Pangkep – Lintas Khatulistiwa.com Kondisi membahayakan akibat sambungan kabel listrik PLN yang telanjang dan semrawut di Kampung Ma’rang, Kelurahan Ma’rang, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, kian meresahkan warga. Kabel yang sebelumnya dilaporkan terbakar dan belum diperbaiki ini justru dibiarkan menggantung tanpa pengamanan memadai, diperparah dengan keberadaan tiang listrik besi yang kokoh namun berpotensi mengancam nyawa, terutama bagi anak anak.
Sumber di lapangan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa lokasi kejadian berada tepat di depan halaman Rumah Warga Pinggir Jalan Kampung Ma’rang, area yang saban hari dilalui oleh anak anak sekolah dasar dalam perjalanan mereka. Kondisi ini tidak hanya merusak estetika lingkungan, tetapi telah menjadi ancaman serius terhadap keselamatan jiwa seluruh warga, khususnya anak anak yang kerap bermain di sekitar area tersebut.
“Sambungannya telanjang, sangat mengkhawatirkan. Kadang terdengar suara percikan juga. Saya dan keluarga jadi was was, apalagi banyak anak anak lewat sini,
“ungkap salah seorang warga yang rumahnya tepat berada di bawah tiang kabel tersebut, dengan nada cemas.

Mirisnya lagi, upaya warga untuk melaporkan masalah ini tampaknya belum membuahkan hasil. Lurah Ma’tang, Andi Rita Welly, S.Sos., M.A., M.M., mengakui telah berulang kali memasukkan aspirasi tersebut dalam forum Musrenbang. Namun, ia menegaskan bahwa ranah perbaikan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab PLN.
Bahkan, pada bulan November 2025, berkat fasilitasi dari Bapak Jepri, seorang intel Kodim 1421/Pangkep, aspirasi warga berhasil disampaikan langsung ke pihak PLN. Saat itu, menurut keterangan warga, pihak PLN berjanji akan melakukan pengecekan ke lokasi pada sore harinya. Namun, janji tersebut ternyata tidak berlanjut pada tindakan perbaikan yang berarti hingga saat ini.
Warga Kel. Ma’rang Mendesak Petugas PLN Segera Mengambil Tindakan Perbaikan
Kegelisahan massal yang dirasakan warga semakin memuncak. Mengingat minimnya respons dan tindakan nyata dari pihak PLN, warga kini mulai mempertimbangkan langkah lebih serius. Laporan ke instansi yang lebih tinggi, termasuk Ombudsman dan media nasional, tengah menjadi opsi yang dipertimbangkan apabila tidak ada tindak lanjut perbaikan dalam waktu dekat.
Pertanyaan besar Warga Apakah PLN harus menunggu jatuh korban jiwa terlebih dahulu baru kemudian tergerak untuk bertindak melakukan perbaikan?
Kami menuntut perhatian serius dan tindakan cepat dari PLN demi mencegah potensi bahaya yang mengintai keselamatan Jiwa masyarakat Kampung Ma’rang. (*)

