PANGKEP – Muhammad Taslim.SH. Pimpinan Redaksi Lintas-Khatulistiwa.com. Mengucapkan Duka mendalam serta selamat Jalan Kepada Ala marhum Lettu (Anumerta) Fauzi Ahmad Zulkarnain, S.Tr (Han), gugur dalam tugas mulianya, membela kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) duka mendalam menyelimuti keluarga besar Tentara Nasional Indonesia dan seluruh rakyat Indonesia. Pada hari Sabtu, 11 Oktober 2025, salah satu putra terbaik bangsa, Letnan Satu Anumerta (Lettu) Fauzi Ahmad Zulkarnain, S.Tr (Han), gugur dalam tugas mulianya, membela kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tanah Papua. Letda Fauzi, seorang perwira muda yang sarat akan semangat patriotisme, mengukir namanya dalam tinta emas sejarah perjuangan bangsa, kini dikenang sebagai Pahlawan Kusuma Bangsa.
Peristiwa tragis yang merenggut nyawa Lettu Fauzi Ahmad Zulkarnain terjadi di wilayah Kiwirok, Papua. Kala itu, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 753, di mana almarhum tergabung, terlibat kontak tembak sengit dengan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM). Dalam insiden tak terhindarkan tersebut, sebuah peluru mengenai bagian kepala Letda Fauzi, menyebabkan ia meninggal dunia di lokasi kejadian. Kepergiannya yang mendadak dan heroik ini meninggalkan luka mendalam bagi rekan rekan seperjuangan, keluarga, serta seluruh bangsa Indonesia yang kehilangan salah satu penjaga kedaulatan terbaiknya.
Almarhum Lettu (Anumerta) Fauzi Ahmad Zulkarnain merupakan perwira muda TNI lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2023. Ia adalah bukti nyata bahwa semangat patriotisme dan pengabdian kepada negara terus tumbuh subur di kalangan generasi muda Indonesia. Fauzi adalah putra terbaik dari Sulawesi Selatan, lahir dan besar di Kampung Ma’rang, Kelurahan Ma’rang, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep. Sejak muda, cita citanya adalah menjadi prajurit yang gagah berani, mengabdi untuk menjaga keutuhan dan keamanan tanah air. Cita cita mulia itu telah ia tunaikan dengan sempurna, bahkan hingga akhir hayatnya, tanpa sedikit pun keraguan.
Gugurnya Lett Anumerta Fauzi Ahmad Zulkarnain bukanlah sekadar kehilangan seorang prajurit dalam medan tugas, melainkan gugurnya seorang Pahlawan Kusuma Bangsa. Ia telah menunaikan janji setianya untuk membela kedaulatan NKRI hingga titik darah penghabisan. Pengorbanan Lettu Anumerta Fauzi menjadi pengingat bagi kita semua akan beratnya medan juang para prajurit di garis depan, yang tanpa lelah menjaga kedaulatan dan keutuhan negara dari segala bentuk ancaman, seringkali dengan mempertaruhkan nyawa.
Negara dan Bangsa Indonesia akan senantiasa mengenang jasa dan pengorbananmu, Lettu Fauzi Ahmad Zulkarnain, hingga akhir nanti. Namamu akan abadi dalam sanubari bangsa sebagai simbol keberanian, pengabdian, dan cinta tanah air yang tak terhingga. Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami berharap dapat tabah menghadapi cobaan berat ini, karena putra mereka telah gugur sebagai syuhada, pahlawan sejati yang berjuang demi kedamaian dan keutuhan bangsa.
Selamat jalan, Lettu (Anumerta) Fauzi Ahmad Zulkarnain, S.Tr (Han). Semoga arwahmu diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan ditempatkan di tempat terbaik. Jasa dan pengorbananmu tidak akan pernah kami lupakan. Doa dan penghormatan setinggi tingginya dari seluruh rakyat Indonesia menyertaimu.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir atas pengabdiannya, Almarhum Lettu (Anumerta) Fauzi Ahmad Zulkarnain kini dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Manggilu, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, tempat di mana ia dibesarkan. Ia adalah prajurit pahlawan yang gugur di medan tempur demi mempertahankan kadaulatan NKRI.

