Lintas- Khatulistiwa.com | Pangkep, 15/1/2026 Sulawesi Selatan – Kejelian kamera CCTV dan kerja sama antarunit kepolisian berhasil membongkar aksi pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Tiga pelaku yang nekat melakukan kejahatan ini akhirnya berhasil diringkus setelah teridentifikasi dari rekaman video yang beredar di internet, khususnya yang berasal dari platform YouTube.
“Ketiga pelaku yang berinisial MRA (29), R alias Ode (44), dan HER (33) dicokok di lokasi terpisah oleh personel gabungan dari Satreskrim Polsek Bungoro, Tim Resmob Polres Pangkep, yang mendapat backup dari Tim Resmob Polda Sulsel.

Penangkapan HER dilakukan di Jalan Galangan Kapal, Kota Makassar, saat ia tengah menunggu muatan. Sebelumnya, Tim Resmob Polda Sulsel telah terlebih dahulu mengamankan MRA di salah satu hotel di Jalan Ance Daeng Ngoyo, Kecamatan Panakkukang, dan R alias Ode di wilayah Parangloe, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar.
Modus Kejahatan Hasil “Belajar” dari Internet
“Menurut Panit II Opsnal Reskrim Polsek Bungoro, IPTU Agussalim, aksi pembobolan ATM yang mereka lakukan berawal dari salah satu pelaku yang meniru modus kejahatan serupa yang dilihatnya dari video di internet. “Awalnya pelaku ini melihat berita tentang pembobolan ATM,” ujar Agussalim
Parahnya lagi, peralatan yang digunakan untuk melancarkan aksi mereka juga diamankan dari rumah MRA di Kabupaten Gowa, yang diduga kuat merupakan hasil dari persiapan matang yang dipelajari melalui tayangan tayangan video di YouTube.
“Pembagian Peran yang Terencana
Polisi menjelaskan bahwa para pelaku memiliki peran masing masing yang terstruktur dalam melancarkan aksinya. MRA berperan sebagai penyedia peralatan dan penyusun rencana, sementara R alias Ode bertugas sebagai eksekutor yang memotong mesin ATM. HER, sang sopir truk tronton, memiliki peran krusial untuk mengelabui pandangan umum agar aksi mereka tidak mudah terdeteksi.

“Perannya pelaku (MRA dan R) datang menggunakan mobil. Setelah itu, satu orang pelaku (HER) datang memarkir truk tronton tepat di depan ATM agar aktivitasnya tidak terlihat oleh orang orang,” jelas Agussalim.
Setelah truk tronton terparkir, para pelaku memulai aksinya: sebagian berjaga di kendaraan, ada yang mengawasi situasi sekitar, dan satu orang melakukan eksekusi pemotongan mesin ATM menggunakan alat.
“Dari hasil penyelidikan sementara, kerugian yang dialami pihak bank akibat aksi pembobolan ini diperkirakan mencapai Rp 120 juta. Berdasarkan informasi yang dihimpun, para pelaku tidak serta merta berhasil dalam aksinya. Terdapat setidaknya dua kali percobaan sebelum mereka berhasil membobol ATM.
“Pada percobaan pertama terjadi kebakaran sehingga aksinya tidak tuntas. Percobaan kedua terhenti karena pelaku merasa terganggu dengan keberadaan anjing di sekitar lokasi,” ungkap Agussalim.
Motif utama di balik aksi nekat ini adalah desakan ekonomi. Polisi menyebut bahwa MRA terpaksa melakukan pembobolan karena terlilit utang. Ketiga pelaku kini telah diamankan dan ditahan di Polres Pangkep untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, memberikan pelajaran berharga bahwa meniru kejahatan dari video di YouTube berujung pada jeruji besi.

