LINTAS KHATULISTIWA .COM Sulawesi Selatan.Maros-Dua siswi tenggelam di Air Terjun Jami Jumat, 12/7/24
Ketua DPRD Maros Patarai Amir mengatakan, Pemkab Maros khususnya pemerintah Desa harus memberikan perhatian Khusus terhadap titik-titik wisata di Tompobulu.
Dua remaja putri bernama Tazkiyah Wulandari (17) dan Salsabillah Azahra Allisa Anggraeni (17) tenggelam saat mandi di Air Terjun Jami, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kedua korban ditemukan dalam kondisi tewas.Dua remaja putri bernama Tazkiyah Wulandari (17) dan Salsabillah Azahra Allisa Anggraeni (17) tenggelam saat mandi di Air Terjun Jami, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kedua korban ditemukan dalam kondisi tewas.
Kemarin menelan Korban tenggelam bukan pertama kali terjadi tapi hampir tiap tahun.
“DPRD Maros meminta kepada pemerintah setempat untuk memperhatikan hal ini, kita tidak ingin kejadian tersebut terus terulang. Apalagi ini bukan pertama kalinya meskipun air terjun tersebut memang tidak dikelola oleh pemerintah setempat,” ujarnya.
Mantan ketua Golkar Maros ini mengatakan, pihak-pihak terkait harus duduk bersama mencari solusi dari masalah tersebut.
“Jangan karena tidak dikelola oleh pemerintah kemudian kita lepas tangan, kalau lokasi wisata tersebut masuk kawasan taman nasional maka kita harus cari solusi agar air terjun tersebut tidak memakan korban lagi,” tegasnya.
Kita prihatin, rata-rata yang menjadi korban masih muda.
“Seperti anak Remaja dan SMA atau anak kuliah memiliki tingkat kewaspadaan rendah.
Wisata air terjun Jami ucap Patarai, juga air terjun lain atau spot-spot wisata yang belum dikelola pemerintah setempat.
“Intinya kami tak ingin kejadian adanya korban di tempat wisata lain terulang kembali sehingga pihak-pihak yang berkepentingan harus mengambil langkah-langkah pencegahan,” imbuhnya
“Bupati Maros Chaidir Syam menegaskan kepada masyarakat untuk tidak mengunjungi lokasi-lokasi air terjun berbahaya dan belum dikelola pemerintah desa.
“Kami Himbau masyarakat jangan berkunjung ke lokasi wisata yang tidak dikelola oleh pokdarwis (kelompok sadar wisata) desa karena kita tentu tidak bisa menjamin keselamatan pengunjung,” ucapnya
LINTAS KHATULISTIWA .COM-MAROS
Dua siswi tenggelam di Air Terjun Jami Jumat, 12/7/24
Ketua DPRD Maros Patarai Amir mengatakan, Pemkab Maros khususnya pemerintah Desa harus memberikan perhatian Khusus terhadap titik-titik wisata di Tompobulu.
Kemarin menelan Korban tenggelam bukan pertama kali terjadi tapi hampir tiap tahun.
“DPRD Maros meminta kepada pemerintah setempat untuk memperhatikan hal ini, kita tidak ingin kejadian tersebut terus terulang. Apalagi ini bukan pertama kalinya meskipun air terjun tersebut memang tidak dikelola oleh pemerintah setempat,” ujarnya.
Mantan ketua Golkar Maros ini mengatakan, pihak-pihak terkait harus duduk bersama mencari solusi dari masalah tersebut.
“Jangan karena tidak dikelola oleh pemerintah kemudian kita lepas tangan, kalau lokasi wisata tersebut masuk kawasan taman nasional maka kita harus cari solusi agar air terjun tersebut tidak memakan korban lagi,” tegasnya.
Kita prihatin, rata-rata yang menjadi korban masih muda.
“Seperti anak Remaja dan SMA atau anak kuliah memiliki tingkat kewaspadaan rendah.
Wisata air terjun Jami ucap Patarai, juga air terjun lain atau spot-spot wisata yang belum dikelola pemerintah setempat.
“Intinya kami tak ingin kejadian adanya korban di tempat wisata lain terulang kembali sehingga pihak-pihak yang berkepentingan harus mengambil langkah-langkah pencegahan,” imbuhnya
“Bupati Maros Chaidir Syam menegaskan kepada masyarakat untuk tidak mengunjungi lokasi-lokasi air terjun berbahaya dan belum dikelola pemerintah desa.
“Kami Himbau masyarakat jangan berkunjung ke lokasi wisata yang tidak dikelola oleh pokdarwis (kelompok sadar wisata) desa karena kita tentu tidak bisa menjamin keselamatan pengunjung,” ucapnya

