LINTAS-KHATULISTIWA COM. ACEH BESAR, 7 Desember 2025 – Presiden Prabowo Subianto pada Minggu pagi, 7 Desember 2025, tiba di Aceh untuk kunjungan kerja keduanya, dengan agenda utama meninjau langsung penanganan dampak bencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah tersebut. Beliau mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, sekitar pukul 10.21 WIB, sebelum segera melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Bireuen menggunakan helikopter kepresidenan.
Kunjungan ini menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam merespons cepat kondisi pasca bencana yang melanda Aceh. Bencana banjir bandang dan longsor ini terjadi pada 25 November 2025, menyebabkan kerusakan signifikan di beberapa kabupaten dan kota, mengganggu kehidupan ribuan warga dan infrastruktur vital.
Fokus di Bireuen: Infrastruktur dan Kondisi Pengungsi
Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung tenda pengungsian korban bencana di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, pada Minggu, 7 Desember 2025.
Sesaat setelah tiba, Presiden Prabowo bersama Gubernur Aceh langsung mengecek dapur umum bersama yang dimasak oleh Ibu-Ibu sekitar lokasi pengungsian. Kepala Negara turut mencicipi nasi dan ikan tongkol, menu makan siang yang disiapkan untuk para pengungsi.
Kepala negara juga membawakan berbagai bentuk mainan anak-anak sebagai sedikit penghibur bagi generasi muda bangsa tersebut.

Pemerintah menegaskan bahwa bantuan tambahan akan terus dikirim dan berbagai langkah pemulihan akan dipercepat hingga seluruh pengungsi dapat kembali ke rumah dengan aman dan layak.
Setibanya di Bireuen, Presiden Prabowo memiliki agenda padat yang langsung berhadapan dengan titik titik krusial penanganan bencana. Salah satu fokus utama adalah mengecek jembatan bailey yang telah dipasang. Jembatan ini merupakan bagian vital dari jalur penghubung antara Kota Medan dan Kota Banda Aceh yang sempat terganggu akibat bencana, dan pengecekan langsung ini memastikan infrastruktur darurat berfungsi optimal untuk mobilitas logistik dan warga.
Tidak hanya infrastruktur, Presiden Prabowo juga dijadwalkan meninjau langsung kondisi posko pengungsi di Bireuen. Beliau akan memeriksa distribusi bantuan kemanusiaan kepada para korban bencana dan bahkan mencicipi langsung makanan yang disiapkan untuk pengungsi. Kehadiran langsung Presiden di tengah tengah masyarakat terdampak diharapkan dapat memberikan semangat dan memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi dengan baik.
Langkah Komprehensif:
Presiden ke Aceh dan Bireuen ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk memastikan penanganan bencana berjalan efektif dan terkoordinasi. Peninjauan langsung oleh Presiden diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan memastikan bantuan tersalurkan dengan baik kepada masyarakat terdampak.
Informasi yang beredar di kalangan wartawan menyebutkan, selepas dari Bireuen, Presiden Prabowo dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Aceh, dijadwalkan memimpin rapat terbatas penanganan bencana banjir bandang dan longsor di tiga provinsi di Pulau Sumatera, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Rapat tersebut akan dihadiri oleh sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara yang relevan. Kehadiran mereka mencerminkan pendekatan komprehensif pemerintah dalam menangani krisis ini, dengan diskusi mencakup strategi pemulihan, alokasi sumber daya, dan langkah langkah mitigasi ke depan.
Koordinasi yang erat antara pemerintah daerah dan pusat menjadi kunci dalam mengatasi dampak luas dari banjir bandang dan longsor ini, dengan fokus utama pada pemulihan cepat dan bantuan yang tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
Reporter : Iwan Aceh.
(Kabiro Banda Aceh)

