Makassar – (22/2/2026) Dalam rangka memastikan kesiapan personel dan materiil, serta memberikan dukungan moril, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko memberikan pengarahan dan bantuan logistik kepada prajurit Yonif 725/Woroagi yang akan diberangkatkan untuk menjalankan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia Papua Nugini Mobile Wilayah Papua Tahun Anggaran 2026.
Acara berlangsung di Dermaga Fasharkan, Jalan Moh. Hatta, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, pada hari Kamis.
Mayjen Bangun Nawoko menekankan bahwa penugasan ini merupakan puncak dari persiapan yang telah dilalui para prajurit. Beliau mengingatkan,
“Latihan itu sesungguhnya adalah untuk mempersiapkan kalian, agar kalian mampu menghadapi bahayanya daerah operasi, agar kalian mampu menghadapi sulitnya daerah operasi, agar kalian mampu menghadapi kerasnya daerah pertempuran agar kalian mampu menghadapi penderitaan di daerah pertempuran.”
Lebih lanjut, Pangdam menggarisbawahi pentingnya kesiapan mental dan tekad juang prajurit dalam menjaga stabilitas keamanan serta melindungi masyarakat di tanah Papua.
Pesan Mayjen Bangun kepada para prajurit yang disebutnya sebagai “petarung andalanku, “Wahai anak anakku, petarung andalanku kalian ke Papua untuk melaksanakan tugas suci, karena di tanah Papua masih terjadi angkara murka, masih ada segelintir orang yang kegiatannya mengganggu stabilitas keamanan dan meresahkan masyarakat dan itu tidak boleh terjadi ditanah Papua.
Tugas operasi itu standar pengabdian tertinggi untuk itu kuatkan hati kalian teguhkan niat kalian, tugas kalian adalah untuk melaksanakan panggilan Ibu Pertiwi untuk menjaga kedaulatan dan memberikan rasa aman di Papua.”
Pemberian dukungan logistik ini merupakan wujud nyata perhatian dan komitmen pimpinan untuk mendukung kelancaran tugas para prajurit di medan operasi yang memiliki tantangan tersendiri. Dengan semangat yang telah dikobarkan oleh Pangdam, diharapkan prajurit Yonif 725/Woroagi dapat melaksanakan tugas mulia ini dengan penuh integritas dan keberhasilan

