LINTAS-KHATULISTIWA.COM. Pangkep,– Pemerintah Desa Pitue, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, sukses menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbang Desa) yang krusial pada Kamis, 16 Oktober 2025. Bertempat di kediaman Ketua BPD Desa Pitue, H. Bahtiar, agenda tahunan ini berfokus pada penyusunan dan kesepakatan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) Tahun Anggaran 2026 serta Daftar Usulan RKPDes untuk Tahun Anggaran 2027, sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Pangkep.
Acara penting ini dihadiri oleh beragam pemangku kepentingan, menunjukkan komitmen kuat terhadap pembangunan partisipatif. Turut hadir antara lain Kepala Seksi Pembangunan Kecamatan Ma’rang, Herlina.SH.MM; Kepala Desa Pitue, Muh Nasul Munir; Kabid PPMD Dinas PMD Pangkep, Endang Wahyuni.SH.MH; serta perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, kader Posyandu, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Pitue, Muh Nasrul Munir, menegaskan bahwa Musrenbang Desa merupakan agenda tahunan yang sangat penting dalam menentukan arah pembangunan desa. “Hari ini kita membahas dan menyepakati kegiatan tahun anggaran 2026 yang dapat dilaksanakan desa, sekaligus menentukan usulan prioritas yang akan kami bawa ke tingkat kecamatan,” ujar Kades Muh Nasrul Munir, menyoroti peran strategis forum ini.
Senada dengan Kepala Desa, Ketua BPD Desa Pitue, H. Bahtiar, juga menekankan bahwa Musrenbang adalah kesempatan emas bagi masyarakat untuk aktif membahas skala prioritas.
“Kami harapkan peserta dapat menyepakati kebutuhan yang paling mendesak demi kemajuan desa kita,” tuturnya.
Optimisme juga disampaikan oleh Kepala Seksi Pembangunan Kecamatan Ma’rang, Herlina.SH.MM, yang berharap seluruh usulan yang dirumuskan dapat disepakati dan terealisasi. “Mudah mudahan apa yang kita rumuskan bersama dapat diakomodir dan terwujud pada tahun 2026,” harapnya.
Sementara itu, Kabid PPMD Dinas PMD Pangkep, Endang Wahyuni.SH.MH, memberikan arahan penting terkait program prioritas. Beliau mengungkapkan bahwa program prioritas tahun 2026 akan difokuskan pada penanganan kemiskinan ekstrem, bantuan langsung tunai (BLT), peningkatan layanan kesehatan khususnya dalam upaya menekan angka stunting, penguatan ketahanan pangan, serta penguatan Koperasi Desa Merah Putih. Sebagai output dari kegiatan ini, dihasilkanlah Dokumen RKPDes 2026 dan Daftar Usulan RKPDes 2027.
Pada sesi teknis, TA P3MD, Sry Wahyuningsih.S.Pd, menjelaskan secara rinci mengenai sumber pembiayaan pembangunan desa. Selain dari Dana Desa (DD), pembiayaan juga berasal dari Alokasi Dana Desa (ADD), Dana Bagi Hasil Pajak (BHP), serta Pendapatan Asli Desa (PAD), yang jumlahnya bervariasi di tiap desa.
Melalui Musrenbang Desa ini, Pemerintah Desa Pitue menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan berpihak pada kebutuhan riil masyarakat. Penggunaan Dana Desa secara khusus akan tetap memprioritaskan penanganan kemiskinan ekstrem, penguatan ketahanan pangan, dan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih, demi menciptakan kesejahteraan yang merata bagi seluruh warga Desa Pitue.

