Close Menu
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Geger Pesisir Pantai Pangkep: Warga Temukan ‘Harta Karun’ 1 Kg Sabu Tak Bertuan

April 17, 2026

Peduli Sesama, Aksi Solidaritas Gabungan Universitas Alauddin Makassar Bersama Masyarakat Padang Lampe Galang Bantuan Korban Kebakaran

April 17, 2026

Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Sambang di Resepsi Pernikahan Warga Binaan

April 17, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Geger Pesisir Pantai Pangkep: Warga Temukan ‘Harta Karun’ 1 Kg Sabu Tak Bertuan
  • Peduli Sesama, Aksi Solidaritas Gabungan Universitas Alauddin Makassar Bersama Masyarakat Padang Lampe Galang Bantuan Korban Kebakaran
  • Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Sambang di Resepsi Pernikahan Warga Binaan
  • Polisi Hadir di Tengah Masyarakat, SPKT I Polsek Ma’rang Sambangi Hajatan Pernikahan di Laikang
  • Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Pantau Harga Beras di Pasar Tradisional, Pastikan Situasi Aman dan Stabil
  • Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Hadiri Hajatan Warga di Punranga, Wujudkan Kedekatan dengan Masyarakat
  • Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Sambangi Pos Kamling, Ajak Warga Aktif Jaga Keamanan Lingkungan
  • Jaga Kondusifitas Wilayah, Polsek Ma’rang dan Koramil 1421-05 Gelar Patroli Bersama
Facebook X (Twitter) Instagram
Lintas KhatulistiwaLintas Khatulistiwa
Demo
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Beranda » Pensiunan Kopassus di Makassar yang Ditelantarkan Keluarga
Berita

Pensiunan Kopassus di Makassar yang Ditelantarkan Keluarga

Muhammad Taslim.SHBy Muhammad Taslim.SHAgustus 4, 2025Updated:Agustus 4, 2025Tidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

LINTAS-KHATULISTIWA.COM. Jeneponto, Sulawesi Selatan – Kisah pilu mantan prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Sersan Mayor (Purn) Mustari Baso, tengah menjadi sorotan publik setelah viral dikabarkan hidup teantar dan ditinggalkan oleh anak serta istrinya. Ironisnya, sosok yang dulu berjasa mengabdi kepada negara ini kini harus menggantungkan hidupnya dari belasan kasih kerabat di masa orang tuanya.

Dikenal dengan sebutan Serma Mustari, beliau merupakan bagian dari Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD), cikal bakal Kopassus, sebelum pensiun dengan pangkat Sersan Mayor. Mustari yang lahir pada tanggal 5 Februari 1943 ini terakhir berdinas di Kodim 1411 Bulukumba dan mengakhiri masa baktinya pada tahun 1992.

Pengorbanan di Masa Muda, Keterlantaran di Masa Senja

Serma (Purn) Mustari Baso memiliki rekam jejak yang tak diragukan lagi. Pernah bertugas dua kali ke Timor-Timor dan terlibat dalam operasi perburuan PKI di era Presiden Soeharto, namanya melekat kuat dengan dedikasi dan keberanian sebagai prajurit. Ia sering mengelu-elukan nama Prabowo dan Soeharto, dua tokoh yang sangat dihormatinya sebagai pemimpin.

Namun, setelah puluhan tahun mengabdi, nasib berkata lain. Di masa orang tuanya, Mustari justru dihadapkan pada kenyataan pahit: ditinggalkan oleh orang-orang terdekatnya. Menurut Dg. Sewang, anak dari H. Jalling yang kini merawat Mustari, istrinya lebih dulu pergi, kemudian disusul oleh anak-anaknya. Yang lebih menyedihkan, anak Mustari bahkan sempat meminta sang ayah mengambil uang pensiun di bank sebelum benar-benar meninggalkannya.

Baca Juga:  Yonif 301 Ambil Alih Keamanan PT Freeport Indonesia.

Istrinya lebih dulu pergi, lalu anaknya menyusul. Bahkan sempat meminta Pak Mustari mengambil uang di bank sebelum benar-benar ditelantarkan, tutur Dg. Sewang. kepda Media

Uang yang diambil oleh anaknya disebut mencapai lebih dari Rp100 juta. Kini, sisa gaji pensiun Mustari hanya Rp 400 ribu, sangat jauh dari layak untuk menghidupi diri sendiri.

Jejak Keterlantaran dan Uluran Tangan Malaikat Tak Bersayap

Setelah ditinggalkan, Serma Mustari sempat hidup tanpa arah. Ia pernah ditemukan tidur di bawah jembatan Tino, Kabupaten Bantaeng, dan bahkan bertahan selama sepekan di Terminal Malengkeri, Makassar. “Anak yang tinggal di Makassar sempat berjanji akan menjemput, tapi tidak pernah datang,” tambah Hj. Sattunia, istri H. Jalling.

Hingga akhirnya, sekitar pukul 12 malam, takdir membawa Mustari ke rumah H. Jalling di Kampung Kunjung Mange, Desa Kaluku, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Ia datang hanya membawa sebuah ransel berisi beberapa potong pakaian dan kartu pensiunan TNI.

