Close Menu
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dugaan Penggelapan Gaji Personil Kebersihan DLH Pangkep Mencuat, Rp 291 Juta Belum Diterima

Januari 25, 2026

Jamin Rasa Aman, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tonasa Amankan Ibadah Rutin Mingguan di Gereja POUK Tonasa

Januari 25, 2026

Unit Resmob Polda Sulsel Amankan Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Terhadap Sopir Taksi Online

Januari 25, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Dugaan Penggelapan Gaji Personil Kebersihan DLH Pangkep Mencuat, Rp 291 Juta Belum Diterima
  • Jamin Rasa Aman, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tonasa Amankan Ibadah Rutin Mingguan di Gereja POUK Tonasa
  • Unit Resmob Polda Sulsel Amankan Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Terhadap Sopir Taksi Online
  • Oknum TNI AL Terlibat Perkelahian di Melonguane, Koarmada VIII Manado Sampaikan Permohonan Maaf
  • Bhabinkamtibmas Tompo Bulu Bersama Personel BKO Polres Pangkep Bagikan Sembako, Wujud Terima Kasih Kapolres kepada Warga
  • Kapolres Pangkep Pimpin langsung ‘Bakti ATR” Bersihkan Jalur Pendakian Gunung Bulusaraung dan Lingkungan Desa Tompobulu
  • Doa Bersama Mengakhiri Operasi SAR Pesawat ATR di Sulsel: Misi Kemanusiaan yang Selesai
  • Kapolsek Segeri Bersama Personel Sigap Atasi Pohon Tumbang, Akses Jalan Poros Bonto Matene Kembali Normal
Facebook X (Twitter) Instagram
Lintas KhatulistiwaLintas Khatulistiwa
Demo
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Beranda » Prajurit TNI UNIFIL Diserang Israel, Ini Respon RI hingga Amerika Serikat
TNI-POLRI

Prajurit TNI UNIFIL Diserang Israel, Ini Respon RI hingga Amerika Serikat

Muhammad Taslim.SHBy Muhammad Taslim.SHOktober 12, 2024Updated:November 6, 2024Tidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta – Dua prajurit TNI yang bertugas di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) terkena tembakan tentara Israel atau IDF di Lebanon selatan pada Kamis, 10 Oktober 2024. Menurut Kepala Pusat Penerangan atau Kapuspen TNI Mayor Jenderal Hariyanto, peristiwa itu terjadi di Tower Pengamatan Naquora, ketika IDF terlibat kontak tembak dengan Hizbullah.

Naquora merupakan salah satu titik pos yang dijaga oleh TNI. Di pos itu, ada personil pengamat situasi dari militer Indonesia yang bertugas di Lebanon. Dalam kontak tembak antara IDF dan Hizbullah itu, dia menyebut dua prajurit TNI terkena tembakan salah sasaran dari militer Israel. Peluru itu, katanya, mengenai tower pengamatan yang dihuni oleh prajurit TNI.

Dalam sebuah pernyataan, UNIFIL mengatakan bahwa setiap serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional. Organisasi penjaga perdamaian, yang terdiri dari sekitar 10.000 pasukan penjaga perdamaian dari 50 negara dan didirikan pada tahun 1978. Pasukan Israel sengaja menembaki posisinya di sepanjang perbatasan.

Juru bicara UNIFIL Andrea Tenenti mengatakan bahwa serangan itu merupakan perkembangan yang sangat serius. Tenenti menjelaskan bahwa Israel sebelumnya telah meminta pasukan penjaga perdamaian untuk pindah dari “posisi tertentu” di dekat perbatasan. “Tetapi kami memutuskan untuk tetap tinggal karena penting bagi bendera PBB untuk berkibar di selatan Lebanon,” ujar Tenenti.

“Jika situasi menjadi tidak memungkinkan bagi misi untuk beroperasi di Lebanon selatan, Dewan Keamanan akan memutuskan bagaimana cara melanjutkannya,” katanya. “Saat ini, kami bertahan, kami berusaha melakukan apa pun yang kami bisa untuk memantau dan memberikan bantuan,” ujarnya.

