LINTAS-KHATULISTIWA.COM.BOGOR – Komitmen Laskar Merah Putih (LMP) dalam menanamkan semangat nasionalisme dan kedisiplinan kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Bela Negara. Acara akbar ini diselenggarakan di Pusdiklat Bela Negara Badiklat Kementerian Pertahanan (Kemhan), Cibodas, Rumpin, Bogor, dari tanggal 25 hingga 28 Oktober 2025.
Diklat yang bertepatan dengan momen Hari Sumpah Pemuda dan HUT Laskar Merah Putih ini diikuti oleh sekitar 100 kader terbaik LMP dari seluruh Indonesia, termasuk para Pendiri, Pengurus Markas Besar (Mabes), serta Ketua Markas Daerah (Kamada) se-Indonesia. Kegiatan ini merupakan inisiatif penuh dari Mabes LMP di bawah kepemimpinan Ketua Umum (Ketum) H.M. Arsyad Cannu dan patut diapresiasi karena seluruh rangkaian pelatihan diadakan tanpa dipungut biaya sepeser pun dari peserta.
LMP Sulawesi Selatan Buktikan Kesolidan Pengurus
Salah satu perwakilan provinsi yang menunjukkan antusiasme tinggi adalah Laskar Merah Putih (LMP) Sulawesi Selatan. Kehadiran pengurus dari provinsi ini menjadi sorotan utama dalam kegiatan tersebut.
Kamada LMP Sulawesi Selatan saat diwawancarai oleh awak media menjelaskan, “Kehadiran pengurus LMP Sulawesi Selatan dalam Diklat Bela Negara ini adalah bukti nyata dari kesolidan dan komitmen kami. Kami datang dari jauh untuk menyerap ilmu Bela Negara, meningkatkan jiwa patriotisme, dan membawa semangat ini kembali ke daerah untuk diterapkan oleh seluruh kader.”
Beliau menambahkan bahwa Diklat ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Mabes LMP dan seluruh Markas Daerah (Kamada) di Indonesia, memastikan bahwa visi organisasi dalam menjaga keutuhan NKRI dan Pancasila tetap teguh.
“Pelatihan Bela Negara ini merupakan wujud komitmen LMP dalam menanamkan semangat nasionalisme, kedisiplinan, dan jiwa patriotisme kepada para pengurus dan kader organisasi,” demikian penekanan dari pihak penyelenggara.
Diklat selama empat hari ini membekali para kader dengan berbagai materi krusial seputar wawasan kebangsaan, kedisiplinan militer dasar, dan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai Bela Negara, yang diharapkan akan menjadikan setiap kader LMP sebagai “benteng Merah Putih” yang siap sedia menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

