Pangkep – Komitmen Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat diwujudkan nyata di Kabupaten Pangkep. Hal ini terlihat dengan kehadiran Kapten Inf. Hamzah, Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 1421/Pangkep, dalam acara peluncuran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diinisiasi oleh Yayasan Saji Cinta Negeriku Indonesia.
Acara bersejarah yang menandai langkah strategis dalam upaya pengentasan permasalahan gizi ini berlangsung khidmat di lokasi SPPG sendiri, yang beralamat strategis di Jl. Kemakmuran Poros Makassar – Parepare, Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene, Pangkep.
Yayasan Saji Cinta Negeriku Indonesia mendirikan SPPG sebagai pusat logistik dan layanan gizi yang berfokus pada penyediaan asupan nutrisi seimbang, terutama bagi kelompok rentan, seperti balita, ibu hamil, dan masyarakat kurang mampu. Inisiatif ini selaras dengan program pemerintah pusat dan daerah dalam percepatan penurunan angka stunting dan penanggulangan gizi buruk.
Kehadiran Kapten Inf. Hamzah dalam acara peluncuran ini menegaskan posisi Kodim 1421/Pangkep sebagai mitra strategis yang siap mendukung setiap program kemasyarakatan yang berdampak positif terhadap kesejahteraan rakyat.
Kapten Inf. Hamzah menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi Yayasan Saji Cinta Negeriku Indonesia. Beliau menekankan bahwa masalah gizi adalah tanggung jawab kolektif yang membutuhkan kolaborasi multi-pihak.
“Kesehatan dan ketahanan gizi adalah pondasi utama ketahanan nasional. Inisiatif Yayasan Saji Cinta Negeriku melalui SPPG ini sangat kami dukung penuh,” ujar Kapten Hamzah. “Ini adalah manifestasi nyata dari semangat Kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Kodim 1421/Pangkep siap bersinergi, mulai dari tahap sosialisasi, pendampingan, hingga membantu distribusi bantuan gizi ke pelosok-pelosok desa yang membutuhkan.”
Kapten Hamzah menambahkan bahwa keterlibatan TNI AD, khususnya Babinsa di tingkat desa, sangat krusial dalam mengidentifikasi keluarga yang paling membutuhkan intervensi gizi serta memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Peluncuran SPPG ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya solusi cepat tanggap terhadap kasus kekurangan gizi di Kabupaten Pangkep. Dengan adanya satuan pelayanan yang terpusat, koordinasi penyaluran makanan bergizi akan menjadi lebih efisien dan terorganisir.
Ketua Yayasan Saji Cinta Negeriku Indonesia mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan aktif yang ditunjukkan oleh Kodim 1421/Pangkep. Menurutnya, dukungan dari aparat teritorial memberikan validitas dan jangkauan yang lebih luas terhadap upaya kemanusiaan yang mereka lakukan.
“Kami menyadari bahwa Pangkep memiliki wilayah yang luas dan tantangan geografis yang beragam. Dukungan logistik dan personel dari Kodim adalah kunci agar program gizi ini dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang berada di daerah terpencil,” jelasnya.
Dengan beroperasinya SPPG di lokasi strategis Pangkajene, seluruh pihak berharap Satuan Pelayanan ini akan berfungsi optimal sebagai pusat edukasi, konsultasi, dan penyedia makanan siap saji yang kaya nutrisi, demi mewujudkan generasi Pangkep yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting.
Kehadiran Kapten Inf. Hamzah menjadi simbol kuat bahwa Kodim 1421/Pangkep memprioritaskan kesejahteraan masyarakat sebagai bagian integral dari tugas pokok teritorialnya.