Baca Juga:  Menteri ATR/BPN Temui Kapolri Untuk Kerjasama Berantas Mafia Tanah Tanpa Toleransi

Berikut adalah respon sejumlah negara atas serangan tentara Israel ke UNIFIL:

Indonesia

Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi pada Kamis 10 Oktober 2024 mengecam keras serangan tentara Israel (IDF) di Lebanon Selatan yang melukai 2 personil pasukan perdamaian PBB asal Indonesia. Dalam rilis yang diterima Tempo pada Kamis malam, Retno mengatakan kedua prajurit TNI yg tergabung dalam UNIFIL tersebut mengalami luka ringan ketika menjalankan tugas pemantauan di menara pemantau di markas kontingen Indonesia di Naqoura.

“Kedua personil tsb segera memperoleh perawatan di rumah sakit terdekat dan saat ini dalam kondisi baik. Luka yang dialami kedua personel tersebut berasal dari luncuran peluru berasal dari tank Merkava IDF,” kata Retno di sela-sela KTT ASEAN yang sedang berlangsung di Laos.

Retno mengatakan sudah berkomunikasi langsung dg komandan kontingen Garuda FHQSU (Force Headquarter Support Unit). “Indonesia mendesak dilakukannya penyelidikan atas serangan tersebut dan pelakunya dimintai pertanggungjawaban,” ujar Retno.

Retno mengingatkan kepada IDF mengenai pentingnya penghormatan terhadap pasukan dan properti UNIFIL dan memastikan keselamatan dan keamanan personil UNIFIL. “Indonesia tegaskan serangan apapun terhadap peacekeepers adalah pelanggaran berat hukum humaniter internasional dan resolusi DK PBB 1701 sebagai dasar mandat UNIFIL,” Retno menegaskan.

Ia juga meminta semua pihak utk menjamin dihormatinya inviolability (tidak dapat dilanggarnya) wilayah PBB dalam segala waktu dan keadaan.

Baca Juga:  Korem 141/Toddopuli menggelar simulasi penanganan konflik sosial

Perancis
Kementerian Eropa dan Luar Negeri mengutuk serangan itu dan mengatakan pihaknya sedang menunggu penjelasan dari Israel mengapa serangan itu terjadi.

“Prancis menyampaikan kekhawatiran mendalam menyusul tembakan Israel yang mengenai Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) dan mengutuk segala serangan terhadap keamanan UNIFIL,” kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan.

“Perlindungan pasukan penjaga perdamaian merupakan kewajiban yang berlaku bagi semua pihak yang berkonflik,” pernyataan tersebut menambahkan.

Spanyol
Kementerian Luar Negeri Spanyol menyebut serangan itu sebagai pelanggaran berat hukum internasional. “Pemerintah Spanyol mengutuk keras tembakan Israel yang menghantam markas UNIFIL di Naqoura,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa keamanan pasukan penjaga perdamaian terjamin.

Irlandia
Perdana Menteri Simon Harris mengutuk serangan tersebut. “Setiap penembakan di sekitar pasukan atau fasilitas UNIFIL adalah tindakan yang gegabah dan harus dihentikan,” katanya.

Irlandia memiliki sekitar 370 tentara dalam misi penjaga perdamaian.

Uni Eropa
Kepala kebijakan luar negeri Josep Borrell mengatakan serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian, yang posisinya sudah diketahui, adalah tindakan yang tidak dapat diterima dan tidak dapat dibenarkan. “Dua anggota Blue Helmets telah terluka dan ini tidak dapat diterima. Setiap serangan yang disengaja terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran berat terhadap Hukum Humaniter Internasional dan Resolusi 1701 DK PBB: Israel memiliki kewajiban untuk menghormati keduanya. Akuntabilitas penuh diperlukan,” tulis Borrell di X.

