Close Menu
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dekat dengan Petani, Bhabinkamtibmas Ma’rang Dampingi Warga Alesipitto Awasi Dana Pembangunan Sulsel

Oktober 11, 2026

Wujud Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Ma’rang Turun ke Pasar Bonto-Bonto, Pastikan Aktivitas Warga Aman dan Lancar

Oktober 11, 2026

Seorang Perempuan Jatuh ke Empang Bersama Motornya di Lorong Majelling, Bone – Segeri Pangkep

Oktober 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Dekat dengan Petani, Bhabinkamtibmas Ma’rang Dampingi Warga Alesipitto Awasi Dana Pembangunan Sulsel
  • Wujud Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Ma’rang Turun ke Pasar Bonto-Bonto, Pastikan Aktivitas Warga Aman dan Lancar
  • Seorang Perempuan Jatuh ke Empang Bersama Motornya di Lorong Majelling, Bone – Segeri Pangkep
  • POLISI BERSAMA MASYARAKAT DI JANTUNG KOTA PANGKEP
  • POLISI BERSAMA MASYARAKAT: Patroli Humanis Polsek Bungoro Rangkul Remaja di Malam Hari
  • PELUKAN DARI SEBERANG PULAU: Kapolsek Liukang Tangaya Jenguk Anak Buah di RS Pelamonia Makassar
  • Polsek Mandalle Gelar Patroli Sore Hari Untuk Jaga Kamtibmas
  • Pengawalan Humanis Polsek Segeri, Pastikan Momen Bahagia Warga Berjalan Aman dan Tertib
Facebook X (Twitter) Instagram
Lintas KhatulistiwaLintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Beranda » Teror Yahukimo Tak Berujung: Kisah Berdarah Ambotang, Korban Brutalitas KKB di Dekai
Berita

Teror Yahukimo Tak Berujung: Kisah Berdarah Ambotang, Korban Brutalitas KKB di Dekai

Muhammad Taslim.SHBy Muhammad Taslim.SHOktober 24, 2025Tidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Papua-, Di tengah upaya pemerintah dan aparat keamanan yang intensif untuk menciptakan kedamaian di Bumi Cenderawasih, aksi teror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terus menjadi bayangan gelap, khususnya di Yahukimo. Daerah yang seharusnya menjadi pusat pertumbuhan di Papua Pegunungan ini, sekali lagi tercoreng oleh darah warga sipil yang tak berdosa.

Peristiwa yang menimpa Ambotang (52), seorang perantau asal Bugis yang mencari nafkah di Distrik Dekai, Kamis (23/10/2025), bukan sekadar insiden kriminal biasa. Ini adalah penembusan garis merah kemanusiaan dan sebuah pesan brutal yang ditujukan kepada warga non-pribumi, menegaskan bahwa ancaman terhadap keamanan di wilayah tersebut masih sangat nyata dan personal.

Jalan Sosial, Distrik Dekai, yang biasanya ramai dengan aktivitas perdagangan kecil, seketika menjadi saksi bisu kebrutalan yang tak disangka. Menurut keterangan saksi mata, Ambotang sedang duduk santai di depan kiosnya, menjalani rutinitas harian, ketika dua pria tak dikenal, yang diidentifikasi sebagai terduga warga asli Yahukimo, muncul dan menyerang tanpa peringatan.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Resmikan 11 Ekosistem Hilirisasi Nikel Rp.180 Triliun dan Lepas Ekspor Perdana Baterai EV di IWIP Maluku Utara

Serangan itu berlangsung cepat dan sangat sadis. Dua pelaku menggunakan kapak untuk melukai korban secara membabi buta. Ambotang didera luka parah di tiga titik vital: leher, siku, dan rusuk kiri.

“Korban mengalami pendarahan hebat dan luka menganga akibat sabetan kapak. Ini menunjukkan intensitas serangan yang memang bertujuan melumpuhkan atau bahkan membunuh,” ujar sumber di RSUD Dekai, tempat Ambotang kini menjalani perawatan intensif untuk menyelamatkan nyawanya.

Setelah melampiaskan aksinya yang biadab tersebut, kedua pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban yang terkapar, serta meninggalkan barang bukti berupa kapak dan sepasang sandal yang kini diamankan oleh aparat keamanan.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, merilis pernyataan keras menanggapi serangan ini. Ramadhani mengecam tindakan tersebut sebagai aksi biadab yang tidak dapat ditoleransi, terutama karena menargetkan warga sipil yang tidak terlibat dalam konflik.

Baca Juga:  Mamfaatkan Pekarangan Rumah dengan Pohon Pisang Raja

“Kami sangat mengecam aksi brutal yang menimpa saudara Ambotang. Pelaku penyerangan ini diduga kuat terafiliasi dengan simpatisan KKB Kodap XVI Yahukimo,” tegas Brigjen Faizal.

