Lintas-Khatulostiwa.com | Mandalle, (4/2/2026) – Pemandangan mencekam terjadi di Jalan Poros Mandalle, tepatnya di depan Puskesmas Mandalle, pada Rabu malam, 4 Februari 2026, sekitar pukul 20:16 WITA.
Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil kontainer dan mobil sedan mengakibatkan satu unit kontainer terbalik dan menimpa mobil sedan hingga ringsek parah. Hingga berita ini diturunkan, identitas dan jumlah pasti korban belum diketahui secara keseluruhan, namun dipastikan ada sejumlah korban yang terjebak di dalam mobil sedan yang tertimpa.
Menurut saksi mata di lokasi kejadian, insiden tragis ini bermula ketika mobil kontainer diduga kehilangan kendali. Kendaraan besar tersebut dilaporkan menabrak trotoar jalan sebelum akhirnya terguling. Dalam proses pengerjaannya, kontainer yang dibawa oleh truk tersebut jatuh dan seketika menimpa sebuah mobil sedan yang melintas di dekatnya.
“Saya dengar suara keras sekali, kemudian mobil kontainer itu oleng dan langsung terbalik. Kaca dan besi berjatuhan, dan mobil sedan di bawahnya langsung hancur,” tutur salah seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya.
Situasi di lokasi kejadian sangat darurat. Tim SAR gabungan, termasuk petugas pemadam kebakaran dan kepolisian, bergerak cepat menuju tempat kejadian untuk melakukan evakuasi. Upaya penyelamatan korban yang terjebak di dalam mobil sedan yang ringsek menjadi prioritas utama.
Informasi awal yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa sopir kontainer beserta dua anaknya dikabarkan turut terjepit di bawah badan kontainer yang roboh. Kondisi ini semakin memperumit proses evakuasi dan menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan mereka.
Akibat insiden mengerikan ini, arus lalu lintas di Jalan Poros Mandalle mengalami kemacetan parah. Pihak kepolisian telah memasang garis polisi dan mengalihkan kendaraan untuk sementara waktu guna memfasilitasi jalannya proses evakuasi dan investigasi lebih lanjut.
Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai penyebab pasti kecelakaan ini. Namun, dugaan awal mengarah pada faktor teknis kendaraan atau kondisi jalan yang mungkin menjadi pemicu. Pihak berwenang masih terus melakukan pendataan korban dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.