Israel
Militer Israel mengatakan pasukannya melepaskan tembakan di dekat UNIFIL setelah menginstruksikan pasukan PBB di daerah tersebut untuk tetap berada di tempat yang dilindungi. Dikatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pejuang Hizbullah beroperasi dari dalam dan dekat wilayah sipil di Lebanon selatan, termasuk wilayah dekat pos UNIFIL.

Baca Juga:  Kasad Bagikan Sepatu PDL Terbaru dan Perlengkapan Lainnya untuk Prajurit Kodim 1421/Pangkep

“IDF beroperasi di Lebanon selatan dan menjaga komunikasi rutin dengan UNIFIL,” kata militer Israel, menggunakan akronim untuk Pasukan Pertahanan Israel.

Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, mengatakan bahwa ia merekomendasikan agar pasukan penjaga perdamaian dipindahkan lima kilometer ke utara “selama situasi di sepanjang Garis Biru masih belum stabil akibat agresi Hizbullah”.

Amerika Serikat
Gedung Putih sangat prihatin dengan laporan Israel yang menembaki markas pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon selatan, kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional. “Kami memahami bahwa Israel tengah melakukan operasi terarah di dekat Garis Biru untuk menghancurkan infrastruktur Hizbullah yang dapat digunakan untuk mengancam warga Israel,” kata juru bicara tersebut, mengacu pada garis demarkasi antara Israel dan Lebanon. “Sementara mereka melakukan operasi ini, sangat penting bahwa mereka tidak mengancam keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian PBB.”

Italia
Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto menyebut serangan terhadap pangkalan UNIFIL “sama sekali tidak dapat diterima”. “Ini bukan kesalahan dan kecelakaan,” kata Crosetto dalam konferensi pers.

“Hal ini dapat dianggap sebagai kejahatan perang dan merupakan pelanggaran serius terhadap hukum militer internasional,” katanya.

Ia menambahkan bahwa ia telah memanggil duta besar Israel untuk meminta penjelasan mengenai serangan tersebut.

AL JAZEERA

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Muhammad Taslim.SH
  • Website

Related Posts

Letkol Inf.Fajar Pimpin Apel Pengesahan personil TNI/Polri dalam rangka pengawalan dan pengamana logisgik Pilkada 2024

November 22, 2024

Letkol Inf Fajar, Dandim 1421/Pangkep.Zoom Meeting peluncuran Gugus Tugas Polri dalam mendukung ketahanan pangan

November 21, 2024

Lettu Inf Pattola Aras Danramil 1421-06/Segeri Kodim 1421/Pangkep dalam Program Ketahanan Pangan

November 21, 2024
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Mahfud MD: Berdemokrasi dan Menegakkan Hukum Perlu Kesabaran

Maret 14, 2023
Don't Miss
Berita

Dugaan Penggelapan Gaji Personil Kebersihan DLH Pangkep Mencuat, Rp 291 Juta Belum Diterima

By Muhammad Taslim.SHJanuari 25, 2026

Pangkep. .LINTAS-KHATULISTIWA.COM | – Kasus dugaan penggelapan gaji yang melibatkan Bendahara Dinas Lingkungan Hidup (DLH)…

Jamin Rasa Aman, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tonasa Amankan Ibadah Rutin Mingguan di Gereja POUK Tonasa

Januari 25, 2026

Unit Resmob Polda Sulsel Amankan Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Terhadap Sopir Taksi Online

Januari 25, 2026

Oknum TNI AL Terlibat Perkelahian di Melonguane, Koarmada VIII Manado Sampaikan Permohonan Maaf

Januari 24, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

Dugaan Penggelapan Gaji Personil Kebersihan DLH Pangkep Mencuat, Rp 291 Juta Belum Diterima

Januari 25, 2026

Jamin Rasa Aman, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tonasa Amankan Ibadah Rutin Mingguan di Gereja POUK Tonasa

Januari 25, 2026

Unit Resmob Polda Sulsel Amankan Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Terhadap Sopir Taksi Online

Januari 25, 2026
Most Popular

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024
© 2026 LINTAS KHATULISTIWA by WEBPro.
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.