Demo
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Beranda » Aksi Damai Serentak : akan Mengguncang Jakarta dan Istana
Berita

Aksi Damai Serentak : akan Mengguncang Jakarta dan Istana

Muhammad Taslim.SHBy Muhammad Taslim.SHAgustus 27, 2025Tidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

LINTAS-KHATULISTIWA.COM.Jakarta kembali di ambang sebuah momen krusial. Setelah gelombang protes yang memanas pada 25 Agustus lalu dengan seruan pembubaran DPR RI, kini ibu kota bersiap menyambut aksi pembekuan besar-besaran yang diselenggarakan namun tak kalah fundamental. Pada Kamis, 28 Agustus 2025, Partai Buruh akan memimpin ribuan massa dari 38 provinsi dalam sebuah “Aksi Damai SERENTAK” yang memusatkan energinya di jantung kekuasaan: Gedung DPR RI dan Istana Negara. Ini bukan sekedar menunjukkan kekuatan, melainkan menyampaikan gema aspirasi yang telah lama tertahan, dirangkum dalam enam poin tuntutan mendesak yang menyentuh inti keadilan dan kesejahteraan.

Enam Pilar Tuntutan, Denyut Nadi Keadilan

Aksi yang digagas Partai Buruh ini mengusung agenda yang komprehensif, melampaui isu-isu perburuhan yang sempit dan menyentuh tata kelola negara secara lebih luas. Enam tuntutan tersebut adalah:

Hapus Outsourcing dan Tolak Upah Murah: Ini adalah panggilan mendasar untuk keadilan ekonomi. Praktik outsourcing seringkali menempatkan pekerja pada posisi rentan tanpa jaminan karir, kesejahteraan, atau hak-hak dasar. Penolakan upah murah menyuarakan tuntutan hidup layak di tengah kenaikan biaya kebutuhan pokok. Buruh mendambakan keteguhan kerja dan penghargaan yang setara atas jerih payah mereka.

Baca Juga:  INFO ORANG HILANG DI DESA PITUE

Stop PHK: Bentuk Satgas PHK: Ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) adalah momok yang menghantui stabilitas keluarga buruh. permintaan untuk menghentikan PHK dan membentuk Satuan Tugas (Satgas) PHK menunjukkan kebutuhan akan mekanisme perlindungan yang kuat, responsif, dan adil untuk mencegah gelombang PHK massal serta mencari solusi alternatif bagi pekerja yang terancam kehilangan mata pencarian.

Reformasi Pajak Perburuhan: Tuntutan ini detail dan krusial bagi peningkatan daya beli buruh. Menaikkan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) menjadi Rp 7.500.000 per bulan akan meringankan beban pajak bagi sebagian besar pekerja. Penghapusan pesan pajakgon, THR (Tunjangan Hari Raya), dan JHT (Jaminan Hari Tua) mencerminkan keinginan agar hak-hak esensial ini diterima utuh tanpa potongan. Lebih jauh lagi, penghapusan diskriminasi pajak terhadap perempuan menikah adalah langkah maju menuju kesetaraan gender dalam sistem perpajakan.

Sahkan Rancangan Undang-undang Ketenagakerjaan tanpa Omnibus Law: Isu ini menjadi salah satu pemicu utama gejolak buruh selama beberapa tahun terakhir. Putusan Mahkamah Konstitusi yang meminta revisi UU Cipta Kerja, khususnya klaster ketenagakerjaan, menjadi dasar kuat tuntutan ini. Buruh menginginkan UU Ketenagakerjaan yang secara eksplisit melindungi hak-hak mereka, bukan termasuk memasukkan posisi tawar pekerja melalui pendekatan omnibus law.

Baca Juga:  Personel Polsek Ma’rang Amankan Ibadah Sabtu Sunyi di GKSS Padanglampe

Sahkan RUU Perampasan Aset: Berantas Korupsi: Tuntutan ini menunjukkan bahwa perjuangan buruh tidak hanya terbatas pada sektor mereka sendiri, tetapi juga meluas ke isu-isu makro yang merusak sendi-sendi perekonomian dan kepercayaan publik. Pemberantasan korupsi melalui RUU Perampasan Aset dipandang sebagai langkah vital untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan memastikan bahwa kekayaan negara tidak dikorupsi, melainkan digunakan untuk kesejahteraan rakyat, termasuk buruh.

