LINTAS-KHATULISTIWA.COM. Pangkep — Di tengah kepadatan jalur vital Jalan Poros Tonasa 2, Minasa Te’ne, Kabupaten Pangkep, personel Polsek Bungoro sekali lagi menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak mengenal sekat yurisdiksi. Respons cepat dan kepedulian tinggi menjadi bukti nyata komitmen Polri terhadap keselamatan masyarakat, meskipun insiden kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terjadi pada Minggu (23/11/25) tersebut berada di luar batas wilayah administrasi Polsek Bungoro.
Kejadian berawal saat personel Polsek Bungoro yang dipimpin oleh Ka SPK 2 Aiptu Syarifuddin, bersama piket fungsi, sedang dalam perjalanan kembali menuju Mapolsek. Mereka baru saja menuntaskan tugas rutin pemantauan kegiatan ibadah mingguan di Gereja Tonasa 2.
Di tengah perjalanan, pandangan mereka tertuju pada keramaian mendadak di Jalan Poros Tonasa 2, tepatnya di wilayah Bontoa, Minasa Te’ne. Insting profesional segera mengambil alih. Ternyata, keramaian itu adalah lokasi kecelakaan yang melibatkan tabrakan dua unit sepeda motor.
Tanpa menunggu instruksi lebih lanjut, tim langsung bergerak cepat. Langkah pertama yang dilakukan adalah mengamankan lokasi kejadian (TKP), memastikan jalur lalu lintas tetap terkendali, dan menjaga status quo agar tidak ada bukti yang rusak sebelum tim Unit Laka Lantas tiba.
“Kami dalam perjalanan pulang dari memantau kegiatan ibadah di Gereja Tonasa 2, kemudian melihat ada kecelakaan. Kami langsung turun mengamankan TKP dan menghubungi Unit Laka Lantas Polres Pangkep untuk dilakukan olah TKP,” jelas Aiptu Syarifuddin.
Kecelakaan tersebut diketahui menyebabkan kedua pengendara sepeda motor mengalami luka-luka. Prioritas utama kemudian dialihkan pada penanganan korban.
Dengan dibantu warga sekitar, personel Polsek Bungoro segera mengevakuasi kedua korban ke mobil ambulans yang disiapkan di lokasi. Korban laka lantas segera dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif, memastikan nyawa dan kondisi mereka tertangani secepat mungkin. Tindakan evakuasi yang sigap ini merupakan cerminan kesiapsiagaan anggota Polri di lapangan.
Kapolsek Bungoro, Kompol Ridwan Saenong, SH, MH, membenarkan kejadian tersebut dan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif personelnya. Kompol Ridwan menegaskan bahwa tindakan cepat tersebut adalah manifestasi dari filosofi pelayanan Polri.
“Benar terjadi laka lantas, namun kejadiannya bukan di wilayah Bungoro. Tapi karena personel kami yang pertama melihat, mereka langsung mengamankan TKP dan menghubungi Polsek setempat,” ujar Kapolsek, menanggapi pertanyaan mengenai batas wilayah.
Kompol Ridwan Saenong penekanan yang kuat, menunjukkan esensi pengabdian Bhayangkara:
“Polri harus selalu hadir di tengah masyarakat. Ketika melihat ada kejadian, maka Polri wajib tanggap. Itu adalah tanggung jawab kami, di mana pun lokasinya.” ujarnya.

