PANGKEP – Lintas-Khatulistiwa.com. Di tengah duka gugurnya 3 pahlawan kemanusiaan petugas Damkar Pangkep akibat kecelakaan di Labakkang, kisah kunjungan terakhir Anggota DPRD Pangkep menjadi sorotan.
Anggota DPRD Pangkep dari Fraksi PPP, Ibu Syamsinar, mengaku baru bulan lalu mengunjungi langsung Markas Damkar Pangkep dan bertemu dengan para almarhum yang kini telah gugur dalam tugas.
Dalam pernyataannya, Ibu Syamsinar menyampaikan:
“Bulan kemarin masih bersama Almarhum, kunjungan Sayake DAMKAR agar melihat langsung kondisi mereka agar bisa kami usulkan untuk alokasi anggaran di perubahan. Memang sangat memprihatinkan dan perlu menjadi perhatian.”
Ibu Syamsinar yang juga merupakan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pangkep mengaku tergerak setelah melihat langsung kondisi operasional Damkar yang serba terbatas.
“Sebagai anggota Banggar pembahasan kemarin Saya berkeras agar ada alokasi anggaran di perubahan untuk DAMKAR agar operasional dan SOP berjalan dengan baik.”
“Kemarin saya koordinasi ke kepala dinas DAMKAR mereka menyampaikan untuk dialokasikan 150 jt di perubahan namun saya mengusulkan untuk DAMKAR agar dialokasikan 250 jt. Dan ini sudah disetujui.”
Pernyataan ini menjadi bukti bahwa perjuangan para petugas Damkar untuk mendapatkan fasilitas yang layak baru saja mendapat titik terang, namun takdir berkata lain. Tiga petugas terbaik mereka gugur sebelum sempat merasakan peningkatan anggaran tersebut.
Di akhir pernyataannya, Ibu Syamsinar memberikan doa tulus:
“Semoga ini menjadi perhatian buat kita semua dan untuk anggota Damkar yg bertugas senantiasa dalam Lindungan Yang Maha Kuasa. Anggota Damkar yg meninggal dalam tugas semoga dilapangkan kuburnya dan surga tempatmu. Kami semua bersaksi Almarhum orang yg baik ikhlas dalam tugas.”
Kini, anggaran tambahan 250 Juta yang telah disetujui di APBD Perubahan tersebut menjadi warisan terakhir dan bukti perhatian wakil rakyat untuk para pahlawan kemanusiaan yang telah mendahului.
Tiga korban yang gugur adalah Intje Irwan Nurdin (Danton), Rusman Hadi, dan Jamaluddin (Udin) yang mengalami kecelakaan tunggal mobil Damkar saat hendak memadamkan kebakaran lahan di Labakkang pada 29 September 2026.
Selamat jalan pahlawan. Perjuanganmu tidak akan dilupakan.”Tutup Syamsinar

