LINTAS-KHATULISTIWA.COM. Pangkep, – Menyambut pergantian 2025 ke 2026, Bupati Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) mengeluarkan sejumlah imbauan kepada masyarakat agar perayaan Tahun Baru berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan konvoi kendaraan, arak-arakan, maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketertiban lalu lintas serta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Pergantian tahun kita rayakan dengan sederhana dan penuh makna. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi kendaraan atau kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban dan keselamatan bersama,” ujar Muhammad Yusran Lalogau.
Selain itu, masyarakat juga diminta tidak menggelar pesta perayaan yang bersifat hura-hura berlebihan, karena berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum dan keamanan lingkungan.
Pemerintah Kabupaten Pangkep turut menegaskan larangan menyalakan kembang api, petasan, mercon, dan sejenisnya selama perayaan Tahun Baru. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak mengonsumsi minuman keras maupun narkotika, baik di fasilitas umum, permukiman warga, maupun ruang terbuka lainnya.
Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk menekan potensi kecelakaan, gangguan keamanan, serta dampak sosial yang kerap muncul saat momentum pergantian tahun.

Dalam momentum pergantian tahun, Pemkab Pangkep juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan solidaritas dan kepedulian sosial, khususnya dengan mendoakan serta membantu saudara-saudara yang terdampak bencana alam.
Imbauan tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bersama agar perayaan Tahun Baru 2026 di Kabupaten Pangkep berlangsung aman, sederhana, dan penuh makna, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat

