Lintas-Khatulistiwa.com. PANGKEP – Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan retret dan Jambore Kepala Desa se Sulawesi Selatan. Kegiatan empat hari yang berlangsung di Rindam XIV Hasanuddin ini, tegas MYL, merupakan ruang pembinaan krusial untuk memperkuat karakter kepemimpinan dan meningkatkan kapasitas para kepala desa demi pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Yusran menegaskan bahwa retret dan jambore ini bukan sekadar pertemuan biasa.
“Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan, tetapi ruang pembinaan untuk memperkuat karakter kepemimpinan para kepala desa,” ujarnya. Ia melanjutkan dengan visi yang jelas untuk para pemimpin desa. “Kita ingin kepala desa semakin disiplin, semakin kompak, dan semakin siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambah MYL.
Bupati yang memimpin Pangkep selama dua periode ini juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas kepala desa melalui pembekalan dan pelatihan yang diberikan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, manfaat yang didapat sangat beragam. “Retret dan jambore ini memberikan banyak manfaat, mulai dari pembentukan mental, peningkatan kecakapan, sampai penanaman nilai nilai kepemimpinan yang modern,” tuturnya.
Optimisme terpancar dari harapan MYL agar kegiatan ini mampu membawa perubahan nyata. “Kami berharap peserta kembali ke daerah masing masing dengan semangat baru dan gagasan baru untuk membangun desa,” jelasnya. Ia juga turut mengapresiasi adanya penghargaan, pin, serta pemilihan proposal terbaik yang akan didukung langsung oleh Pemerintah Provinsi, menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung inovasi di tingkat desa.
MYL berharap kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini dapat memberi hasil nyata bagi peningkatan kualitas tata kelola desa. “Harapan kita sederhana: kepala desa semakin berkualitas, semakin responsif, dan membawa desanya semakin maju. Dengan sinergi dan kekompakan, kita yakin desa desa di Sulawesi Selatan termasuk Pangkep akan semakin berkembang,” tutupnya, menandaskan pentingnya kolaborasi untuk kemajuan daerah.
Sementara itu, dari kalangan peserta, Kepala Desa Tampaang, Aspar, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya dapat mengikuti kegiatan retret dan Jambore Kepala Desa se Sulsel. Menurutnya, retret ini memberi banyak pengalaman baru, terutama dalam hal kedisiplinan, kepemimpinan, dan membangun karakter sebagai kepala desa.
Aspar menilai, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kepala desa, khususnya yang berasal dari wilayah kepulauan seperti Liukang Kalmas, sebuah wilayah terpencil yang kerap menghadapi tantangan unik.
“Bagi kami yang berada di wilayah terpencil dan kepulauan, pembekalan seperti ini sangat penting. Banyak hal yang bisa kami pelajari untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, mulai dari manajemen pemerintahan desa hingga cara menyusun program yang lebih efektif,” jelas Aspar.
Jambore kepala desa ini berlangsung di Rindam XIV Hasanuddin dan dibuka langsung oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, pada Jumat (12/12). Acara penting ini turut dihadiri oleh Kepala Daerah serta jajaran Forkopimda Sulawesi Selatan, menunjukkan dukungan kuat dari berbagai pihak terhadap peningkatan kapasitas kepemimpinan desa di seluruh provinsi.

