PANGKEP Lintas-Khatulistiwa.com | – Upaya mitigasi banjir di wilayah Kelurahan Ma’rang terus digalakkan. Terbaru, Lurah Ma’rang, Andi Rita Welly S.Sos,.MM, melakukan langkah persuasif dengan mengajak seorang warga untuk membongkar bangunan yang menutup saluran irigasi (selokan) di Jalan Masuk Pitue, Senin (22/7/2024).
Permasalahan bermula ketika seorang warga bernama Abd. Kadir membangun fondasi pagar dan jembatan di atas parit. Akibat pembangunan tersebut, saluran air menjadi tertutup oleh sisa timbunan tanah, sehingga selokan tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya.
Andi Rita Welly menegaskan bahwa tindakan tersebut sangat berisiko, mengingat wilayah akses jalan masuk Pitue merupakan daerah yang rawan banjir.
“Kita tahu bersama bahwa jalan masuk Pitue ini rawan banjir. Jika selokannya tersumbat dan aliran air tidak lancar, maka risiko banjir akan semakin tinggi dan berdampak buruk bagi warga sekitar,” ujar Andi Rita Welly.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Lurah Ma’rang yang didampingi oleh Sekretaris Lurah, Kasi Trantib, Kasi Pembangunan, serta tokoh masyarakat setempat, segera menemui pemilik rumah di lokasi. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Bhabinkamtibmas, H. Rahman, guna memastikan dialog berjalan kondusif.
Melalui pendekatan persuasif dan dialog kekeluargaan, pihak kelurahan memberikan edukasi kepada pemilik rumah mengenai pentingnya menjaga fungsi drainase demi kepentingan bersama.
Hasilnya, Abd. Kadir selaku pemilik rumah menunjukkan sikap kooperatif dan kesadaran tinggi. Ia menyatakan kesediaannya untuk membongkar jembatan yang telah ia bangun serta melakukan pembersihan atau penggalian kembali selokan yang sempat tertimbun.
“Alhamdulillah, pemilik rumah sangat kooperatif. Beliau bersedia membongkar jembatan dan menggali kembali selokan tersebut demi kelancaran aliran air. Kami mengapresiasi kesediaan beliau yang turut memprioritaskan kepentingan orang banyak,” pungkas Lurah Ma’rang.
Langkah ini diharapkan menjadi contoh bagi warga lainnya agar senantiasa memperhatikan aturan tata ruang dan tidak menutup akses drainase yang sangat vital perannya dalam mengantisipasi debit air saat curah hujan tinggi.

