Lintas-Khatulistiwa.com | Pangkep, Barabatu – Bencana angin puting beliung dilaporkan mengamuk di Dusun Bulusipong, Desa Barabatu,Kec.Labakkang,Kab.Pangkep pada Selasa, 20 Januari 2026, sekitar pukul 11:28 WIT.
Kejadian tragis ini menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Kepala Desa Barabatu, Haris, S.I.Kom, mengkonfirmasi langsung Kepada Lintas-Khatulistiwa.com | melalui Whatshapp, kejadian tersebut, Menurut laporan beliau, angin kencang yang disertai hujan deras ini telah menerbangkan seng seng rumah warga di Dusun Bulusipong. Tidak hanya itu, tiga pohon besar dilaporkan tumbang akibat amukan badai, serta menyebabkan terputusnya kabel listrik milik PLN.”Ucap Kades.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dampak kerusakan terhadap properti warga cukup signifikan. Berdasarkan keterangan saksi mata di lapangan dan pendataan yang dilakukan oleh Kepala Desa Barabatu, tercatat beberapa rumah warga mengalami kerusakan.
Kepala Desa Haris, S.I.Kom, merinci data warga yang terdampak beserta perkiraan kerugian materil di Dusun Bulusipong:
Hamka: Diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 35.000.000 berdasarkan data kerusakan rumah.
Muh. Arifin: Kerugian diperkirakan mencapai Rp 19.000.000 berdasarkan data kerusakan rumah.
Hj. Lidiawati: Perkiraan kerugian sebesar Rp 10.000.000 berdasarkan data kerusakan rumah warga.
Cupriani: Mengalami kerugian dan kerusakan dengan taksiran Rp 18.500.000 berdasarkan data Desa Barabatu.
Suriani: Diperkirakan mengalami kerugian dan kerusakan rumah sebesar Rp 10.000.000 berdasarkan data yang ada.
Total kerugian materil dari kelima warga yang datanya terkonfirmasi ini saja sudah mencapai lebih dari Rp 92.500.000. Angka ini belum termasuk potensi kerusakan lain yang belum terdata secara rinci.
Pihak desa melalui Kepala Desa Haris, S.I.Kom, terus berupaya melakukan pendataan lebih lanjut dan mengkoordinasikan bantuan bagi warga yang terdampak bencana puting beliung ini. “Pungkasnya