Baca Juga:  Pastikan Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 Berjalan Optimal, Kapolres Pangkep Koordinasi dengan TNI, Brimob dan Polairud

Keluarga H. Jalling, tanpa ragu, bersedia menampungnya. “Sudah dua tahun beliau sudah tinggal di rumah orang tua saya. Anaknya tidak pernah mencari. Kami juga kasihan,” ucap Sewang dengan lirih.

Di rumah keluarga H. Jalling, Serma Mustari kini menjalani hari-harinya di sebuah ruangan sederhana berukuran 2×2 meter yang terletak di belakang rumah. Di sana, ia masih menyimpan seragam TNI yang dilengkapi lambang Kopassus di bahu kiri, papan RPKAD di dada kiri, serta papan nama MKR Baso (Mustari Karaeng Baso), sebagai pengingat akan masa kejayaannya.

Dukungan datang dari TNI /POLRI

Batituud Koramil 05 Batang, Pelda Alimuddin, bersama Kapolsek Batang Iptu Purwanto, yang mendatangi kediaman H. Jalling, membenarkan status Mustari sebagai purnawirawan TNI. “Beliau ini purnawirawan TNI, menurut keterangan dia masuk di grup 1 Kopassus Cijantung kemudian pensiun terakhir di Kodim 1411 Bulukumba tahun 1992,” kata Pelda Alimuddin.

Alimuddin juga menyayangkan kondisi yang menimpa Mustari. “Beruntungnya dia ini dirawat oleh pihak keluarga yang masih mau merawat, anak-anaknya ada di Jakarta, pokoknya tidak ada di Jeneponto. Seandainya tidak dipedulikan mungkin dia tinggal dipinggir jalan lah.”

Baca Juga:  Antisipasi Tindak Pidana, Personil Polsek Ma’rang, Laksanakan Patroli Mala

Keluarga H. Jalling bahkan telah membuatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) baru atas nama Mustari dengan alamat web di Kampung Kunjung Mange, sebagai bukti bahwa sang purnawirawan kini memiliki tempat dan orang-orang yang peduli.

Meski hidupnya tidak lagi megah, Serma Mustari tetap menyimpan kehormatan sebagai seorang prajurit. Kisahnya menjadi pengingat pahit tentang kerapuhan hidup di usia senja, bahkan bagi mereka yang telah berkorban banyak untuk negara. Kini, ia hanya bisa menggantungkan hidup dari belas kasih kerabat, sambil mengenang samar-samar masa-masa kejayaan di medan pengabdian.

PROFIL SINGKAT SERMA (PURN) MUSARI BASO

Nama Lengkap: Mustari Baso

Pangkat Terakhir : Sersan Mayor (Purnawirawan)

Kesatuan: Komando Pasukan Khusus (Kopassus), sebelumnya Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) Grup 1 Cijantung.

Tanggal Lahir: 5 Februari 1943

Pensiun: 1992 (terakhir berdinas di Kodim 1411 Bulukumba)

Pengabdian: Pernah bertugas di Timor-Timor (dua kali), terlibat operasi perburuan PKI.

Status Terkini: Pensiunan TNI AD, dirawat oleh keluarga H. Jalling di Kampung Kunjung Mange, Desa Kaluku, Kecamatan Batang, Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Muhammad Taslim.SH
  • Website

Related Posts

Geger Pesisir Pantai Pangkep: Warga Temukan ‘Harta Karun’ 1 Kg Sabu Tak Bertuan

April 17, 2026

Peduli Sesama, Aksi Solidaritas Gabungan Universitas Alauddin Makassar Bersama Masyarakat Padang Lampe Galang Bantuan Korban Kebakaran

April 17, 2026

Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Sambang di Resepsi Pernikahan Warga Binaan

April 17, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Mahfud MD: Berdemokrasi dan Menegakkan Hukum Perlu Kesabaran

Maret 14, 2023
Don't Miss
Berita

Geger Pesisir Pantai Pangkep: Warga Temukan ‘Harta Karun’ 1 Kg Sabu Tak Bertuan

By Muhammad Taslim.SHApril 17, 2026

Lintas-Khatulistiwa.com | PANGKEP, SULAWESI SELATAN – Pantai Gusunge, Desa Pitue, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, mendadak…

Peduli Sesama, Aksi Solidaritas Gabungan Universitas Alauddin Makassar Bersama Masyarakat Padang Lampe Galang Bantuan Korban Kebakaran

April 17, 2026

Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Sambang di Resepsi Pernikahan Warga Binaan

April 17, 2026

Polisi Hadir di Tengah Masyarakat, SPKT I Polsek Ma’rang Sambangi Hajatan Pernikahan di Laikang

April 17, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

Geger Pesisir Pantai Pangkep: Warga Temukan ‘Harta Karun’ 1 Kg Sabu Tak Bertuan

April 17, 2026

Peduli Sesama, Aksi Solidaritas Gabungan Universitas Alauddin Makassar Bersama Masyarakat Padang Lampe Galang Bantuan Korban Kebakaran

April 17, 2026

Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Sambang di Resepsi Pernikahan Warga Binaan

April 17, 2026
Most Popular

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024
© 2026 LINTAS KHATULISTIWA by WEBPro.
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.