LINTAS-KHATULISTIWA.COM. Pangkep, 10 November 2025 – Ruang sidang utama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan pada Senin sore dengan suasana khidmat dan penuh tanggung jawab. Bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan sebuah panggung demokrasi di mana masa depan Pangkep mulai dirancang: Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.
Dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Pangkep, Andi Ilham Zainuddin, rapat ini menjadi penanda dimulainya babak krusial dalam menentukan arah pembangunan daerah untuk satu tahun ke depan. Dalam sambutan pembukanya, Andi Ilham mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT. “Puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga kita dapat menghadiri rapat paripurna dalam rangka mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026,” ujarnya dengan suara mantap, menggarisbawahi pentingnya momen ini.
Kehadiran jajaran pemerintah daerah, mulai dari Wakil Bupati Pangkep, Sekretaris Daerah, para Staf Ahli, Asisten Daerah, Pimpinan Perangkat Daerah, Kepala Bagian, hingga para Camat, menggambarkan keseriusan dan kolaborasi lintas sektor. Suasana formal namun intens terasa kuat, diperkuat oleh pantauan ketat dari insan pers yang turut meliput jalannya sidang paripurna ini, menjamin transparansi dan akuntabilitas publik. Dengan jumlah anggota DPRD yang memenuhi kuorum, dan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim,” Andi Ilham secara resmi membuka rapat, menyatakan sidang terbuka untuk umum – sebuah komitmen nyata terhadap proses pemerintahan yang transparan.
Inti dari rapat paripurna ini adalah penyampaian pandangan umum dari masing-masing fraksi, sebuah manifestasi dari fungsi pengawasan dan legislasi DPRD. Satu per satu, juru bicara fraksi naik ke podium, membawa aspirasi konstituen dan hasil kajian mendalam terhadap draf APBD 2026.
Dimulai dengan Fraksi Partai Nasional Demokrat yang diwakili oleh H. Mantiri Mashud Hadade, SH, pandangan fraksi-fraksi bukan sekadar formalitas, namun sebuah manifestasi konkret dari “check and balance” yang vital dalam sistem pemerintahan daerah. Disusul oleh Fraksi Partai Golongan Karya melalui Budiamin, SE, kemudian Fraksi Partai Gerindra oleh Rahmat, S.Sos, dan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan melalui Syamsinar, setiap kata yang terucap adalah kritisi konstruktif, masukan berharga, dan bahkan tantangan untuk menyempurnakan rancangan anggaran.
Pandangan berikutnya datang dari Fraksi Partai Demokrat yang diwakili Andika Putra, S.A.P, Fraksi Amanat Bangsa oleh Ahmad Ikram, S.Pd., M.Pd, serta Fraksi Perjuangan Rakyat yang diwakili oleh Muhammad Aidil. Mereka menelisik setiap angka, setiap pos anggaran, memastikan bahwa alokasi dana tidak hanya tepat sasaran tetapi juga berpihak pada kepentingan luas masyarakat Pangkep. Ini adalah tanggung jawab politik yang diemban setiap fraksi, demi memastikan pengelolaan anggaran daerah berjalan efektif, transparan, dan pada akhirnya, membawa kesejahteraan bagi seluruh warga.
Di balik setiap angka dan tabel dalam Ranperda APBD 2026, tersemat harapan jutaan warga Pangkep. Anggaran ini akan menjadi tulang punggung bagi berbagai program pembangunan: mulai dari infrastruktur jalan dan jembatan yang menghubungkan pelosok desa, peningkatan kualitas pendidikan bagi generasi muda, penyediaan layanan kesehatan yang merata, hingga stimulus bagi geliat ekonomi lokal yang menopang kehidupan masyarakat. Proses panjang penyusunan dan pembahasan APBD ini adalah cerminan dari komitmen pemerintah daerah dan DPRD dalam mewujudkan visi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Usai seluruh fraksi menyampaikan pandangannya, Ketua DPRD Pangkep, Andi Ilham Zainuddin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tulus. “Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD, kami menyampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati beserta jajaran pemerintah daerah serta seluruh hadirin yang telah mengikuti jalannya rapat paripurna hari ini,” tutup Andi Ilham, mengakhiri sesi penting ini dengan semangat kebersamaan.
Dengan mengucapkan “Alhamdulillahi rabbil ‘alamin,” rapat paripurna DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan resmi ditutup. Meskipun satu tahapan telah usai, perjalanan pembahasan APBD 2026 masih panjang. Pandangan umum fraksi-fraksi ini akan menjadi pijakan penting bagi tim anggaran pemerintah daerah dan alat kelengkapan DPRD untuk menyempurnakan rancangan ini, menjadikannya anggaran yang benar-benar transformatif bagi Kabupaten Pangkep.

