lintas-khatulistiwa.com.
“Lubang di Jalan Raya Talaka, Kec. Ma’rang, Kab. Pangkep KM.65 – Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) sudah ditutup. Sudah lebih dari 4 Pengendara Motor korban jatuh terseret sejauh 50-60 meter ketika ban roda dua masuk di lobang jalan beberapa waktu lalu. Warga tetap menghimbau pengendara agar berhati-hati bila melintas di lokasi pada malam hari yang begitu gelap tanpa adanya penerangan lampu jalan umum.
“Pantauan Jurnalis lintas-khatulistiwa.com di Jalan Raya Talaka kilometer 65 Talaka, ada titik lubang yang kini telah ditutup kembali oleh warga. Meski demikian, para pengendara, khususnya pengendara motor tetap harus mengurangi kecepatan berkendara saat melintas di dekat bekas lubang tersebut.
“Sebuah Rubercom/ Marka Jalan/juga terlihat terpasang di tepi jalan. Marka itu diharapkan membantu pengendara agar lebih waspada dalam berkendara. Seperti foto gambar di bawah ini, terlihat jelas di siang hari namun, pada malam hari tentu jalan raya bebas hambatan ini para pengendara mengendarai dengan kecepatan rata rata di atas 70 Km/Jam .
“Adapun titik lubang yang berada di depan Koperasi Mekar (PNM) Laikang, Kel. Talaka,Kec. Ma’rang,Kab. Pangkep.

“Sementara itu, seorang pria pemilik warung yang tidak mau disebut namanya, tak jauh dari lokasi membenarkan insiden kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di lokasi tersebut. Dia mengaku sempat melihat lubang dijalan raya akibat adanya kebocoran pipa PDAM yang memang sering bocor, sehingga aspal terkikis dan menyebabkan lubang karena beban kendaraan yang lewat sehingga semakin hari semakin melebar dan dalam.
“Ka banyak sekali itu, di sini juga sering ada orang jatuh, selalu berlobang karena diperkirakan pipa air PDAM yang bocor. Jadi itu aspalnya basah ditambah beban kendaraan yang lewat,” kata pemilik warung kepada Jurnalis lintas-Khatulistiwa.com Jumat (15/12/2023).
“Pemilik warung sendiri membenarkan adanya pengendara motor yang menjadi korban karena terjungkal lubang. Meski demikian, dia tak bisa memberikan keterangan lebih detail karena tak berada di lokasi saat kecelakaan terjadi. “Iya, tapi saya tidak lihat itu, mungkin saya sudah tidur,” tuturnya.
“Sebelumnya , seorang pengendara motor di Jalan Raya Talaka mengalami kecelakaan usai menghantam lubang tersebut. Pemotor tersebut mengalami luka-luka hingga Garfu bagian depan patah dan peleknya sudah tidak berbentuk lingkaran.
“Korban mengalami luka pada kaki kiri bagian lutut, siku tangan kiri lecet, lengan kiri lecet, saat kejadian di malam hari” ujar warga
“Peristiwa itu terjadi pada malam Selasa 12/12/2023 sekitar pukul 21.30 Wita. Lubang yang berada di lajur kiri arah Makassar jalan itu sepanjang 100 cm dengan lebar 70 cm.
“Salah satu warga menuturkan pengendara motor Laka tinggal ini sering terjadi di malam hari. Pemotor itu kemudian terjungkal lantaran tak melihat lubang tersebut karena minimnya penerangan Jalan Umur Antar Provinsi sulsel dan Kabupaten Pangkep, utamanya di Kampung Laikang mulai dari SPBU Ma’rang sampai Depan Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Pangkep. Warga berharap kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan supaya ada penambahan Lampu Penerangan Jalan Umum Antar Provinsi di lokasi tersebut, karena rawan kecelakaan di malam hari akibat kurangnya penerangan umum.
“Warga setempat berharap Dinas terkait Pemeliharaan Jalan Umum dan Penerangan Jalan Umum dapat bertindak cepat sebagai solusi menekan korban jiwa serta secepat mungkin untuk menambal lobang tersebut dengan aspal, karena untuk saat ini, salah satu warga mengambil inisiatif mengecor dengan semen campur pasir untuk mengurangi laka tunggal di malam hari “, ucap warga.
“Salah satu pemilik warung menyebut lubang yang memakan korban laka tuggal itu adalah salah satu rekan dari Kopkar yang berada di lokasi tersebut, Laikang, Kel. Talaka, Kec. Ma’rang, Kab. Pangkep, ucap salah satu warga yang tak jauh dari letak lobang jalan yang cukup membahayakan pengendara di malam hari”.