Penargetan warga sipil, khususnya para pedagang dari luar Papua (sering disebut pendatang), telah menjadi ciri khas dalam pola teror KKB di Yahukimo. Kelompok ini memanfaatkan ketegangan etnis dan sosial untuk menciptakan ketakutan massal, memaksa warga untuk meninggalkan wilayah tersebut, dan mengganggu stabilitas ekonomi lokal.

Aparat keamanan kini tengah melakukan pengejaran intensif terhadap kedua pelaku. Pengamanan barang bukti berupa kapak dan sandal diharapkan dapat membantu proses identifikasi dan penangkapan, meskipun medan dan dukungan jaringan simpatisan sering kali menjadi tantangan besar.

Kasus Ambotang adalah cerminan tragis dari kerentanan warga sipil di zona konflik. Mereka adalah tulang punggung perekonomian kecil di Dekai, yang sehari-hari harus memilih antara mencari nafkah dan keselamatan diri.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas laksanakan giat sambang pada malam hari untuk sampaikan himbauan Kamtibmas

Kekerasan sporadis, seperti penyerangan ini, menunjukkan kegagalan KKB untuk membedakan antara lawan bersenjata dan masyarakat biasa. Mereka telah murni menjadi kelompok kriminal yang menggunakan kekerasan demi menciptakan disrupsi, alih-alih memperjuangkan tujuan politik secara bermartabat.

Operation Damai Cartenz, yang bertugas menindak tuntas kelompok bersenjata, menghadapi dilema sulit: bagaimana menumpas KKB tanpa menimbulkan korban sipil, sekaligus melindungi warga non-pribumi yang menjadi target empuk.

Nyawa Ambotang saat ini berada di ujung tanduk. Sementara itu, insiden ini kembali menyalakan alarm peringatan bagi seluruh warga di Yahukimo, bahwa teror yang dipaksakan oleh kelompok bersenjata ini belum berakhir. Perlindungan terhadap warga sipil yang bekerja dan menetap di jantung konflik Papua harus menjadi prioritas utama negara, agar kisah berdarah seperti yang dialami Ambotang tidak terulang lagi.

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Muhammad Taslim.SH
  • Website

Related Posts

Dekat dengan Petani, Bhabinkamtibmas Ma’rang Dampingi Warga Alesipitto Awasi Dana Pembangunan Sulsel

Oktober 11, 2026

Wujud Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Ma’rang Turun ke Pasar Bonto-Bonto, Pastikan Aktivitas Warga Aman dan Lancar

Oktober 11, 2026

Seorang Perempuan Jatuh ke Empang Bersama Motornya di Lorong Majelling, Bone – Segeri Pangkep

Oktober 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dekat dengan Petani, Bhabinkamtibmas Ma’rang Dampingi Warga Alesipitto Awasi Dana Pembangunan Sulsel

Oktober 11, 2026
Don't Miss

Dekat dengan Petani, Bhabinkamtibmas Ma’rang Dampingi Warga Alesipitto Awasi Dana Pembangunan Sulsel

By Muhammad Taslim.SHOktober 11, 2026

PANGKEP, Lintas-Khatulistiwa.com – Wujud nyata kedekatan Polri dengan masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang, Aiptu H. Abdul Rasyid,…

Wujud Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Ma’rang Turun ke Pasar Bonto-Bonto, Pastikan Aktivitas Warga Aman dan Lancar

Oktober 11, 2026

Seorang Perempuan Jatuh ke Empang Bersama Motornya di Lorong Majelling, Bone – Segeri Pangkep

Oktober 11, 2026

POLISI BERSAMA MASYARAKAT DI JANTUNG KOTA PANGKEP

Oktober 11, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

LINTAS KHATULISTIWA
LINTAS KHATULISTIWA

Penerbit: PT Sultan Lintas Media
SK Kemenkumham Nomor: AHU-042606.AH.01.30.Tahun 2024
Nomor Induk Berusaha (NIB): 707240021485
NPWP: 21.251.427.7-809.000

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

Dekat dengan Petani, Bhabinkamtibmas Ma’rang Dampingi Warga Alesipitto Awasi Dana Pembangunan Sulsel

Oktober 11, 2026

Wujud Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Ma’rang Turun ke Pasar Bonto-Bonto, Pastikan Aktivitas Warga Aman dan Lancar

Oktober 11, 2026

Seorang Perempuan Jatuh ke Empang Bersama Motornya di Lorong Majelling, Bone – Segeri Pangkep

Oktober 11, 2026
Most Popular

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024
© 2026 LINTAS KHATULISTIWA by Rhynaldking.
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.