PANGKEP, Lintas-Khatulistiwa.com — Bukan dengan bentakan, tapi dengan senyuman dan sapaan hangat. Itulah cara personel Polsek Bungoro menjaga kampung halamannya.
Di saat sebagian warga sudah terlelap, dua sosok polisi masih setia menyusuri pemukiman. Sabtu malam, 10 Oktober 2026, Ka SPK 1 Aiptu Syarifuddin bersama Aiptu Nasrullah melaksanakan patroli malam hingga dini hari. Bukan untuk mencari kesalahan, tapi untuk memastikan semua warga merasa aman.
Di sebuah sudut pemukiman, mereka menemukan sekelompok remaja yang masih berkumpul. Tak ada pengusiran. Yang ada hanya dialog.
Aiptu Syarifuddin dan Aiptu Nasrullah duduk bersama, mengobrol layaknya kakak dengan adiknya. Mereka mendengarkan cerita para pemuda, lalu menyelipkan pesan-pesan kebaikan.
“Jaga kampungta sama-sama, nak. Jangan balap liar, bahaya untuk dirita dan orang lain. Kalau ada yang mencurigakan, langsung hubungi kami. Kita ini keluarga,” pesan mereka dengan humanis.
Ajakan itu disambut anggukan para remaja. Patroli yang awalnya dikira menakutkan, justru terasa seperti kehadiran kakak yang peduli.
Kapolsek Bungoro AKP H. Syaifuddin,S.Sos., M.M.,M.Si. mengatakan, pendekatan humanis memang menjadi kunci utama.
“Personel kami terus melakukan patroli dan menyambangi masyarakat, termasuk para pemuda yang masih berkumpul hingga dini hari. Kami memberikan imbauan secara humanis agar bersama-sama menjaga kamtibmas dan tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum,” ujar Kapolsek.
Menurutnya, keamanan bukan hanya tugas polisi. Keamanan adalah kerja bersama.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Dengan adanya sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Bungoro senantiasa aman, tertib dan kondusif,” pungkasnya.
Karena sejatinya, Polisi adalah kita. Kita adalah Polisi. Bersama Polisi, bersama masyarakat, Pangkep aman.
Editor: Taslim Al Faqir

