LIINTAS-KHATULISTIWA.COM. Lampung– Tragedi terjadi di Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, saat tiga anggota polisi tewas dalam penggerebekan operasi judi sabung ayam ilegal. Korban telah diidentifikasi sebagai Iptu Lusiyanto, Kepolsek Negara Batin, bersama bawahannya Bripka Petrus dan Bripda Ghalib.
Menurut Kombes Yuni Iswandari, Kepala Bidang Humas Polda Lampung, tim yang terdiri dari 17 petugas dari Polres Way Kanan dikerahkan ke lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, mereka disambut dengan tembakan dari orang tak dikenal. Belum diketahui secara pasti bagaimana kronologi baku tembak tersebut.
Laporan awal menunjukkan bahwa para petugas tersebut kemungkinan telah ditembak oleh anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI). Menanggapi hal ini, tim investigasi gabungan yang terdiri dari personel dari Kepolisian Daerah Lampung dan Korem 043 Garuda Hitam telah dibentuk. Investigasi tersebut dipimpin bersama oleh Kapolda Lampung, Irjen Helmy Santika, dan Komandan Korem 043 Garuda Hitam, Brigjen Rikas Hidayatullah.
Brigjen Rikas Hidayatullah menjanjikan kerja sama penuh dari TNI dan menegaskan bahwa siapa pun personel militer yang kedapatan terlibat akan menghadapi konsekuensi berat.
“Kami dari TNI menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas kejadian ini. Semoga ketiga anggota polisi yang gugur saat bertugas diberikan ketabahan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Brigjen Rikas. “Saya juga ingin menyampaikan apabila memang ada keterlibatan anggota kami dalam kejadian ini, tentu akan ada sanksi tegas yang dijatuhkan. Namun demikian, kami mohon waktu agar proses penyidikan ini dapat terungkap sejelas-jelasnya.”
Penyelidikan saat ini sedang berlangsung untuk menentukan keadaan sebenarnya di balik insiden tersebut dan untuk mengidentifikasi para pelaku yang bertanggung jawab atas kematian tiga petugas polisi tersebut. Satuan tugas gabungan berkomitmen untuk mengungkap kebenaran dan memastikan keadilan ditegakkan.

