Close Menu
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BMKG Rilis Resmi: Soppeng dan 11 Daerah di Sulsel Baru Masuk Musim Hujan Desember 2026 Akibat El Nino Kuat

Oktober 9, 2026

Warga Balocci Ditemukan Meninggal di Sawah, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Oktober 9, 2026

Polisi Menyapa, Warga Merasa Aman – Sambang Humanis Polsek Segeri

Oktober 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • BMKG Rilis Resmi: Soppeng dan 11 Daerah di Sulsel Baru Masuk Musim Hujan Desember 2026 Akibat El Nino Kuat
  • Warga Balocci Ditemukan Meninggal di Sawah, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan
  • Polisi Menyapa, Warga Merasa Aman – Sambang Humanis Polsek Segeri
  • “Polisi Bersama Masyarakat” Jaga Kamtibmas dan Himbau Kebakaran Hutan
  • Polisi Bersama Masyarakat Hadir di Pusat Aktivitas Warga, Ciptakan Situasi Aman di Pasar Tradisional Bonto-Bonto
  • BONGKAR POLA NASIONAL: KENAPA BANYAK SPPG TERKESAN MULAI DARI NOL LAGI?
  • Presiden Prabowo Resmikan 11 Ekosistem Hilirisasi Nikel Rp.180 Triliun dan Lepas Ekspor Perdana Baterai EV di IWIP Maluku Utara
  • Lurah Ma’rang Andi Rita Welly, Kawal Langsung Pengerukan Saluran Pakkeccie Di Attangngale.
Facebook X (Twitter) Instagram
Lintas KhatulistiwaLintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Beranda » Skandal Korupsi Makan Bergizi Gratis: Dadan Hindayana Cs Jadi Tersangka, Negara Rugi Triliunan Rupiah
Berita

Skandal Korupsi Makan Bergizi Gratis: Dadan Hindayana Cs Jadi Tersangka, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Muhammad Taslim.SHBy Muhammad Taslim.SHJuni 4, 2026Tidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Lintas-Khatulistiwa.com | JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) RI resmi menetapkan tiga petinggi mantan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka adalah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.

Penetapan tersangka ini menjadi pukulan telak bagi program strategis pemerintah yang memiliki alokasi anggaran fantastis, yakni Rp85,27 triliun untuk tahun 2025 dan Rp268 triliun pada 2026.

Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menjelaskan bahwa modus operandi yang dilakukan para tersangka sangat sistematis, salah satunya dengan mengafiliasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG.

Baca Juga:  10 Kapolres menerima Penghargaan dari Kapolda Sulsel atas Capaian Operasi Ketupat 2026, Termasuk Kapolres Pangkep

Manipulasi Portal Mitra BGN
Seharusnya, program MBG dikelola oleh yayasan di tiap sekolah penerima. Namun, para tersangka justru menunjuk yayasan yayasan yang tidak memenuhi syarat untuk menjadi mitra.

“Tetap ditunjuk dengan cara dilakukan pengaturan verifikasi pada portal mitra BGN dengan adanya atensi dari para tersangka,” ujar Syarief dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Yayasan yayasan ilegal tersebut diketahui terafiliasi langsung dengan Dadan, Sony, dan Lodewyk. Akibat tindakan ini, yayasan yayasan tersebut mampu meraup insentif hingga miliaran rupiah setiap harinya.
Mark Up Nilai Proyek Fantastis
Tak hanya sekadar memonopoli mitra, Dadan Cs juga melakukan intervensi terhadap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Mereka sengaja memanipulasi Kerangka Acuan Kerja (KAK) pengadaan barang dan jasa agar tidak sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

Baca Juga:  Kapolres Pangkep Teladan: Bersih bersih Sampah Pasca Tahun Baru, Bukti Kepedulian Polri"

Hasilnya, terjadi mark up harga yang sangat signifikan. Berikut adalah daftar pengadaan barang yang dikorupsi oleh Dadan Cs:

Motor Listrik: Pengadaan sebanyak 21.801 unit dengan total anggaran sekitar Rp1 triliun yang diduga sarat mark up.
Sepatu: Pengadaan 32.000 pasang sepatu yang tidak sesuai ketentuan.

Tablet: Pengadaan 31.000 unit tablet yang tidak sesuai spesifikasi.
Televisi: Pengadaan 5.400 unit televisi berukuran 75 inci dengan harga yang dimanipulasi.

Tindakan Tegas Presiden Prabowo

Kejaksaan Agung saat ini masih menghitung total kerugian negara dari praktik lancung tersebut. Untuk mempermudah penyidikan, ketiga tersangka kini telah ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Salemba cabang Kejagung dan Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Baca Juga:  Polsek Ma'rang Pastikan Perayaan Pernikahan Aman di Kampung Rangga

Respon cepat diberikan Presiden Prabowo Subianto atas terbongkarnya kasus ini. Pada Selasa (2/6), Presiden secara resmi mencopot jabatan Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.

Presiden kemudian menunjuk Nanik S Deyang untuk memimpin BGN selaku Kepala Badan, didampingi oleh Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN yang baru, guna memastikan program MBG tetap berjalan bersih dan tepat sasaran.

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Muhammad Taslim.SH
  • Website

Related Posts

BMKG Rilis Resmi: Soppeng dan 11 Daerah di Sulsel Baru Masuk Musim Hujan Desember 2026 Akibat El Nino Kuat

Oktober 9, 2026

Warga Balocci Ditemukan Meninggal di Sawah, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Oktober 9, 2026

Polisi Menyapa, Warga Merasa Aman – Sambang Humanis Polsek Segeri

Oktober 9, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Mahfud MD: Berdemokrasi dan Menegakkan Hukum Perlu Kesabaran

Maret 14, 2023
Don't Miss
Berita

BMKG Rilis Resmi: Soppeng dan 11 Daerah di Sulsel Baru Masuk Musim Hujan Desember 2026 Akibat El Nino Kuat

By Muhammad Taslim.SHOktober 9, 2026

PANGKEP /, Lintas-Khatulistiwa.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Sulawesi Selatan akhirnya…

Warga Balocci Ditemukan Meninggal di Sawah, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Oktober 9, 2026

Polisi Menyapa, Warga Merasa Aman – Sambang Humanis Polsek Segeri

Oktober 9, 2026

“Polisi Bersama Masyarakat” Jaga Kamtibmas dan Himbau Kebakaran Hutan

Oktober 9, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

LINTAS KHATULISTIWA
LINTAS KHATULISTIWA

Penerbit: PT Sultan Lintas Media
SK Kemenkumham Nomor: AHU-042606.AH.01.30.Tahun 2024
Nomor Induk Berusaha (NIB): 707240021485
NPWP: 21.251.427.7-809.000

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

BMKG Rilis Resmi: Soppeng dan 11 Daerah di Sulsel Baru Masuk Musim Hujan Desember 2026 Akibat El Nino Kuat

Oktober 9, 2026

Warga Balocci Ditemukan Meninggal di Sawah, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Oktober 9, 2026

Polisi Menyapa, Warga Merasa Aman – Sambang Humanis Polsek Segeri

Oktober 9, 2026
Most Popular

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024
© 2026 LINTAS KHATULISTIWA by Rhynaldking.
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.