Lintas-Khatulistiwa.com | Pangkep – Belakangan ini, beredar informasi tidak akurat terkait manuver organisasi Laskar Merah Putih (LMP) di Kabupaten Pangkep. Isu tersebut muncul dari salah seorang oknum yang mengaku sebagai Ketua Harian LMP Kabupaten Pangkep dengan inisial “AH”. Menanggapi hal ini, Ketua Markas Daerah (Kamada) LMP Sulawesi Selatan, Drs. Irwan Adan, memberikan klarifikasi tegas bahwa informasi yang disebarkan tersebut tidak berdasar dan tidak sesuai dengan legalitas resmi organisasi.
Kamada LMP Sulsel, Drs. Irwan Adnan, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp oleh Ketua Harian LMP Kabupaten Pangkep yang sah, Muhammad Taslim, SH, menegaskan bahwa proses rekonsiliasi yang mungkin sedang dilakukan tidak akan mengubah tatanan struktural organisasi, baik di tingkat Mada (Markas Daerah), Macab (Markas Cabang), maupun di tingkat anak cabang dan ranting.
“Jangan lagi menyebarkan informasi yang tidak akurat. Seharusnya mereka malu dengan pernyataan seperti itu tanpa didasari dengan fakta otentik. Kasihan juga ya,” tegas Drs. Irwan Adan.
Kamada Sulsel menekankan bahwa Muhammad Taslim, SH, memegang legal standing yang sah berdasarkan surat keputusan dari Ketua Umum LMP, H. Arsyad Cannu. Oleh karena itu, segala informasi yang tidak bersumber dari legalitas resmi dan tanpa dasar otentik patut dicurigai sebagai upaya untuk menyesatkan publik.
Di sisi lain, Kamada LMP Sulsel juga mengingatkan bahwa saat ini organisasi tengah fokus pada agenda besar, yaitu persiapan pengukuhan dan pelantikan serentak LMP se Sulawesi Selatan. Ditargetkan seluruh 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan akan rampung dalam proses pengukuhan dan pelantikan pada bulan ini.
“Sekarang ini kita tengah mempersiapkan pengukuhan dan pelantikan serentak LMP se Sulsel. Semua 24 kab/kota dipastikan rampung bulan ini. Sepertinya memang diagendakan saat libur nanti,” ungkap Drs. Irwan Adnan.
Dengan klarifikasi ini, diharapkan masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak terverifikasi dan selalu mengedepankan sumber yang resmi serta berlandaskan fakta otentik dalam memahami setiap perkembangan organisasi LMP

