PANGKEP, Lintas-Khatulistiwa.com – Sebuah pemandangan mengharukan terlihat di sebuah rumah kayu sederhana di Jalan Cendana, Kelurahan Minasatene, Kabupaten Pangkep. Kapolres Pangkep AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., tampak menunduk dengan khidmat dan mencium tangan seorang ibu lanjut usia.
Momen itu terjadi saat Kapolres Pangkep memimpin langsung kunjungan sosial untuk warga kurang mampu di Kecamatan Minasatene, Sabtu.
Ibu yang dicium tangannya adalah Nene Lusu (68), seorang ibu rumah tangga yang hidup dalam keterbatasan. Di depan rumahnya yang berdinding seng dan kayu yang mulai lapuk, Nene Lusu terkejut sekaligus terharu ketika orang nomor satu di Polres Pangkep itu datang, menyapa, dan mencium tangannya dengan penuh hormat layaknya seorang anak kepada ibunya sendiri.

“Ini bukan sekadar kunjungan, ini tentang memuliakan orang tua kita,” ujar AKBP Aditya Pradana dengan suara pelan saat ditemui.
Foto tersebut seketika menjadi cerminan wajah Polri yang humanis. Di saat seragam sering dianggap tegas dan berjarak, Kapolres Pangkep menunjukkan bahwa di balik seragam itu ada hati seorang anak yang menghormati seorang ibu.
Dalam kunjungan itu, Kapolres Pangkep bersama jajaran tidak hanya menyambangi Nene Lusu. Dua warga lain yang juga membutuhkan perhatian khusus turut dikunjungi, yakni Ismail (30), penyandang disabilitas yang tidak memiliki pekerjaan, dan Safaruddin (37), warga dengan gangguan kesehatan jiwa (ODGJ) yang tinggal di wilayah Matojeng.
Kegiatan ini bukan sekadar penyaluran bantuan. Ini adalah wujud nyata bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Intelkam AKP Suhardi, S.H., Kasi Humas AKP Imran, S.H., Kapolsek Minasatene IPTU Muhammad Alyas, S.M., Danramil Minasatene Lettu Inf. Ismail, Camat Minasatene yang diwakili Kasi Kesos Ilham Harun, http://S.Ag., Lurah Minasatene Adnan Hary, http://S.Sos., M.M., serta jemaah Masjid Al-Uswatun Hasanah Kampung Bonlompoa.
Kehadiran lintas unsur TNI, Polri, pemerintah dan masyarakat ini menjadi bukti kuatnya sinergitas dan semangat gotong royong di Pangkep.
Dengan menunduk dan mencium tangan Nene Lusu, AKBP Aditya Pradana telah mengajarkan satu hal: Kehormatan seorang pemimpin terlihat dari caranya memuliakan rakyat kecil, terutama seorang ibu.
Penulis: Mitra Humas Polres Pangkep
Editor: http://Lintas-Khatulistiwa.com

