PANGKEP, Lintas-Khatulistiwa.com – Kondisi antrean panjang kendaraan yang hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) terjadi di SPBU 74.906.04 Laokang, Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, Minggu (13/9/2026).
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, antrean kendaraan baik roda dua maupun roda empat terlihat mengular panjang hingga mencapai 2 kilometer. Situasi ini memicu kesigapan aparat kepolisian dari Polsek Ma’rang untuk melakukan pengamanan dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Bhabinkamtibmas Aiptu Baharuddin bersama personel SPKT Polsek Ma’rang, Aiptu Amiruddin, turun langsung ke lapangan guna memastikan situasi tetap kondusif di tengah antrean panjang tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun dari pihak SPBU, stok BBM untuk tanggal 12 September 2026 terdiri dari Dexlite sebanyak 8 ton, Pertalite 8 ton, Solar 16 ton, dan Pertamax 0 ton. Namun, per hari ini, seluruh stok BBM di SPBU tersebut dilaporkan telah habis.
Meski stok telah kosong, warga tampak masih rela mengantre dengan harapan mendapatkan BBM saat mobil tangki
Pengiriman dari Depo BBM (jalur Pare Pare dan Makassar) tiba di lokasi.
Menanggapi situasi antrean yang tak kunjung surut, pihak SPBU mengungkapkan rencana penerapan sistem ganjil genap untuk pembelian BBM. Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas usulan dari Pertamina kepada pihak Depo yang menyuplai stok BBM, dengan tujuan utama untuk menekan kepadatan dan antrean panjang kendaraan.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di SPBU 74.906.04 Laikang terpantau masih dipadati oleh pengendara yang berharap mendapatkan pasokan BBM demi kelancaran aktivitas mereka. Pihak kepolisian tetap bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi potensi kemacetan di jalan utama.

