Lintas-Khatulisgiwa.com.| Segeri- Ketua Komisi II DPRD Kab.Pa gkep H.Lutfi Hanafi,SE (Sapaan Puang Tayang) Mendatangi Langsung di Lapangan Sepak Bola Mangkaca Lurah Bontomatene terkait adanya Informasi dari masyarakat adanya Rencana Pembanvunan Koperasi Merah Putih di Lapangan Sepak Bola Mangkaca Kel.Bonto Matene, Kac.Segeri Kab.Pangkep.
Saat informasi tentang pembangunan ini menyebar, gema protes pun mengalir—bukan melalui megafon, tapi dari mulut ke mulut, dari warung kopi ke teras rumah, hingga akhirnya sampai ke telinga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pangkep.
Dengan sikap cepat dan tegas, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pangkep, Lutfi Hanafi, yang akrab disapa Puang Tayang, turun langsung ke lokasi. Ia bukan datang sebagai pejabat dalam seragam resmi, tapi sebagai wakil rakyat yang mendengar rintihan warga yang merasa ruangnya direbut tanpa izin.
“Lutfi Hanafi menekankan, bahwa setiap perubahan fungsi aset publik harus melalui kajian mendalam, transparan, dan yang terpenting: melibatkan masyarakat. “Ini bukan soal membangun atau tidak membangun,” tegasnya. “Ini soal aturan, keadilan, dan hak rakyat atas ruang yang mereka pakai setiap hari.” Ujarnya
Sidak yang dihadiri Babinsa TNI Mangkaca, Abdul Rahim, dan disaksikan langsung oleh Lurah Bonto Mate’ne, Abdullah Umar, berakhir dengan keputusan penting: pembangunan Koperasi Merah Putih dihentikan sementara.” Jelas Puang Tayang.
” Lurah Bonto Matene juga menyampaikan, Kami menghentikan sementara, sesuai arahan Bupati dan koordinasi dengan Camat. Kita akan cari lokasi lain yang lebih tepat,” ujar Abdullah Umar,
Camat Segeri, Hj. Dasriani, juga merespons cepat. Dalam himbauannya, ia menyatakan bahwa rencana pembangunan di lokasi itu telah dibatalkan, dan pemerintah Kecamatan Segeri serta Kelurahan Bonto Mate’ne secara resmi meminta maaf kepada masyarakat.
Permintaan maaf itu bukan sekadar formalitas. Ia adalah pengakuan bahwa keputusan yang diambil terlalu cepat, tanpa mendengar suara rakyat—dan bahwa pemerintah, meski berkuasa, tetap harus tunduk pada akar rumput.”Pungkas Camat Segeri