Revisi RUU Pemilu: Redesain Sistem Pemilu 2029: Partai Buruh menyadari bahwa perubahan struktural tidak akan efektif tanpa sistem politik yang adil dan representatif. Revisi RUU Pemilu dan redesain sistem pemilu 2029 adalah upaya untuk memastikan suara buruh dan kelompok marjinal lainnya dapat terwakili dengan lebih baik dalam lembaga legislatif, sehingga kebijakan yang pro-rakyat dapat diwujudkan.

Sikap DPR di Tengah Gema Tuntutan

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, telah menanggapi rencana aksi ini dengan menyatakan bahwa DPR RI menaati keputusan Mahkamah Konstitusi terkait undang-undang perburuhan yang ingin dikeluarkan dari Omnibus Law. Dasco menegaskan bahwa tuntutan 28 Agustus berbeda dengan demonstrasi 25 Agustus yang berujung ricuh, menyoroti fokus buruh pada revisi UU Ketenagakerjaan. Namun, ia juga mengisyaratkan bahwa DPR membutuhkan waktu untuk menyiapkan revisi tersebut.

Baca Juga:  Doa Bersama Mengakhiri Operasi SAR Pesawat ATR di Sulsel: Misi Kemanusiaan yang Selesai

Sikap DPR yang mengakui hak menyampaikan aspirasi dan komitmen untuk menaati keputusan MK merupakan angin segar. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah seberapa cepat dan tulus komitmen tersebut akan diterjemahkan menjadi tindakan nyata. Bagi buruh, waktu adalah esensi, dan setiap penundaan berarti berlanjutnya ketidakpastian serta ketidakadilan yang mereka alami.

Antara Harapan dan Tantangan

Aksi damai serentak di 38 provinsi ini adalah manifestasi dari kolektifitas dan solidaritas buruh yang kuat. Ini adalah ujian bagi pemerintah dan parlemen untuk mendengarkan, merespons, dan bertindak. Jakarta, dengan Istana dan Gedung DPR RI sebagai episentrum, akan menjadi saksi bisu atas sejauh mana demokrasi kita mampu mengakomodasi suara rakyat pekerja. Hasil akhir dari dialog antara pemerintah, parlemen, dan buruh akan menjadi penentu penting bagi arah kebijakan ketenagakerjaan, keadilan sosial, dan masa depan demokrasi Indonesia. Gelombang merah putih buruh yang akan membanjiri jalanan bukanlah sekadar derap langkah, melainkan harapan akan perubahan nyata.

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Muhammad Taslim.SH
  • Website

Related Posts

Pengguna Sabu di Kalukalukuang Ditangkap, Laskar Merah Putih  (LMP)  Pangkep Desak Penindakan Tanpa Toleransi

April 18, 2026

Geger Pesisir Pantai Pangkep: Warga Temukan ‘Harta Karun’ 1 Kg Sabu Tak Bertuan

April 17, 2026

Peduli Sesama, Aksi Solidaritas Gabungan Universitas Alauddin Makassar Bersama Masyarakat Padang Lampe Galang Bantuan Korban Kebakaran

April 17, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Mahfud MD: Berdemokrasi dan Menegakkan Hukum Perlu Kesabaran

Maret 14, 2023
Don't Miss
Uncategorized

Tiga Pengguna Sabu di Kalukalukuang Ditangkap, Laskar Merah Putih  (LMP)  Pangkep Desak Penindakan Tanpa Toleransi

By Muhammad Taslim.SHApril 18, 2026

Lintas-Khatulistiwa.com | PANGKEP — Penangkapan tiga warga yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu di…

Geger Pesisir Pantai Pangkep: Warga Temukan ‘Harta Karun’ 1 Kg Sabu Tak Bertuan

April 17, 2026

Peduli Sesama, Aksi Solidaritas Gabungan Universitas Alauddin Makassar Bersama Masyarakat Padang Lampe Galang Bantuan Korban Kebakaran

April 17, 2026

Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Sambang di Resepsi Pernikahan Warga Binaan

April 17, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

Tiga Pengguna Sabu di Kalukalukuang Ditangkap, Laskar Merah Putih  (LMP)  Pangkep Desak Penindakan Tanpa Toleransi

April 18, 2026

Geger Pesisir Pantai Pangkep: Warga Temukan ‘Harta Karun’ 1 Kg Sabu Tak Bertuan

April 17, 2026

Peduli Sesama, Aksi Solidaritas Gabungan Universitas Alauddin Makassar Bersama Masyarakat Padang Lampe Galang Bantuan Korban Kebakaran

April 17, 2026
Most Popular

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024
© 2026 LINTAS KHATULISTIWA by WEBPro.
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.