LINTAS-KHATULISTIWA.COM. Pangkep, – Pada hari Rabu, 3 Desember 2025, suasana kekeluargaan menyelimuti Rumah Adat Balla Lompoa di Kampung Mandar, Kelurahan Labakkang, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep. Momen penting ini menjadi saksi penutupan rangkaian kegiatan adat Mappalili tahun 2025, dengan digelarnya acara Laporan Pertanggungjawaban dan Pembubaran Panitia Pelaksana Mappalili Adat Labakkang.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Labakkang Aiptu Sudirman dan Babinsa Sertu Jusmanto, menandai kuatnya sinergitas TNI–Polri dalam mendukung dan mengawal kegiatan kemasyarakatan serta pelestarian budaya lokal. Kedua aparat ini hadir bukan hanya sebagai pengamat, melainkan sebagai bagian integral dari upaya memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Acara yang dilaksanakan di jantung budaya Labakkang, Rumah Adat Balla Lompoa, ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk para tokoh adat, tokoh masyarakat, dan seluruh anggota panitia pelaksana. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk transparansi penuh atas seluruh kegiatan dan pengelolaan dana selama pelaksanaan Mappalili Adat Labakkang tahun 2025.
Panitia menyampaikan laporan pertanggungjawaban secara rinci, diikuti dengan proses pembubaran resmi.
Kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa secara langsung menegaskan komitmen TNI dan Polri untuk selalu berada di tengah masyarakat, mendukung setiap inisiatif positif yang bertujuan memajukan daerah dan menjaga warisan leluhur. Sinergitas ini menjadi pilar penting dalam menciptakan lingkungan yang harmonis, di mana tradisi dapat terus hidup berdampingan dengan ketertiban dan keamanan.
Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar, diwarnai suasana keakraban dan penuh kekeluargaan.
Momen perayaan Mappalili Adat bukan sekadar upacara, melainkan cerminan identitas dan warisan budaya yang harus terus dijaga dan diteruskan kepada generasi mendatang, dengan dukungan penuh dari seluruh pihak, termasuk aparat keamanan.
.

