LINTAS-KHATULISTIWA.COM. PANGKEP, SULAWESI SELATAN – Hari bersejarah bagi dunia pendidikan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) dimulai pada hari Senin, 10 Oktober 2025. Program Inisiatif Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi digulirkan di Kecamatan Ma’rang, ditandai dengan pembagian perdana sebanyak 2.000 porsi kepada pelajar dari jenjang PAUD/TK hingga SMA sederajat.
Pelaksanaan hari pertama ini menjadi momen krusial yang membawa dampak langsung ke sekolah-sekolah, salah satunya adalah Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) DDI Laikang.
86 Porsi Kebahagiaan di MIS DDI Laikang
Di tengah hiruk pikuk persiapan makan siang, suasana gembira menyelimuti puluhan pelajar MIS DDI Laikang, yang berlokasi di Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma’rang. Sebanyak 56 siswa dan siswi menjadi bagian dari gelombang pertama penerima manfaat makanan bergizi ini.
Dengan lahap, mereka menyantap menu yang telah disiapkan—sebuah pemandangan yang menunjukkan betapa pentingnya asupan nutrisi di lingkungan sekolah. Bagi sebagian siswa, menu siang tersebut mungkin menjadi makanan paling lengkap dan bergizi yang mereka santap hari itu.

Kepala Sekolah MIS DDI Laikang, Bapak Kamil Aeni Syukur, S.Pd.I., mengonfirmasi bahwa sekolahnya menerima jatah khusus sebanyak 56 porsi sesuai dengan jumlah siswa dan siswi yang terdaftar.
“Kami sangat berterima kasih atas terlaksananya program ini. Jumlah siswa kami memang 56 anak, dan hari ini seluruhnya dapat menikmati makanan bergizi. Program MBG ini adalah langkah nyata untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak kami, khususnya di MIS DDI Laikang,” ujar Kamil Aeni Syukur.
Ia menambahkan bahwa pemberian makanan ini tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga secara psikologis dan akademis, membantu siswa fokus belajar tanpa terganggu rasa lapar.
Langkah Awal Menuju Target 3.000 Porsi
Meskipun hari pertama pelaksanaannya di Pangkep dimulai dengan fokus di Kec. Ma’rang, angka distribusi 2.000 porsi membuktikan keseriusan pemerintah daerah dan pelaksana program. Distribusi ini merata di berbagai jenjang pendidikan, memastikan bahwa anak-anak usia emas di Pangkep mendapatkan asupan yang memadai.
Angka 2.000 porsi ini hanyalah permulaan. Berdasarkan keterangan dari tim pelaksana lokal, program MBG di Pangkep akan terus ditingkatkan secara bertahap.
Ditargetkan dalam waktu dekat, jumlah porsi harian yang dibagikan akan terus bertambah hingga mencapai 3.000 porsi. Peningkatan kapasitas ini menunjukkan komitmen untuk menjangkau lebih banyak pelajar di seluruh penjuru Kabupaten Pangkep, melampaui batas kecamatan awal.
Program Makanan Bergizi Gratis ini bukan sekadar pembagian makanan, melainkan investasi jangka panjang untuk kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia. Dengan memastikan setiap anak di sekolah mendapatkan asupan gizi seimbang, diharapkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan kualitas belajar mengajar di Pangkep dapat meningkat secara signifikan. Senyum kenyang di wajah 86 pelajar MIS DDI Laikang adalah harapan besar bagi masa depan bangsa.

