Lintas-Khatulistiwa.com Pangkep, 11 Desember 2025 – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangkep, H. Lutfi Hanafi, SE, atau akrab disapa Puang Tayang, sekali lagi menunjukkan kepeduliannya yang mendalam terhadap masyarakat. Pada Rabu, 10 Desember 2025, sosok yang tak asing lagi di telinga warga Pangkep ini langsung turun tangan mengecek kondisi siswa SMA 13 Kasiloe yang menjadi korban dugaan keracunan makanan.
H. Lutfi Hanafi, SE, bukan hanya dikenal sebagai anggota DPRD biasa. Di internal lembaga legislatif, ia dipercaya menjabat sebagai Ketua Komisi II dari Fraksi Gerindra. Peran ini diemban dengan penuh tanggung jawab, di mana ia secara aktif menyerap aspirasi masyarakat, khususnya di bidang sosial dan pembangunan. Reputasinya sebagai wakil rakyat yang responsif dan dekat dengan konstituen telah terbangun kuat, menjadikannya figur yang dihargai di kalangan masyarakat Pangkep.
Insiden dugaan keracunan massal yang menimpa sejumlah siswa SMA 13 Kasiloe ini diduga berasal dari sajian ‘Dapur 02 SPPG Coppeng Coppeng’. Tanpa menunggu lama, Puang Tayang pada tanggal 10 Desember 2025 langsung menuju Puskesmas Labakkang, tempat para siswa dirawat, untuk memastikan penanganan yang tepat dan mencari tahu akar permasalahan.
Di Puskesmas Labakkang, H. Lutfi Hanafi secara langsung berinteraksi dengan petugas medis yang menangani pasien. Ia mempertanyakan penyebab pasti sakit perut dan mual yang dialami para siswa, apakah murni dari faktor makanan atau ada pemicu lain. “Pihak rumah sakit juga belum berani mengeluarkan keterangan resmi karena belum ada hasil laboratorium dan sementara kita menunggu hasilnya,” ujar salah satu petugas medis di ruangan rawat Puskesmas Labakkang. Namun, informasi awal yang beredar bahkan langsung dari siswa yang sudah dirawat dan sudah pulang mengatakan “katanya ada makanan yang sangat pedas,” tambahnya.
Aksi tanggap Ketua Komisi II DPRD Pangkep ini sontak menuai apresiasi luas dari masyarakat. Banyak yang melihat langkah Puang Tayang sebagai representasi nyata dari anggota DPRD yang benar benar mewakili aspirasi rakyat, terutama dalam pengawasan sektor sektor krusial yang dapat merusak kepercayaan publik. Salah satu sumber bahkan nyeletuk saat kunjungan tersebut, “Seandainya 50% Anggota DPRD Kab. Pangkep seperti Puang Tayang, Pangkep bisa keluar dari keterpurukan ekonomi yang saat ini dirasakan masyarakat Pangkep dalam kategori miskin di Provinsi Sulawesi Selatan.”
Kepedulian H. Lutfi Hanafi, SE, yang tak hanya berdiam di meja parlemen namun aktif terjun langsung ke lapangan, diharapkan dapat menjadi contoh bagi wakil rakyat lainnya. Kehadirannya memberikan harapan bahwa pengawasan terhadap kualitas layanan publik dan pembangunan di Pangkep akan terus ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat

