LINTAS-KHATULISTIWA.COM. MAKASSAR – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Makassar melalui forum dialog “Jumat Curhat Rutin Kapolda Sulsel”. Acara ini, yang digelar Jumat (5/12/2025) di Masjid Da’watul Khaer Buakana, Jalan Rappocini Raya, menjadi wadah langsung bagi warga Makassar untuk menyampaikan keluhan dan aspirasi mereka.
Dihadiri puluhan warga, forum ini menjadi bukti nyata keseriusan Polri untuk hadir di tengah masyarakat. Diwakili oleh Wakil Direktur Pembinaan Masyarakat (Wadir Binmas) Polda Sulsel, AKBP Andi Kumara, pihak kepolisian menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun komunikasi dua arah dan mencari solusi bersama. “Kami ingin warga merasa nyaman menyampaikan masalah yang dihadapi. Ini ruang bersama untuk mencari solusi efektif guna meningkatkan keamanan masyarakat,” ujar AKBP Andi Kumara.
Dalam sesi curhat yang interaktif, dua isu utama menjadi sorotan dan keluhan warga Makasar. H. Matta menyoroti gangguan ketertiban akibat aktivitas rumah kos yang sering didatangi tamu hingga larut malam, menimbulkan kebisingan dan ketidaknyamanan bagi warga sekitar. Sementara itu, M. Zakir menyampaikan kekhawatiran serius akan keselamatan jamaah masjid yang terletak di poros jalan rawan kecelakaan, di mana lima korban jiwa telah melayang. Ia mendesak langkah antisipasi konkret dari kepolisian.
Menanggapi keluhan tersebut, AKBP Andi Kumara memberikan respons cepat dan terukur. Untuk masalah rumah kos, Bhabinkamtibmas setempat akan dikerahkan untuk melakukan pendekatan persuasif, pembinaan, serta berkoordinasi dengan pengelola dan tokoh masyarakat. Peningkatan patroli di jam jam rawan juga akan dioptimalkan. Terkait titik rawan kecelakaan, Polda Sulsel akan segera berkoordinasi dengan Unit Lalu Lintas dan Dinas Perhubungan setempat untuk mengevaluasi kebutuhan rambu, zebra cross, atau lampu peringatan, serta mengoptimalkan pengaturan lalu lintas, khususnya saat waktu salat berjamaah.
Forum “Jumat Curhat” merupakan program nasional Polri yang bertujuan membangun komunikasi dan kepercayaan antara aparat dan masyarakat. AKBP Andi Kumara juga mengingatkan warga untuk tidak ragu melaporkan setiap gangguan atau keadaan darurat melalui nomor call center 110.
Kegiatan serupa akan terus digelar secara rutin di berbagai lokasi sebagai wujud komitmen Polri dalam melayani dan melindungi masyarakat Makassar. Inisiatif ini diharapkan dapat terus mempererat hubungan baik antara Polri dan warga, demi terciptanya Makassar yang lebih aman dan tertib.

