Lintas Khatilistiwa.com Pangkep-Bupati Pangkep H. Muhammad Yusran Lalo Gau S.Pi,.M.Si, menghadiri kegiatan Penyebaran Perdana Benih Ikan Bandeng oleh Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar di Desa Bonto manai kecamatan labbakkang.
“Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama antara Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar dan Dinas Perikanan Kabupaten Pangkep, juga Kelompok Sungguminasa. dimana Sebanyak 70.000 benih ikan bandeng disebarkan dilahan seluas 8 hektar dalam acara tersebut.selain itu pemkab pangkep melalui dinas perikanan juga memberi 1 unit motor viar kepada kelompok tani cahaya mandiri untuk sarana pengangkutan.

“Nurmuflih Juniyanto, S.Pi., M.Si Kepala Balai Perikanan Budidaya air payau mengatakan Kegiatan klaster tambak bandeng ini merupakan salah satu implementasi dari kegiatan priorotas kami,yang berupaya merefitalisasi tambak tambak yang memang masih bisa ditingktkan produktifitasnya dan alhamdulillah kelompok sungguminasa desa bonto manai ditetapkan sebagai penerima dan pengelola tambak klaster bandeng.
“Upaya kami sendiri dari pihak balai memberi bantuan dari menata konstruksi penguatan pematang,jaringan istalasi listrik,benih sebanyak 70.000 ekor ditebar,pakan serta kincir air sebanyak 4 unit.harapannya dengan tehnologi semi intensif yang didorong untuk diimplementasikan bisa berproduksi lebih baik selama 4 bulan.

“Saya juga menyampaikan kemasyarakat bahwa ini salah satu program kampung bandeng,yang
2 tahun lalu pernah dikunjungi bapak dirjen perikanan untuk diresmikan.kami pemerintah daerah selalu berharap kesinambungan dari hasil tambak,bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Salah satu komuditi yang menjadi andalan kami ikan “Bandeng”,sekarng ini sudah mulai diexport ke jepang melalui salah satu umkm binaan kami.
Suatu kesyukuran bahwa bandeng dikabupaten kami memiliki nilai jual lebih.
“Dikesempatan itu saya juga sampaikan melalui balai agar meneruskan keinginan kami ke kementrian utuk merealisasikan Harapan masyarakat, yang telah saya usulkan beberapa tahun lalu dari 2021 sampai sekarang agar para petambak ada RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompoktani )tersendiri sama seperti para petani yang ada diindonesia,jatah pupuknya.”tutupnya.

