LINTAS-KHATULISTIWA.COM. Mandalle, Pangkep – Di bawah langit Mandalle yang beraroma garam laut, di mana angin pesisir selalu membawa kisahnya sendiri, tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tak hanya diam di balik meja. Ia dijalankan di teras rumah warga, di tengah perbincangan hangat, dan melalui pendekatan paling mendasar: kepercayaan. Sosok yang secara konsisten mengedepankan filosofi ini adalah Bripka Sukur, Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) Polsek Mandalle, Kabupaten Pangkep.
Bripka Sukur, yang membawahi wilayah Kecamatan Mandalle termasuk Desa Tamarupa, memahami bahwa seragam Polri bukan sekadar lambang otoritas, melainkan jubah kemitraan. Bagi dirinya, keamanan adalah tanggung jawab bersama, sebuah fondasi yang dibangun melalui interaksi langsung dan tulus antara aparat dan masyarakat.
Pada pagi itu, Sabtu 04 Oktober 2025, jarum jam baru menunjukkan pukul 09.00 Wita, namun semangat Bripka Sukur sudah membara. Ia kembali menjalankan rutinitas yang ia yakini sebagai jantung dari pemeliharaan Kamtibmas: Sistem Door to Door (DDS). Kali ini, lokasi targetnya adalah Kp. Kekeang Barat, sebuah dusun di Desa Tamarupa. Dengan langkah mantap namun bersahaja, ia menuju kediaman Bapak Maskur. DDS bukan sekadar kunjungan formal; ini adalah strategi proaktif Polri untuk menghilangkan jarak psikologis antara aparat dan rakyat, membangun jembatan komunikasi yang kokoh.
Dalam setiap ketukan pintu yang dilakukan Bripka Sukur, terkandung pesan yang jelas: Polisi hadir, bukan sebagai pengadil, melainkan sebagai sahabat dan pelindung. Saat berinteraksi dengan Bapak Maskur, suasana yang terjaga adalah komunikasi dua arah yang cair. Pendekatan yang digunakan adalah humanis dan persuasif. Bripka Sukur tidak datang dengan daftar panjang aturan, melainkan dengan telinga untuk mendengarkan potensi masalah atau kekhawatiran yang dirasakan warga binaannya.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama, Pak Maskur. Kami di kepolisian hanya bisa menjadi garda terdepan jika Bapak dan seluruh warga ikut menjadi mata dan telinga kami di desa,” ujar Bripka Sukur, menjelaskan inti dari DDS. Kalimat ini menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.
Kegiatan Door to Door System yang dilakukan secara berkesinambungan oleh Bripka Sukur ini merupakan wujud nyata dari strategi Polri Presisi di tingkat paling akar rumput. Ini adalah investasi jangka panjang dalam stabilitas keamanan desa, membangun fondasi yang kuat berdasarkan kepercayaan dan saling pengertian.
Melalui kunjungan ini, Bripka Sukur menyampaikan berbagai imbauan Kamtibmas mendasar yang, meskipun sederhana, sangat vital bagi ketenangan warga:
Jaga Kewaspadaan Terhadap Tindak Pidana 3C: (Curas, Curat, Curanmor)
Pentingnya Siskamling Aktif: Mendorong warga untuk mengaktifkan kembali ronda malam sebagai benteng pertahanan pertama.
Bijak Bermedia Sosial: Mengingatkan bahaya penyebaran berita bohong (hoaks) dan ujaran kebencian yang dapat memecah belah kerukunan desa.
Segera Lapor: Mengingatkan warga untuk tidak ragu segera menghubungi Bhabinkamtibmas jika menjumpai indikasi gangguan keamanan apa pun.”Ujarnya”
Kunjungan DDS ini berhasil mencapai tujuan utamanya: mempererat kemitraan dan mendekatkan aparat keamanan dengan masyarakat. Bripka Sukur memahami bahwa keamanan yang sejati tidak dapat dipertahankan hanya dengan patroli, melainkan harus dijaga melalui ikatan emosional dan kepercayaan yang mendalam.
Kehadiran Bripka Sukur di tengah Kp. Kekeang Barat hari itu menjadi pengingat bahwa Bhabinkamtibmas adalah pilar vital Polri. Mereka adalah jembatan yang menghubungkan institusi negara dengan kehidupan sehari hari masyarakat desa. Melalui ketulusan dalam menyentuh pintu, mereka tidak hanya menyampaikan pesan, tetapi juga menanamkan rasa aman dan damai.”Katanya”
Terpisah, Kapolsek Mandalle AKP Aliadi S.H., menegaskan bahwa kegiatan Door to Door System dilakukan dengan kunjungan ke warga guna membangun komunikasi dua arah, mempererat kemitraan, serta mendekatkan aparat keamanan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan persuasif. Menurutnya, DDS merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara aparat dan warga dalam menjaga stabilitas keamanan desa.”Pangkas Kapolsek”
Penulis: [ Taslim: Pimpinan Redaksi]
Tanggal Publikasi: 04 Oktober 2025
Narsum : Bripka Sukur (Bhabinkamtibmas Polsek Mandalle)

